Tuesday, February 2, 2010

Myth During Pregnancy Period

Myth During Pregnancy Period: "
Pregnancy is a time for joy. It is a time when the parents-to-be look forward to the hold their bundle of joy in their arms. Unfortunately, not every mother-to-be is as knowledgeable about pregnancy as she should be. To add the confusion they are often misled by half truths and old wives tales when it comes to their pregnancy week by week. In order to have a healthy pregnancy, women must educate themselves on the early pregnancy symptoms and other pregnancy related issues.

Myth 1 Miscarriages

Many women worry about health issues during their pregnancy. One of the biggest concerns about pregnancy is miscarriages. Miscarriages happen, however, all spotting and bleeding are not signs of miscarriage. Still you must see a doctor immediately in case you have some.

Myth 2 weight gain

Mothers are also worried about their own health during pregnancy. Weight gain is a concern for most new mothers. With the week by week development of the baby, a mother gains about 25-35 pounds. However while eating; a mother-to-be must take care of the quality and not the quantity of food that she eats. She should not think that she has to eat for two! Instead she should follow a good diet plan. She should give up smoking, alcohol and reduce caffeine intake. Mild exercise such as walking and swimming are great ways to maintain ideal weight.

Myth 3 Labor

Many women are afraid of labor as well. They presume labor to be always painful. Labor might be painful for some women, while others may not feel much pain during childbirth. Women today can opt for natural birth or epidurals. Epidurals reduce labor pains. Breathing techniques can also help to reduce pain during natural childbirth. Keeping fit and healthy throughout pregnancy ensures an easy labor.

Myth 4 Posture

One of the biggest myths about pregnancy is that you should not sleep on your back. As long as you find it comfortable, and have no health problems, sleeping on your back is okay. Most women find it comfortable to sleep on their side.

Myth 5 Travel

Another major concern for mothers is the use of seatbelts. Seatbelts save lives, so you should not stop wearing one when traveling. However, you need to speak to your doctor about the position of the belt. If you can place the belt properly, there is no risk to your baby.

Today, women have many choices in terms of medical care and information. The mortality rate for mothers and babies has gone down considerably all over the world in the past few decades. All thanks to modern medicine and pregnancy health awareness. Hence, there is really no reason for you to worry about pregnancy. Take it easy and make sure you have proper diet and follow a well planned exercise regime.
"

Konsep Belajar dalam Promosi Kesehatan

Konsep Belajar dalam Promosi Kesehatan: "
A. Proses Belajar
1. Arti dan Lingkup Belajar
a. Arti Belajar
Kadang-kadang bahan pengajaran disamakan dengan pendidikan. Belajar adalah usaha untuk menguasai segala sesuatu yang berguna untuk hidup, akan tetapi konsep Eropa , arti belajar itu agak sempit hanya mencakup menghapal, mengingat mereproduksi sesuatu yang dipelajari.

b. Proses Belajar
1) Latihan
Latihan adalah penyempurnaan potensi tenaga-tenaga yang ada dengan mengulang-ulang aktivitas tertentu.
2) Menambah/Memperoleh tingkah laku baru
Belajar sebenarnya adalah suatu usaha untuk memperoleh hal-hal (nilai-nilai) dengan aktivitas kejiwaan sendiri.

c. Ciri-ciri Kegiatan Belajar
a. Belajar adalah kegiatan yang menghasilkan perubahan pada diri individu yang sedang belajar baik actual maupun potensial
b. Perubahan tersebut pada pokoknya didapatkan karena kemampuan baru yang berlaku untuk waktu yang relatif lama
c. Perubahan-perubahan itu terjadi karena usaha, bukan karena proses kematangan

2. Beberapa Teori Proses Belajar
Teori stimulus, respon yang kurang memperhitungkan faktor internal dan teori transformasi yang memperhitungkan faktor internal. Sedangkan kelompok teori belajar yang kedua sudah memperhitungkan faktor internal maupun eksternal. Para ahli psikologi kognitif juga memperhitungkan faktor eksternal dan internal di dalam mengembangkan teorinya. Selanjutnya mereka menjelaskan bahwa perencanaan pengajaran hendaknya berdasarkan pada pengetahuan tentang subjek belajar agar dapat dirancang metode pengajaran berdasarkan teori belajar yang tepat.


3. Teori-teori Belajar Sosial (Social Learning)
Dalam hal ini ada dua macam belajar, yaitu secara fisik, misalnya menari, olahraga, mengendarai mobil dan sebagainya
a. Teori belajar sosial dan tiruan dari NE Miller dan M. Dollard
1) Tingkah laku sama (same behavior)
2) Tingkah laku tergantung (matched depend behavior)
3) Tingkah laku salinan (copying behavior)
b. Teori belajar sosial A Bandura dan RH Wailer
1) Efek modeling (modeling effect)
Peniru melakukan tingkah laku –tingkah aku baru melalui asosiasi sehingga sesuai dengan tingkah laku model.
2) Efek penghambat (inhabitation) dan Penghapus hambatan (dis inhabitations)
Tingkah laku-tingkah laku yang tidak sesuai dengan tingkah laku model dihambat timbulnya, sedangkan tingkah laku-tingkah laku yang sesuai dengan tingkah laku model dihapuskan hambatannya sehingga timbul tingkah laku yang dapat menjadi nyata.
3) Efek kemudahan (facilitation effect)
Tingkah laku –tingkah laku yang sudah pernah dipelajari oleh peniru lebih mudah muncul kembali dengan mengamati tingkah laku model.


B. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Proses Belajar
Proses Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya
1) Metode
Metode pendidikan individu, kelompok, dan massa (public):
a. Metode Pendidikan Individu
1) Bimbingan dan penyuluhan (guidance dan concerning)
Dengan cara ini kontrak antara klien dan petugas lebih intensif
2) Wawancara (inteview)
Cara ini sebenarnya merupakan bagian dari bimbingan dan penyuluhan.
b. Metode Pendidikan Kelompok
Efektivitas suatu metode akan tergantung pula pada besarnya sasaran pendidikan:
1) Kelompok besar (15 orang)

Metode yang baik untuk kelompok besar:
 Ceramah (persiapan dan pelaksanaan)
 Seminar

2) Kelompok kecil (< 15 orang)
 Diskusi kelompok (bebas berpartisipasi dalam diskusi)
 Curah pendapat (brain storming)
 Bola salju (snow balling)

