Friday, January 29, 2010
Koefisien Korelasi (Correlation Coefficient)
Uji-t Data Contoh Berpasangan (Paired Sample t-test)
perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata hasil pengukuran yang sama,
dimana pengukuran tersebut dibuat berdasarkan dua kondisi yang berbeda. Selain
kedua pengukuran ini dibuat pada setiap unit dalam contoh, uji ini juga didasarkan
pada perbedaan antara dua nilai dari data berpasangan.
Hipotesis
nol biasanya menyatakan perbedaan dalam nilai rata-rata adalah nol. Sebagai
contoh, hasil dari dua jenis kedelai diukur dalam dua puluh tahun
berturut-turut di berbagai bidang tanah pertanian (unit) untuk menyelidiki
apakah salah satu jenis tanaman memberikan hasil yang jauh lebih besar daripada
yang lain dalam rata-rata.
Hipotesis nol untuk
sampel pasangan t-tes
H0: d = μ1 - μ2 = 0, di mana d adalah nilai
rata-rata perbedaan.
Hipotesis nolnya diuji terhadap salah satu hipotesis alternatif
berikut, tergantung pada pertanyaan yang diajukan:
H1:
d = 0
H1: d > 0
H1: d <0
Uji-t
untuk data contoh berpasangan adalah alternatif yang lebih kuat untuk sebuah prosedur
dua data contoh, seperti Uji-t dua data contoh, tetapi hanya dapat digunakan
ketika kita telah dicocokkan data contoh tersebut.
Uji Tanda Peringkat Wilcoxon (Wilcoxon Signed Ranks Test)
uji ini dilibatkan penggunaannya untuk data berpasangan. Misalnya, data sebelum
dan setelah, dalam hal ini uji untuk sebuah median memiliki perbedaan rata-rata
adalah nol.
Uji
Tanda Peringkat Wilcoxon tidak
memerlukan asumsi bahwa populasi terdistribusi normal.
Dalam
banyak aplikasi, uji ini digunakan sebagai pengganti uji satu sampel ketika
asumsi normalitas dipertanyakan. Ini
adalah alternatif yang lebih kuat untuk uji tanda, tetapi mengasumsikan bahwa
distribusi probabilitas populasi adalah simetris. Uji ini juga dapat diterapkan
untuk pengamatan dalam sampel data peringkat, yaitu data ordinal dari sebuah
pengukuran langsung.
Uji Wilcoxon Mann-Whitney
ini digunakan untuk menguji hipotesis nol bahwa kedua populasi memiliki fungsi distribusi
yang identik terhadap hipotesis alternatif yang kedua hanya berbeda fungsi
distribusi yang berkaitan dengan lokasi (median), jika sama sekali.
Uji Wilcoxon Mann-Whitney tidak memerlukan
asumsi bahwa perbedaan antara dua sampel terdistribusi normal. Dalam banyak
aplikasi, Uji Wilcoxon Mann-Whitney digunakan
sebagai pengganti dari dua sampel saat asumsi normalitas dipertanyakan.
Uji ini juga dapat diterapkan
ketika pengamatan dalam sampel data peringkat, yaitu berupa data ordinal dari
pengukuran langsung.
Melihat Lebih Jauh Makna Dispersi/Variasi
Contoh : Suatu ketika terjadi persaingan antara 2 orang yaitu A dan B dalam nilai ujian bulanan mata kuliah Statistika selama satu semester. Kemudian pada akhir semester mereka sepakat memperbandingkan nilai mereka dihadapan Ahli Statistik. Nilai mereka disajikan dalam bentuk data berikut :
Mahasiswa Nilai Ujian
A 60 65 50 60 65 60
B 30 90 50 70 60 90
Maka dihitung :
Rata-rata Nilai Mahasiswa A:
Rata-rata Nilai Mahasiswa B :
Ahli Statistik melakukan analisis sebagai berikut :
Rata-rata hasil ujian kedua mahasiswa diatas tidak berbeda. Namun demikian, dispersi hasil ujian mahasiswa B (30 samapai dengan 90) jauh lebih besar dari dispersi hasil ujian mahasiswa A (50 sampai dengan 65). Hal tersebut berarti hasil ujian mahasiswa B kadang-kadang baik dan kadang-kadang buruk sedangkan hasil mahasiswa A jauh lebih konsisten (stabil). Maka dimata Ahli statistik Prestasi mahasiswa A lebih baik dalam arti lebih stabil dibandingkan dengan prestasi mahasiswa B.