Kelompok dibagi dalam pasangan-pasangan (1 pasang 2 orang) kemudian dilotarkan suatu pertanyaan atau masalah.
 Kelompok-kelompok kecil (Buzz group)
 Memainkan peran (role play)
 Permainan simulasi (simulation game)

c. Metode Pendidikan Massa
  1. Ceramah umum (publik speaking), pada cara-cara tertentu misalnya pada hari kesehatan nasional, dll.
  2. Pidato-pidato/diskusi tentang kesehatan melalui media elektronik baik TV maupun Radio, pada hakikatnya merupakan bentuk pendidikan kesehatan
  3. Simulasi, dialog antara pasien dengan dokter atau petugas kesehatan lainnya tentang suatu penyakit.
  4. Sinetron Dokter Sartika dalam acara TV pada tahun 1990-an juga merupakan bentuk pendekatan pendidikan kesehatan massa.
  5. Tulisan-tulisan di majalah atau koran, baik dalam bentuk artikel maupun tanya jawab/konsultasi tentang kesehatan.
6) Billboard.
C. Alat Bantu/Peraga/Media Belajar
a. Pengertian
Alat bantu pendidikan adalah alat-alat yang digunakan oleh pendidik dalam menyampaikan bahan pendidikan/pengajaran. Alat bantu ini lebih sering disebut sebagai alat peraga karena berfungsi untuk membantu dan memperagakan sesuatu di dalam proses pendidikan/pengajaran.

b. Faedah Alat
1) Menimbulkan minat sasaran pendidikan
2) Mencapai sasaran yang lebih banyak
3) Membantu dalam mengatasi banyak hambatan dalam pemahaman
4) Merangsang sasaran pendidikan untuk meneruskan pesan-pesan yang diterima kepada orang lain.
5) Mempermudah penyampaian bahan pendidikan/informasi oleh para pendidik/pelaku pendidikan.
6) Mendorong keinginan untuk mengetahui kemudian lebih mendalami dan akhirnya mendapatkan pengertian yang lebih baik.
7) Membantu menegakkan pengertian yang diperoleh

D. Macam-macam Alat Bantu (Pendidikan)
 Alat bantu lihat (visual aids), yang berguna dalam menstimulasi indra mata (penglihatan) pada waktu terjadinya pendidikan dalam bentuk alat yang diproyeksikan (slide, film, film strip, dsb) dan alat-alat yang tidak diproyeksikan : dua dimensi (gambar peta, bagan), tiga dimensi (bola dunia, boneka, dsb).
 Alat bantu dengan (audio aids) : piringan hitam, pita suara
 Alat bantu lihat-dengar : seperti televisi dan video casset

Alat peraga juga dapat dibedakan menjadi dua macam menurut pembuatan dan penggunaanya:
1) Alat peraga yang complicated (rumit), seperti film, film strip, slide, dsb.
2) Alat peraga sederhana, yang mudah dibuat sendiri (bambu, karton, kaleng bekas, kertas koran, dsb).

Contoh alat peraga sederhana
1. Di rumah tangga : leaflet, model buku bergambar, benda-benda yang nyata seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dsb
2. Di masyarakat umum : poster, spanduk, leaflet, flannel graph, boneka wayang, dsb.

Ciri alat peraga sederhana
 Mudah dibuat
 Bahan-bahannya dapat diperoleh di bahan-bahan lokal.
 Di tulis/digambar dengan sederhana
 Memakai bahasa setempat dan mudah dimengerti oleh masyarakat.
 Memenuhi kebutuhan-kebutuhan petugas kesehatan dan masyarakat
b. Sasaran yang Dicapai
 Yang perlu diketahui tentang sasaran, antara lain:
1) Individu atau kelompok
2) Kategori-kategori sasaran seperti kelompok umur, pendidikan, dsb
3) Bahasa yang mereka gunakan
4) Adat-istiadat serta kebiasaan
5) Minat dan perhatian
6) Pengetahuan dan pengalaman mereka tentang pesan yang akan diterima
 Tempat memasang (menggunakan) alat-alat peraga
1) Di dalam keluarga (kunjungan rumah, waktu menolong persalinan, merawat bayi, dsb).
2) Di masyarakat (perayaan hari-hari besar, arisan-arisan, pengajian, dsb).
3) Di Instansi-instansi (puskesmas, RS, Kantor-kantor, sekolah, dsb).
 Alat-alat peraga tersebut sedapat mungkin dapat dipergunakan oleh:
1) Petugas-petugas puskesmas/kesehatan
2) Kader kesehatan
3) Guru-guru sekolah dan tokoh-tokoh masyarakat

c. Merencanakan dan Menggunakan Alat Peraga
Tujuan yang hendak dicapai:
 Tujuan pendidikan
1) Menanamkan pengetahuan/pengertian, pendapat dan konsep-konsep.
2) Mengubah sikap dan persepsi
3) Menanamkan tingkah laku/kebiasaan yang baru
 Tujuan penggunaan alat peraga
1) Sebagai alat bantu dalam latihan/penataran/pendidikan
2) Untuk menimbukan perhatian terhadap suatu masalah
3) Untuk mengingatkan suatu pesan/informasi
4) Untuk menjelaskan fakta-fakta, prosedur dan tindakan

d. Persiapan Penggunaan Alat Peraga
Semua alat peraga yang dibuat, berguna sebagai alat bantu belajar. Kita harus mengembangkan ketrampilan dan memilih dan menggunakan alat peraga secara tepat sehingga akan mendapatkan hasil yang maksimal. Sebelum diproduksi alat peraga, sebaiknya para petugas mencoba terlebih dahulu alat-alat yang masih dalam bentuk kasar atau draf, sejauh mana alat peraga tersebut dapat dimengerti oleh sasaran pendidikan.


Cara melakukan test antara lain:
 Merencakanan terlebih dahulu tes pendahuluan atas suatu media yang akan diproduksi
 Menentukan pokok-pokok yang akan dipesankan dalam media tersebut.
 Menentkan gambar-gambar pokok atau symbol-simbol yang disesuaikan dengan ciri-ciri sasaran.
 Memperlihatkan alat peraga
 Memperlihatkan kepada sasaran tercoba
 Mndiskusikan alat yang dibuat dengan orang lain /para ahli.

e. Cara Mempergunakan Alat peraga
Cara mempergunakan alat peraga sangat tergantung pada jenis alatnya. Pada waktu menggunakan AVA hendaknya memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
1) Senyum adalah lebih baik untuk mencari simpati.
2) Tunjukkan perhatian bahwa hal yang akan dibicarakan /dipergunakan itu adalah penting
3) Pandanga mjata hendaknya keseluruh pendegar agar mereka tidak kehilangan kontrol pihak pendidik
4) Gaya bicara hendaknya bervariasi agar pendengar tidak bosan dan tidak mengantuk.
5) Ikut sertakan para peserta/pendengar dan berikan kesempatan untuk memegang atau mencoba alat-alat tersebut.
6) Bila perlu berilah selingan humor, guna menghidupkan suasana.

f. Media
Yang dimaksud media adalah pada hakikatnya adalah alat bantu pendidikan (AVA), karena alat-alat tersebut merupakan saluran (channel) untuk menyampaikan informasi kesehatan dan karena alat-alat tersebut digunakan untuk mempermudah penerimaan pesan kesehatan bagi masyarakat atau klien. Media ini dibagi menjadi tiga macam :
 Media Cetak
Media cetak sebagai alat bantu menyampaikan pesan-pesan kesehatan sangat bervariasi, antara lain sebagai berikut:
1) Booklet ialah suatu media untuk menyampaikan pesan-pesan kesehatan dalam bentuk buku, baik berupa tulisan maupun gambar-gambar.
2) Leafleat, ialah bentuk penyampaian informasi atau pesan-pesan kesehatan melalui lembar yang dilipat.
3) Flyer (selebaran), ialah bentuk seperti leafleat tetapi tidak berlipat.
4) Flip chat (lembar balik), media penyampaian pesan atau informasi kesehatan dalam bentuk lembar balik, dan berisi gambar peragaan.
5) Rubrik atau tulisan. Tulisan pada surat kabar atau majalah yang membahas suatu masalah kesehatan, atau hal-hal lain yang berkaitan dengan kesehatan.
6) Poster, ialah bentuk media cetak yang berisi pesan atau informasi kesehatan yang biasanya ditempel di tembok-tembok ditempat-tempat umum, atau di kendaraan umum.
7) Foto, yang mengungkapkan informasi kesehatan.

 Media Elektronik
Media ini sebagai sarana untuk menyampaikan pesan-pesan atau informasi kesehatan berbeda-beda jenisnya, antara lain :
1) Televisi
2) Radio
3) Video
4) Slide
5) Film Strip.

 Media papan (Billboard)
Media papan ini dipasang di tempat-tempat umum, dapat diisi dengan pesan-pesan atau informasi-informasi kesehatan.

Enam faktor yang dapat menghambat proses belajar pada orang dewasa:
  1. Dengan bertambahnya usia titik dekat penglihatan atau titik trdekat yang dapat dilihat secara jelas mulai bergerak makin jauh.
  2. Dengan bertambahnya usia, titik dekat penglihatan atau titik yang dapat dilihat secara jelas mulai berkurang (makin pendek).
  3. Makin bertambah usia, makin besar pula jumlah penerangan yang diperlukan dalam suatu situasi belajar.
  4. Makin bertambah usia, persepsi kontras warna cenderung kearah merah daripada spectrum.
  5. Makin bertambah usia, kemampuan menerima suara mulai menurun.
  6. Makin bertambah usia, kemampuan untuk membedakan bunyi makin berkurang.

"

Konsep Perilaku Kesehatan

Konsep Perilaku Kesehatan: "
A. Pengertian Perilaku
Dari segi biologis, perilaku adalah suatu kegiatan atau aktifitas organisme (makhluk hidup) yang bersangkutan. Oleh sebab itu, dari sudut pandang biologis semua makhluk hidup mulai dari tumbuh-tumbuhan, binatang sampai dengan manusia itu berperilaku, karena mereka mempunyai aktifitas masing-masing. Dari uraian ini dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud perilaku (manusia) adalah semua kegiatan atau aktifitas manusia, baik yang dapat diamati langsung maupun yang tidak dapat diamati oleh pihak luar.
Skiner (1938) seorang ahli psikologis, merumuskan bahwa perilaku merupakan respons atau reaksi seseorang terhadap stimulus (rangsangan dari luar).
Dilihat dari bentuk respons terhadap stimulus ini, maka perilaku dapat dibedakan menjadi dua :
1. Perilaku tertutup (covert behavior)
Respon seseorang terhadap stimulus dalam bentuk terselubung atau tertutup (covert), Misalnya : seorang ibu hamil tahu pentingnya periksa kehamilan, seorang pemuda tahu bahwa HIV/AIDS dapat menular melalui hubungan seks, dan sebagainya.

2. Perilaku terbuka (overt behavior)
Respon seseorang terhadap stimulus dalam bentuk tindakan nyata atau terbuka, misalnya seorang ibu memeriksakan kehamilannya atau membawa anaknya ke puskesmas untuk diimunisasi.

B. Perilaku Kesehatan
Dari batasan ini perilaku kesehatan dapat diklasifikan menjadi 3 kelompok:
1. Perilaku Pemeliharaan Kesehatan (health maintenance)
Adalah perilaku atau usaha-usaha seseorang untuk memelihara atau menjaga kesehatan agar tidak sakit dan usaha untuk penyembuhan bilamana sakit. Oleh sebab itu perilaku pemeliharaan kesehatan ini terdiri dari 3 aspek :
a. Perilaku pencegahan penyakit, dan penyembuhan penyakit bila sakit, serta pemulihan kesehatan bilamana telah sembuh dari penyakit.
b. Perilaku peningkatan kesehatan, apabila seseorang dalam keadaan sakit.
c. Perilaku gizi (makanan dan minuman).

2. Perilaku Pencarian dan Penggunaan Sistem atau Fasilitas Pelayanan Kesehatan atau Sering disebut Perilaku Pencarian pengobatan (Heath Seeking Behavior).
Adalah menyangkut upaya atau tindakan seseorang pada saat menderita dan atau kecelakaan. Tindakan atau perilaku ini dimulai dari mengobati sendiri (self treatment) sampai mencari pengobatan ke luar negeri.