Akhirnya, dispersi/variasi nilai observasi distribusi itu sendiri menurut kita sangat penting artinya. Misalnya seorang pengusaha industri yang berminat mengawasi kualitas hasil produknya harus berusaha mencegah terjadinya dispersi/variasi kualitas unit-unit produknay hingga di luar batas-batas tertentu. Hasil produksi yang berkualitas rata-rata tinggi dan seragam selalu lebih baik daripada hasil produksi yang berkualitas rata-rata tinggi tetapi memiliki dispersi/variasi yang besar pula.
Alpha (α)
Hal tersebut adalah sama dengan menyatakan bahwa Anda akan menolak hipotesis jika statistik uji yang diperoleh terjadi hanya 5 dari 100 kali pengambilan contoh acak dari suatu populasi di mana hipotesis benar. Jika statistik uji yang diperoleh mengarahkan anda untuk menolak hipotesis, hal itu menandakan anda percaya bahwa statistik yang diperoleh tidak mungkin terjadi secara kebetulan. Hal ini menegaskan bahwa peluang untuk mendapatkan statistik yang hanya kebetulan, cukup rendah (satu dari dua puluh). Jadi masuk akal untuk menyimpulkan bahwa hasil Anda peroleh tidak terjadi karena kebetulan.
Bisakah Anda melakukan kesalahan?
Tentu
saja bisa, tapi setidaknya Anda tahu seberapa besar probabilitas kesalahan
tersebut. Probabilitas
tersebut persis sama dengan nilai alpha yang anda tetapkan sebelumnya.
Misteri Angka 5
Pengertian Rata-Rata (Average)
Pengertian Distribusi Frekuensi

Fungsi Grafik Statistik
Grafik ? Pernah dengar kata ini ? Pasti..pernah, sejak kita di bangku SD mungkin kita pernah diberikan materi ini. Namun pernahkah kita memanfaatkan grafik ini dalam aplikasi keseharian kita. Pada sesi ini akan kita bahas mengenai apa fungsi grafik secara statistik.Tabel Referensi dan Tabel Ikhtisar

5 Langkah Jitu yang Menentukan…

Asal Muasal Penggunaan Metode Statistik
Mengetahui sejarah pengunaan metode statistik menjadi hal yang sangat menarik bagi setiap pembelajar. Selain itu juga hal tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam memahami statistik secara utuh.Percobaan (Eksperimen)
Contoh
Sebelum memperkenalkan terapi obat baru untuk mengurangi tekanan darah tinggi, pabrik melakukan percobaan untuk membandingkan efektivitas obat baru dengan resep obat yang ada saat ini. Subjek baru yang didiagnosa diambil dari sekelompok praktek umum setempat. Setengah dari mereka dipilih secara acak untuk menerima obat baru, sisanya menerima obat yang ada sekarang. Jadi, para peneliti memiliki kontrol atas jenis subyek diambil dan merupakan cara di mana mereka dialokasikan untuk dilakukan perlakuan.
Statistika Inferensia
Data Ordinal
Kategori untuk suatu set data ordinal memiliki suatu urutan yang alami, misalnya, misalkan sekelompok orang diminta untuk merasakan varietas rasa biskuit dan mengklasifikasikan setiap biskuit pada peringkat skala 1 sampai 5, yang menunjukkan sangat tidak suka, tidak suka, netral, suka , sangat suka. Peringkat 5 menunjukkan lebih tinggi daripada peringkat 4.
Namun, perbedaan antara titik pada skala tidak harus selalu sama. Misalnya, perbedaan dalam kenikmatan dinyatakan dengan memberikan nilai dari 2 lebih dari 1 mungkin akan jauh lebih sedikit daripada perbedaan dalam kenikmatan dinyatakan dengan memberikan peringkat 4 dan bukan 3.
Data Nominal
Data Kategorik
Kategori harus dipilih hati-hati karena pilihan yang buruk dapat merugikan hasil penyelidikan. Setiap nilai yang harus memiliki satu dan hanya satu kategori, dan tidak boleh ada keragu-raguan tentang masuk dalam kategori yang mana.
Respon Ayah dan Keluarga
Reaksi orangtua dan keluarga terhadap bayi yang baru lahir, berbeda-beda. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, diantaranya reaksi emosi maupun pengalaman. Masalah lain juga dapat berpengaruh, misalnya masalah pada jumlah anak, keadaan ekonomi, dan lain-lain. Respon yang mereka perlihatkan pada bayi baru lahir, ada yang positif dan ada juga yang negatif.
Respon Positif
Respon positif dapat ditunjukkan dengan:
- Ayah dan keluarga menyambut kelahiran bayinya dengan bahagia.
- Ayah bertambah giat bekerja untuk memenuhi kebutuhan bayi dengan baik.
- Ayah dan keluarga melibatkan diri dalam perawatan bayi.
- Perasaan sayang terhadap ibu yang telah melahirkan bayi.
Respon Negatif
Respon negatif dapat ditunjukkan dengan:
- Kelahiran bayi tidak dinginkan keluarga karena jenis kelamin yang tidak sesuai keinginan.
- Kurang berbahagia karena kegagalan KB.
- Perhatian ibu pada bayi yang berlebihan yang menyebabkan ayah merasa kurang mendapat perhatian.
- Faktor ekonomi mempengaruhi perasaan kurang senang atau kekhawatiran dalam membina keluarga karena kecemasan dalam biaya hidupnya.
- Rasa malu baik bagi ibu dan keluarga karena anak lahir cacat.
- Anak yang dilahirkan merupakan hasil hubungan zina, sehingga menimbulkan rasa malu dan aib bagi keluarga.
Perilaku orang tua yang dapat mempengaruhi ikatan kasih sayang antara orang tua terhadap bayi baru lahir, terbagi menjadi:
- Perilaku memfasilitasi.
- Perilaku penghambat.
- Menatap, mencari ciri khas anak.
- Kontak mata.
- Memberikan perhatian.
- Menganggap anak sebagai individu yang unik.
- Menganggap anak sebagai anggota keluarga.
- Memberikan senyuman.
- Berbicara/bernyanyi.
- Menunjukkan kebanggaan pada anak.
- Mengajak anak pada acara keluarga.
- Memahami perilaku anak dan memenuhi kebutuhan anak.
- Bereaksi positif terhadap perilaku anak.
Perilaku Penghambat
- Menjauh dari anak, tidak memperdulikan kehadirannya, menghindar, menolak untuk menyentuh anak.
- Tidak menempatkan anak sebagai anggota keluarga yang lain, tidak memberikan nama pada anak.
- Menganggap anak sebagai sesuatu yang tidak disukai.
- Tidak menggenggam jarinya.
- Terburu-buru dalam menyusui.
- Menunjukkan kekecewaan pada anak dan tidak memenuhi kebutuhannya.
Respon orang tua terhadap bayinya dipengaruhi oleh 2 faktor, yaitu:
- Faktor internal.
- Faktor eksternal.
Faktor Internal
Yang termasuk faktor internal antara lain genetika, kebudayaan yang mereka praktekkan dan menginternalisasikan dalam diri mereka, moral dan nilai, kehamilan sebelumnya, pengalaman yang terkait, pengidentifikasian yang telah mereka lakukan selama kehamilan (mengidentifikasikan diri mereka sendiri sebagai orang tua, keinginan menjadi orang tua yang telah diimpikan dan efek pelatihan selama kehamilan.
Faktor Eksternal
Yang termasuk faktor eksternal antara lain perhatian yang diterima selama kehamilan, melahirkan dan postpartum, sikap dan perilaku pengunjung dan apakah bayinya terpisah dari orang tua selama satu jam pertama dan hari-hari dalam kehidupannya.
Kondisi yang Mempengaruhi Sikap Orang Tua Terhadap Bayi
- Kurang kasih sayang.
- Persaingan tugas orang tua.
- Pengalaman melahirkan.
- Kondisi fisik ibu setelah melahirkan.
- Cemas tentang biaya.
- Kelainan pada bayi.
- Penyesuaian diri bayi pascanatal.
- Tangisan bayi.
- Kebencian orang tua pada perawatan, privasi dan biaya pengeluaran.
- Gelisah tentang kenormalan bayi.
- Gelisah tentang kelangsungan hidup bayi.
- Penyakit psikologis atau penyalahgunaan alkohol dan kekerasan pada anak.
Respon Antara Ibu dan Bayi Sejak Kontak Awal Hingga Tahap Perkembangannya
- Touch (Sentuhan). Ibu memulai dengan sebuah ujung jarinya untuk memeriksa bagian kepala dan ekstremitas bayinya. Perabaan digunakan sebagai usapan lembut untuk menenangkan bayi.