3. Perilaku Kesehatan Lingkungan
Adalah bagaimana seseorang merespon lingkungan, baik lingkungan fisik maupun sosial budaya dan bagaimana, sehingga lingkungan tersebut tidak mempengaruhi kesehatannya. Seorang ahli lain (Becker, 1979) membuat klasifikasi lain tentang perilaku kesehatan ini.
a. Perilaku hidup sehat.
Adalah perilaku –perilaku yang berkaitan dengan upaya atau kegiatan seseorang untuk mempertahankan dan meningkatikan kesehatannya. Perilaku ini mencakup antar lain :
1) Menu seimbang
2) Olahraga teratur
3) Tidak merokok
4) Tidak minum-minuman keras dan narkoba
5) Istirahat yang cukup
6) Mengendalian stress
7) Perilaku atau gaya hidup lain yang positif bagi kesehatan

b. Perilaku Sakit
Mencakup respon seseorang terhadap sakit dan penyakit. Persepsinya terhadap sakit, pengetahuan tentang penyebab dan gejala penyakit, pengobatan penyakit dan sebagainya, dsb.

c. Perilaku peran sakit (the sick role behavior)
Perilaku ini mencakup:
1) Tindakan untuk memperoleh kesembuhan
2) Mengenal/mengetahui fasilitas atau sasaran pelayanan penyembuhan penyakit yang layak.
3) Mengetahui hak (misalnya: hak memperoleh perawatan, dan pelayanan kesehatan).

C. Domain Perilaku
Faktor-faktor yang membedakan respon terhada stimulus yang berbeda disebut determinan perilaku. Determinan perilaku ini dapat dibedakan menjadi dua yakni:
1. Determinan atau faktor internal, yakni karakterisitik orang yang bersangkutan yang bersifat given atau bawaan misalnya tingkat kecerdasan, tingkat emosional, jenis kelamin,, dsb.
2. Determinan atau faktor eksternal yaitu lingkungan baik lingkungan fisik, sosial, budaya ekonomi, politik , dsb

Benyamin Bloom (1908) seorang ahli psikologis pendidikan membagi perilaku manusia itu ke dalam 3 dominan yakni:
1. Kognitif
2. Afektif
3. Psikomotor
Dalam perkembangannya, Teori Bloom ini dimodifikasi untuk pengukuran hasil pendidikan kesehatan yakni:
1. Pengetahuan
Pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting dalam membentuk tindakan seseorang:
a. Proses Adopsi perilaku
Di dalam diri orang tersebut terjadi proses yang berurutan yakni :
 Awareness
 Interest
 Evaluation
 Trial
 Adoption
b. Tingkat pengetahuan di dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan yaitu:
1) Tahu (know)
2) Memahami (comprehension)
3) Aplikasi
4) Analisis
5) Sintesis
6) Evaluasi
2. Sikap
Merupakan reaksi atau respon yang masih tertutup dari seseorang terhadap suatu stimulus atau objek
Diagram:

Proses terbentuknya sikap dan reaksi

a. Komponen pokok sikap
Dalam bagian lain Allport (1954) menjelaskan bahwa sikap itu mempunyai 3 komponen pokok:
1) kepercayaan (keyakinan) ide, dan konsep terhadap suatu objek
2) kehidupan emosional atau evaluasi terhadap suatu objek
3) kecenderungan untuk bertindak (tend to behave)
b. Berbagai tingkatan sikap
Sikap ini terdiri dari berbagai tindakan:
1) Menerima (receiving)
2) Merespon (responding)
3) Menghargai (valuing)
4) Bertanggungjawab (responsible)

c. Praktek atau tindakan (practice)
Mempunyai beberapa tingkatan:
1) persepsi (perception)
2) respon terpimpin (guide response)
3) mekanisme (mecanism)
4) adopsi (adoption)

D. Perubahan (Adopsi) Perilaku atau Indikatornya
Adalah suatu roses yang kompleks dan memerlukan waktu yang relatif lama. Secara teori perubahan atau seseorang menerima atau mengadopsi perilaku baru dalam kehidupannya melalui 3 tahap:
1. Pengetahuan
Dikelompokkan menjadi:
a. pengetahuan tentang sakit dan penyakit
b. pengetahuan tentang cara pemeliharaan kesehatan
c. pengetahuan tentang kesehatan lingkungan
2. Sikap
Dikelompokkan menjadi:
a. sikap terhadap sakit dan penyakit
b. sikap cara pemeliharaan dan cara hidup sehat
c. sikap terhadap kesehatan lingkungan
3. Praktek dan Tindakan
Indikatornya yakni:
a. tindakan (praktek) sehubungan dengan penyakit
b. tindakan (praktek) pemeliharaan dan peningkatan kesehatan
c. tindakan (praktek) kesehatan lingkungan

E. Aspek Sosio-Psikologi Perilaku
Di dalam proses pembentukan dan atau perubahan atau perubahan perilaku dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berasal dari dalam diri individu itu sendiri. Faktor-faktor tersebut antara lain : susunan saraf pusat, persepsi, motivasi, emosi, dan belajar persepsi adalah pengalaman yang dihasilkan melalui indera penglihatan, pendengaran, penciuman, dsb. Motivasi diartikan sebagai dorongan untuk bertindak untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Hasil dari dorongan dan gerakan ini diwujudkan dalam bentuk perilaku.

F. Determinan dan Perubahan Perilaku
Faktor penentu atau determinan perilaku manusia sulit untuk dibatasi karena perilaku merupakan resultasi dari berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Pada garis besarnya perilaku manusia dapat dilihat dari 3 aspek yaitu aspek fisik, psikis dan sosial.

Asumsi Determinan Perilaku Manusia
Beberapa teori lain yang telah dicoba untuk mengungkapkan deteminan perilaku dari analisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku, khususnya perilaku yang berhubungan dengan kesehatan antar lain:
1. Teori Lawrence Green
Gren mencoba menganalisis perilaku manusia dari tingkat kesehatan. Kesehatan seseorang atau masyarakat dipengaruhi oleh 2 faktor pokok yaitu faktor perilaku (behavior causes) dan faktor di luar perilaku (non behavior causes). Selanjutnya perilaku itu sendiri ditentukan atau terbentuk dari 3 faktor:
a. Faktor-faktor predisposisi (predisposing factor), yang terwujud dalam pegetahuan, sikap, kepercayaan, keyakinan, nilai-nilai dan sebagainya.
b. Faktor-faktor pendukung (enabling faktor), yang terwujud dalam lingkungan fisik tersedia atau tidaknya fasilitas-fasilitas atau sarana-sarana kesehatan misalnya puskesmas, obat-obatan, alat-alat kontrasepsi, jamban dan sebagainya.
c. Faktor-faktor pendorong (reforcing factor) yang terwujud dalam sikap dan perilaku petugas kesehatan atau petugas yang lain, yang merupakan kelompok referensi dari perilaku masyarakat.