- Eye to Eye Contact (Kontak Mata). Kesadaran untuk membuat kontak mata dilakukan kemudian dengan segera. Kontak mata mempunyai efek yang erat terhadap perkembangan dimulainya hubungan dan rasa percaya sebagai faktor yang penting dalam hubungan manusia pada umumnya.
- Odor (Bau Badan). Indera penciuman pada bayi baru lahir sudah berkembang dengan baik dan masih memainkan peran dalam nalurinya untuk mempertahankan hidup. Indera penciuman bayi akan sangat kuat, jika seorang ibu dapat memberikan bayinya Asi pada waktu tertentu.
- Bodi Warm (Kehangatan Tubuh). Jika tidak ada komplikasi yang serius, seorang ibu akan dapat langsung meletakkan bayinya di atas perut ibu, baik setelah tahap kedua dari proses melahirkan atau sebelum tali pusat dipotong. Kontak yang segera ini memberi banyak manfaat baik bagi ibu maupun si bayi yaitu terjadinya kontak kulit yang membantu agar si bayi tetap hangat.
- Voice (Suara). Respon antara ibu dan bayi berupa suara masing-masing. Orang tua akan menantikan tangisan pertama bayinya. Dari tangisan itu, ibu menjadi tenang karena merasa bayinya baik-baik saja (hidup). Bayi dapat mendengar sejak dalam rahim, jadi tidak mengherankan jika ia dapat mendengarkan suara-suara dan membedakan nada dan kekuatan sejak lahir, meskipun suara-suara itu terhalang selama beberapa hari oleh sairan amniotik dari rahim yang melekat dalam telinga.
- Entrainment (Gaya Bahasa). Bayi baru lahir menemukan perubahan struktur pembicaraan dari orang dewasa. Artinya perkembangan bayi dalam bahasa dipengaruhi kultur, jauh sebelum ia menggunakan bahasa dalam berkomunikasi. Dengan demikian terdapat salah satu yang akan lebih banyak dibawanya dalam memulai berbicara (gaya bahasa). Selain itu juga mengisyaratkan umpan balik positif bagi orang tua dan membentuk komunikasi yang efektif.
- Biorhythmicity (Irama Kehidupan). Janin dalam rahim dapat dikatakan menyesuaikan diri dengan irama alamiah ibunya seperti halnya denyut jantung. Salah satu tugas bayi setelah lahir adalah menyesuaikan irama dirinya sendiri. Orang tua dapat membantu proses ini dengan memberikan perawatan penuh kasih sayang secara konsisten dan dengan menggunakan tanda keadaan bahaya bayi untuk mengembangkan respon bayi dan interaksi sosial serta kesempatan untuk belajar.
Referensi
Ambarwati, 2008. Asuhan Kebidanan Nifas. Yogyakarta: Mitra Cendikia. (hlm: 65-71).
Bahiyatun. 2009. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Nifas Normal. Jakarta: EGC. (hlm: 55-56). books.google.co.id/books?id=ZkPup-5Ozy8C&pg=PA54&lpg=PA54&dq=pengertian+bounding+attachment&source=….
Desty, dkk. 2009. Respon Orang Tua Terhadap Bayi Baru Lahir. Akademi Kebidanan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta.
Saleha, 2009. Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas. Jakarta: Salemba Medika (hlm: 45-48).
Suherni, 2007. Perawatan Masa Nifas. Yogyakarta: Fitramaya. (hlm: 66-67).
Arti Statistik

Pada awalnya jaman romawi, kata “statistik” diartikan sebagai informasi-informasi yang dibutuhkan oleh negara dan berguna bagi negara. Informasi tersebut dipergunakan oleh negara untuk memperlanjar penarikkan pajak dan memobilisasi rakyat untuk bergabung dalam angkatan perang. Biasanya sitiap akhir bulan desember, Caesar Agustus dari kerajaan romawi mengeluarkan sebuah peraturan yaitu bahwa setiap orang wajib kembali ke kota masing-masing tempat awalnya dan melakukan registrasi. Registrasi yang diterapkan tersebut berupa pencatatan informasi dari seluruh rakyat berupa nama, usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan jumlah keluarga. Hal tersebut sebenarnya dikenal sebagai data sensus pada saat ini.
Blog Archive
- ▼ 2011 (1433)
- ► 2010 (3216)