2. Teori Snehandu B, Kar
Kar mencoba menganalisis perilaku kesehatan dengan bertitik tolak pada perilaku itu merupakan fungsi dari:
a. Niat seseorang untuk bertindak sehubungan dengan kesehatan atau perawatan kesehatanya (behavior intention)
b. Duikungan sosial dari masyarakat sekitarnya (social support)
c. Ada atau tidak adanya informasi tentang kesehatan atau fasilitas kesehatan (acesssebility of information)
d. Otonom pribadi yang bersangkutan dalam hal ii mengambil tindakan atau keputusan (personal autonomy)
e. Situasi yang emungkinkan untuk bertindak atau tidak bertindak (action situastion).

3. Teori WHO
Tim kerja dari WHO menganalisis bahwa yang menyebabkan seseorang itu berprilaku tertentu adalah karena adanya 4 alasan pokok:
Pemikiran dan perasaan (thought and feeling) yakni dalam bentuk pengetahuan, persepsi, sikap, kepercayaan-kepercayaan dan penilaian-penilaian seseorang terhadap objek.
a. Pengetahuan
Pengetahuan di peroleh dari pengalaman sendiri atau pengalaman orang lain.
b. Kepercayaan
Kepercayaan sering atau diperoleh dari orang tua, kakek atau nenek. Seseorang menerima kepercayaan itu berdasarkan keyakinan dan tanpa adanya pembuktian terlebih dahulu.
c. Sikap
Sikap menggambarkan suka atau tidak suka terhadap objek sikap sering diperoleh dari pengalaman sendiri atau orang lain yang paling dekat.
d. Orang penting sebagai referensi
Perilaku orang, lebih-lebih perilaku anak kecil lebih banyak dipengaruhi oleh orang-orang yang dianggap penting.
e. Sumber-sumber daya (resources)
Sumber daya disini mencakup fasilitas-fasilitas, uang, waktu, tenaga dan sebagainya. Semua itu berpengaruh terhadap perilku seseorang atau kelompok masyarakat.
f. Perilaku normal, kebiasaan, nilai-nilai, dan penggunaan sumber-sumber di dalam suatu masyarakat akan menghasilkan suatu pola hidup (way of life) yang pada umumnya disebut kebudayaan.
"

Konsep Kebutuhan Dasar Manusia

Konsep Kebutuhan Dasar Manusia: "
Kebutuhan dasar manusia merupakan unsur-unsur yang dibutuhkan oleh manusia dalam mempertahankan keseimbangan fisiologis maupun psikologis, yang tentunya bertujuan untuk mempertahankan kehidupan dan kesehatan. Kebutuhan dasar manusia menurut Abraham Maslow dalam Teori Hierarki.

Kebutuhan menyatakan bahwa setiap manusia memiliki lima kebutuhan dasar yaitu kebutuhan fisiologis, keamanan, cinta, harga diri, dan aktualisasi diri (Potter dan Patricia, 1997).

Ciri Kebutuhan Dasar Manusia
Manusia memiliki kebutuhan dasar yang bersifat heterogen. Setiap orang pada dasarnya memiliki kebutuhan yang sama, akan tetapi karena budaya, maka kebutuhan tersebutpun ikut berbeda. Dalam memenuhi kebutuhan manusia menyesuaikan diri dengan prioritas yang ada. Lalu jika gagal memenuhi kebutuhannya, manusia akan berpikir lebih keras dan bergera untuk berusaha mendapatkannya.
Faktor yang Memengaruhi Kebutuhan Dasar Manusia
Kebutuhan dasar manusia dipengaruhi oleh berbagai faktor berikut :
1. Penyakit. Adanya penyakit dalam tubuh dapat menyebabkan perubahan pemenuhan pemenuhan kebutuhan, baik secara fisiologis maupun psikologis, karena beberapa fungsi organ tubuh memerlukan pemenuhan besar dari biasanya.
2. Hubungan Keluarga. Hubungan keluarga yang baik dapat meningkatan pemenuhan kebutuhan dasar karena adanya saling percaya, merasakan kesenangan hidup, tidak ada rasa curiga, dan lain-lain.
3. Konsep Diri. Konsep diri manusia memiliki peran dalam pemenuhan kebutuhan dasar. Konsep diri yang positif memberikan makna dan keutuhan (wholeness) bagi seseorang. Konsep diri yang sehat menghasilkan perasaan positif terhadap diri. Orang yang merasa positif tentang dirinya akan mudah berubah, mudah mengenali kebutuhan dan mengembangkan cara hidup yang sehat, sehingga mudah memenuhi kebutuhan.
4. Tahap Perkembangan. Sejalan dengan meningkatnya usia manusia mengalami perkembangan. Setiap tahap perkembangan tersebut memiliki kebutuhan yang berbeda, baik kebutuhan biologis, psikologis, sosial maupun spiritual, mengingat berbagai fungsi organ tubuh mengalami proses kematangan dengan aktivitas yang berbeda untuk setiap tahap perkembangan.

Kebutuhan Dasar Manusia Menurut Abraham Maslow
Abraham Maslow membagi kebutuhan dasar manusia ke dalam lima tingkat berikut:
1. Kebutuhan fisiologis merupakan kebutuhan paling dasar, antara lain pemenuhan oksigen dan pertukaran gas, kebutuhan cairan (minuman), nutrisi (makanan), eliminasi, istirahat dan tidur, aktivitas, keseimbangan suhu tubuh, dan seksual.
2. Kebutuhan rasa aman dan perlindungan dibagi menjadi perlindungan fisik dan perlindungan psikologis.
a. Perlindungan fisik meliputi perlindungan atas ancaman terhadap tubuh atau hidup seperti penyakit, kecelakaan, bahaya dari lingkungan dan sebagainya.
b. Perlindungan psikologis, yaitu perlindungan atas ancaman dari pengalaman yang baru dan asing. Misalnya, kekhawatiran yang dialami seseorang ketika masuk sekolah pertama kali, karena merasa terancam oleh keharusan untuk berinteraksi dengan orang lain dan sebagainya
3. Kebutuhan rasa cinta, yaitu kebutuhan untuk memiliki dan dimiliki, antara lain memberi dan menerima kasih sayang, kehangatan, persahabatan, mendapat tempat dalam keluarga, kelompok sosial, dan sebagainya.
4. Kebutuhan akan harga diri maupun perasaan dihargai oleh orang lain. Kebutuhan ini terkait, dengan keinginan untuk mendapatkan kekuatan, meraih prestasi, rasa percaya diri dan kemerdekaan diri. Selain itu, orang juga memerlukan pengakuan dari orang lain.
5. Kebutuhan aktualiasasi diri merupakan kebutuhan tertinggi dalam hierarki Maslow, berupa kebutuhan untuk berkontribusi pada orang lain/lingkungan serta mencapai potensi diri sepenuhnya.
"

Saluran Pencernaan

Saluran Pencernaan: "
1. Mulut
Mulut merupakan bagian awal dari saluran pencernaan yang terdiri atas dua bagain luar (vestibula), yaitu ruang di antara gusi, gigi, bibir, pipi, dan bagian terdiri atas rongga mulut. Di dalam mulut, makanan mengalami mekanis melalui proses mengunyah dengan cara menghancurkan makanan sampai merata dengan bantuan enzim amilase yang akan memecah amilum menjadi maltosa.

Proses mengunyah ini merupakan kegiatan yang terkoordinasi antara lidah, gigi dan otot-otot mengunyah. Di dalam mulut juga terdapat kelenjar saliva yang menghasillian saliva untuk proses pencernaan dengan cara mencerna hidrat arang khususnya amilase untuk melicinkan bolus sehingga mudah ditelan.

2. Faring dan Esofagus
Faring merupakan bagian saluran pencernaan yang terletak di belakang mulut, dan laring. Faring berbentuk kerucut dengan bagian terlebar di bagian atas yang berjalan hingga vetebra servikal keenam. Faring langsung berhubungan dengan esofagus, sebuah tabung yang memiliki otot dengan panjang kurang lebih 20-25 cm yang terletak di belakang trakea dan di depan tulang punggung kemudian masuk melalui toraks menembus diafragma yang berhubungan langsung dengan abdomen dan menyambung dengan lambung.

Esofagus merupakan bagian yang menghantarkan makanan dari faring menuju lambung, bentuknya seperti silinder yang berongga dengan panjang 2 cm. Kudua ujungnya dilindungi oleh sfingter. Sfingter bagian atas dalam keadaan normal selalu tertutup kecuali bila ada makanan masuk ke dalam lambung. Keadaan ini bertujuan untuk mencegah gerakan balik ke organ bagian atas yaitu esofagus. Proses penghantaran makanan dilakukan dengan kerja peristaltik.

3. Lambung
Lambung merupakan bagian saluran pencernaan yang terdiri atas bagian atlas (disebut fundus), bagian utama dan bagian bawah yang horizontal disebut antram pilorik. Lambung ini berhubungan langsung dengan esofagus melalui orilisium atau kardia dan dengan duodenum melalui orifisium pilorik. Lambung terletak di bawah diafragma dan di depan pankreas.
Lambung memiliki fungsi sebagai berikut:
a. Fungsi motoris adalah menampung makanan, memecah makanan menjadi partikel kecil dan meneampurnya dengan asam lambung.
b. Fungsi sekresi dan pencernaan adalah untuk mensekresi pepsin dan HCl yang akan memeeah protein menjadi pepton.

4. Usus Halus
Usus halus merupakan tabung berlipat-lipat dengan panjang kurang lebih 2,5 m dalam keadaan hidup. Kemudian akan bertambah panjang menjadi kurang lebih 6 m pada orang yang telah meninggal akibat relaksasi otot yang telah kehilangan tonusnya. Usus halus terletak di daerah umbilikus dan dikelilingi oleh usus besar.
Usus halus terdiri atas tiga bagian, yaitu duodenum dengan panjang kurang lebih 2,5 cm, jejunum dengan panjang kurang lebih 2 m dan ileum panjang kurang lebih 1 m atau 3/5 akhir dari usus. Lapisan dinding dalam usus halus mengandung berjuta-juta vili kira-kir-a 4-5 juta yang membentuk mukosa menyerupai beludru. Pada permukaan setiap vili terdapat tonjolan yang menyerupai jari-jari disebut mikrovili. Vili bersama-sama dengan mikrovili dan vaivula kaniventes menambah luasnya permukaan sekresi dan absorpsi serta menghalangi agar isinya tidak terlalu cepat berjalan sehingga absorpsi lebih banyak terjadi.

Pada dinding usus halus khususnya mukosa, terdapat beberapa nodula jaringan limfa yang disebut kelenjar soliter, berfungsi sebagai perlindungan terhadap infeksi. Di dalam ileum nodula ini membentuk tumpukan kelenjar terdiri atas 20-30 kelenjar soliter.

Fungsi usus halus pada umumnya adalah meneerna aan mengabsorpsi chyme dari lambung, sebagai tempat pengabsorpsian makanan, zat makanan yang telah halus akan diabsorpsi di dalam usus halus yaitu pada duodenum dan disini terjadi absorpsi besi, kalsium dengan bantuan vitamin D, vitamin A, D, E, dan K dengan bantuan empedu dan asam folat.

5. Usus Besar
Usus besar atau disebut juga sebagai kolon adalah sambungan dari usus halus yang dimulai dari katup ileokolik atau ileosaekal yang merupakan tempat lewatnya makanan. Usus besar memiliki panjang kurang lebih 1,5 meter. Kolon terbagi atas asenden, transversum, desenden, dan sigmoid, dan berakhir di rektum yang panjangnya kira--kira 10 em dari usus besar, dimulai dari kolon sigmoideus dan berakhir pada saluran anal. Tempat kolon asenden membentuk belokan tajam di abdomen atas bagian bagian kanan disebut fleksura hepatis, sedangkan terrapat knlor transversum membentuk belokan tajam di abdomen atau bagian kiri disebut fleksura lienalis.

Fungsi utama usus besar adalah mengabsorpsi air (kurang Iebih 90%), elektrolit, vitamin dan sedikit glukosa. Kapasitas ansorbsi air kurang lebih 5000 cc/hari, kemudian flora yang terdapat dalam usus besar berfungsi untuk menyintesis vitamin K dan B serta memungkinkan pembusukan sisa-sisa makanan.

"

Proses Oksigenasi

Proses Oksigenasi: "
Proses pemenuhan kebutuhan oksigenasi di dalam tubuh terdiri at as tiga tahapan, yaitu ventilasi, difusi, dan transportasi.
1. Ventilasi
Proses ini merupakan proscs keluar dan masuknya oksigen dan atmosfer ke dalem alveoli atau dari alveoli ke atmosfer. Proses ventilasi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:
a. Adanya perbedaan twkanan antara atmosfer dengan paru, semakin tinggi tempat, maka twkanan udara semakin rendah. Demikian pula sebaliknya, semakin rendah, maka tempat tekanan udara semakin tinggi.
b. Adanya kemampuan toraks dan paru pada alveoli dalam melaksanakan ekspansi atau kembang kempis.
c. Adanya jalan napas yang dimulai dari hidung hingga alveoli yang terdiri atas berbagai otot polos yang kcrjanya sangat dipengaruhi oleh sistem saraf otonom. Terjadinya rangsangan simpatis dapat mc:nycbabkan relaksasi schingga dapat terjadi vasodilatasi, kcmudian kerja saraf parasimpatis dapat mcnycbabkan kontriksi schingga dapat mcnvebabkan vasokontriksi atau proses penyempitan.
d. Adanya rcflcks batuk dan muntah.
e. Adanva peran mukus siliaris scbagai pcnangkal benda asing yang mengandung interveron dan dapat rnengikat virus. Pengaruh proses ventilasi selanjutnya adalah contpliemce recoil. Complience yaitu kemampuan paru untuk mengembang yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu adanya surfaktan pada lapisan alveoli vang berfungsi untuk menurunkan tegangan permukaan dan adanva sisa udara yang menyebabkan tidak terjadinya kolaps dan gangguan toraks. Surfaktan diproduksi saat terjadi peregangan sel alveoli, dan disekresi saat pasien menarik napas, sedangkan recoil adalah kemampuan untuk mengeluarkan CO2 atau kontraksi menyempitnya paru. Apabila contplience baik akan tetapi recoil terganggu maka CO2 tidak dapat di keluar secara maksimal.

Pusat pernapasan yaitu medulla oblongata dan pons dapat memengaruhi proses ventilasi, karena CO2 memiliki kemampuan merangsang pusat pernapasan. Peningkatan CO, dalam batas 60 mmHg dapat dengan baik merangsang pusat pernapasan dan bila paCO, kurang dari sama dengan 80 mmHg maka dapat menyebabkan depresi pusat pernapasan.
2. Difusi Gas
Difusi gas merupakan pertukaran antara oksigen di alveoli dengan kapiler paru dan CO, di kapiler dengan alveoli. Proses pertukaran ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu:
a. Luasnya permukaan paru.
b. Tebal membran respirasi/permeabilitas yang terdiri atas epitel alveoli dan interstisial keduanya ini dapat memengaruhi proses difusi apabila terjadi proses penebalan.
c. Perbedaan tekanan dan konsentrasi O„ hal ini dapat terjadi sebagaimana O, dari alveoli masuk ke dalam darah oleh karena tekanan O, dalam rongga alveoli lebih tinggi dari tekanan O, da1am darah vena pulmonalis, (masuk dalam darah secara berdifusi) dan paCOJ dalam arteri pulmonalis juga akan berdifusi ke dalam alveoli.
d. Afinitas gas yaitu kemampuan untuk menembus dan saling mengikat Hb.

3. Transportasi Gas
Transportasi gas merupakan proses pendistribusian antara O2 kapile;r ke jaringan tubuh dan CO2 jaringan tubuh ke kapiler. Pada proses transportasi, akan berikatan dengan Hb membentuk Oksihemoglobin (97%) dan larut dalam plasma (3%), sedangkan C02 akan berikatan dengan Hb membentuk karbominohemoglobin (30%), dan larut dalam plasma (50%), dan sebagian menjadi HC03 berada pada darah (65%).
Transportasi gas dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor di antaranva:
a. Kardiak output yang dapat dinilai melalui isi sekuncup dan frekuensi denyut jantung.
b. Kondisi pembuluh darah, latihan, dan lain-lain.

Faktor-faktor yang Memengaruhi Kebutuhan Oksigenasi
1. Saraf Otonomik
Pada rangsangan simpatis dan parasimpatis dari saraf otonom dapat memengaruhi kemampuan untuk dilatasi dan konstriksi. Hal ini dapat terlihat baik oleh simpatis maupun parasimpatis ketika terjadi rangsangan, ujung saraf dapat mengeluarkan neurotransmiter (untuk simpatis dapat mengeluarkan noradrenalin yang berpengaruh pada bronkodilatasi dan untuk parasimpatis mengeluarkan asetilkolin yang berpengaruh pada bronkokonstriksi) karena pada saluran pernapasan terdapat resoptor adrenergik dan reseptor kolinergik.

2. Hormonal dan Obat
Semua hormon termasuk derivat katekolamin dapat, melebarkan saluran pernapasan. Obat yang tergolong parasimpatis dapat melebarkan saluran napas, seperti sulfas atropin, ekstrak Belladona dan obat yang menghambat adrenergik tipe beta (khususnya beta-2) dapat mempersempit saluran napas (bronkokontriksi), seperti obat yang tergolong beta bloker nonselektif.

3. Alergi pada Saluran Napas
Baktor yang menimbulkan keadaan alergi, antara lain debu yang terdapat di dalam hawa pernapasan, bulu binatang, serbuk benangsari bunga, kapuk, makanan, dan lain-lain. lni menyebabkan bersin. Apahila ada rangsangan di daerah nasal, batuk apabila di saluran napas bagian atas, dan bronkokontriksi terjadi pada asma bronkial, dan jika terletak saluran napes bagian bawah menyebabkan rhinitis.

4. Faktor Perkembangan
Tahap perkembangan anak dapat memengaruhi jumlah kebutuhan oksigenasi, mengingat usia organ dalam tubuh seiring dengan usia perkembangan anak. Hal ini dapat terlihat pada bayi usia prematur, yaitu adanya kecenderungannya kurang pembentukan surfaktan. Demikian juga setelah anak tumbuh menjadi dewasa kemampuan kematangan organ seiring dengan bertambahnva usia.

5. Faktor Lingkungan
Kondisi lingkungan dapat memengaruhi kebutuhan oksigen seperti faktor alergi, ketinggian, maupun suhu. Kondisi tersebut memengaruhi kemampuan adaptasi.

6. Faktor Perilaku
Perilaku yang dimaksud adalah perilaku dalam mengkonsumsi makanan (status nutrisi), seperti orang obesitas dapat memengaruhi dalam proses pengembangan paru, kemudian perilaku aktivitas yang dapat mempengaruhi proses peningkatan kebutuhan oksigenasi, perilaku merokok dapat menyebabkan proses penyempitan pada pembuluh darah, dan lain-lain.

Gangguan/Masalah Kebutuhan Oksigenasi
1. Hipoksia
Hipoksia merupakan kondisi tidak tercukupinya pemenuhan kebutuhan oksigen dalam tubuh akibat defisiensi oksigen atau peningkatan penggunaan oksigen di tingkat sel, tanda yang muncul seperti kulit kebiruan (sianosis). Secara umum, terjadinya hipoksia ini disebabkan karena menurunnya kadar Hb menurunnya difusi O, dari alveoli ke dalam darah, menurunnya perfusi jaringan, atau gangguan ventilasi yang dapat menurunkan konsentrasi oksigen.

2. Perubahan Pola Pernapasan
a. Tachypnea merupakan pernapasan yang memiliki frekuensi melebihi 24 kali per menit. Proses ini terjadi karena paru dalam keadaan atelektaksis atau terjadi emboli.
b. Bradypnea merupakan pola pernapasan yang ditandai dengan pola lambat, kurang lebih 10 kali permenit. Pola ini dapat ditemukan dalam keadaan peningkatan tekanan intrakranial yang disertai dengan konsumsi obat-obatan narkotika atau sedatif.
c. Hiperventilasi merupakan cara tubuh dalam mengompensasi peningkatan jumlah oksigen dalam paru agar pernapasan lebih cepat dan dalam. Proses ini ditandai dengan adanya peningkatan denyut nadi, napas pendek, adanya nyeri dada, menurunnya konsentrasi CO2 dan lain-lain. Keadaan demikian dapat disebabkan karena adanya infeksi, ketidakseimbangan asam-basa atau gangguan psikologis. Apabila pasien mengalami hiperventilasi dapat menyebabkan hipokapnea, yaitu berkurangnya CO, tubuh di bawah batas normal, sehingga rangsangan terhadap pusat pernapasan menurun.
d. Kusmaul merupakan pola pernapasan cepat dan dangkal yang dapat ditemukan pada orang dalam keadaan asidosis metaholik.
e. Hipoventilasi merupakan upaya tubuh untuk mengeluarkan karbondioksida dengan cukup yang dilakukan pada saat ventilasi alveolar, serta tidak cukupnya dalam penggunaan oksigen dengan ditandai adanya nyeri kepala, penurunan kesadaran, disorientasi atau ketidakseimbangan eletktrolit yang dapat terjadi akibat atelektasis, otot-otot pernapasan lumpuh, depresi pusat pernapasan, tahanan jalan udara pernapasan meningkat, tahanan jaringan paru dan toraks menurun, compliance paru, dan toraks menurun. Keadaan demikian dapat menyebabkan hiperkapnea yaitu retensi CO2 dalam tubuh sehingga paCO2 meningkat (akibat hipoventilasi) akhirnya menyebabkan depresi susunan saraf pusat.
f. Dispnea merupakan perasaan sesak dan berat: saat pernapasan. lial ini dapat disebabkan oleh perubahan kadar gas dalam darah/jaringan, kerja berat/berlebihan, dan pengaruh psikis.
g. Orthopnea merupakan keesulitan bernapas kecuali dalam posisi duduk atau berdiri dan pola ini sering, ditemukan pada seseorang yang mengalami kongestif paru.
h. Cheyne stokes merupakan siklus pernapasan yang amplitudonya mulamula naik kemudian menurun dan berhenti dan kemudian mulai dari siklus baru.
i. Pernapasan paradoksial merupakan pernapasan di mana dinding paru bergerak berlawanan arah dari keadaan normal. Sering ditemukan pada keadaan atelektaksis.
j. Biot merupakan pernapasan dengan irama yang mirip dengan cheyne stokes akan tetapi amplitudonya tidak teratur. Pola ini sering dijumpai pada rangsangan selaput otak, tekanan intrakranial yang meningkat, trauma kepala, dan lain-lain.
k. Stridor merupakan pernapasan bising yang terjadi karena pe;nyempitan pada saluran pernapasan. Pada umumnya ditemukan pada kasus spasme trakea, atau obstruksi laring.

3. Obstruksi Jalan Napas
Obstruksi jalan napas merupakan suatu kondisi individu mengalami ancaman pada kondisi pernapasannya terkait dengan ketidakmampuan batuk secara efektif, yang dapat disebabkan oleh sekresi yang kental atau berlebihan akibat penyakit infeksi, imobilisasi, stasis sekresi dan batuk tidak efektif karena penyakit persarafan seperti CV/1 (cerebro vaskular accident), akibat. efek pengobatan sedatif, dan lain-lain.

Tanda Klinis:
a. Batuk tidak efektif atau tidak ada.
b. Tidak mampu mengeluarkan sekresi di jalan napas.
c. Suara napas menunjukkan adanya sumbatan.
d. Jumlah, irama, dan kedalaman pernapasan tidak normal.

4. Pertukaran Gas
Pertukaran gas merupakan suatu kondisiindividu mengalami penurunan gas baik oksigen maupun karbon dioksida antara alveoli paru dan sistem vaskular, dapat disebabkan oleh sekresi yang kental atau imobilisasi akibat penyakit sistem saraf, depresi susunan saraf pusat, atau penyakit radang pada paru. '1`erjadinya gangguan pertukaran gas ini menunjukkan penurunan kapasitas difusi Yang antara lain disebabkan oleh menurunnYa luas pcrmukaan difusi, menebalnya membran alveolar kapiler, rasio ventilasi perfusi tidak baik dan dapat menyebabkan pengangkutan Cy, dari paru ke jaringan terganggu, anemia dengan segala macam bentuknya, keracunan CO2„ dan terganggunya aliran darah.

Tanda Klinis:
a. Dispnea pada usaha napas.
b. Napas dengan bibir pada fase ekspirasi yang panjang.
c. Agitasi.
d. Lelah, letargi.
e. Meningkatnya tahanan vaskular paru.
f. Menurunnya saturasi oksigen, meningkatnya paCO2
g. Sianosis.
"

Zat Gizi

Zat Gizi: "
Zat gizi (nutrient) merupakan zat gizi yang terdapat di dalam makanan, yang terdiri atas:

1. Karbohidrat
Karbohidrat merupakan zat gizi yang terdapat di dalam makanan berbentuk amilum. Pembentukan amilum ini terjadi dalam mulut melalui enzim ptialin yang ada dalam air ludah. Amilum diubah menjadi maltosa, kemudian diteruskan kedalam lambung. Dari lambung, hidrat arang dikirim terus ke usus dua belas jari, dan sisa amilum yang belum diubah menjadi maltosa oleh amilase pankreas ini diubah seluruhnya menjadi maltosa. Usus halus mengeluarkan getah pankreas hidrat arang, yaitu enzim maltase yang bertugas mengubah maltosa menjadi dua molekul glukosa dan sukrosa menjadi fruktosa dan glukosa. Sedangkan enzim laktase bertugas mengubah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa.

Penyerapan karbohidrat yang dikonsumsi/dimakan ditemukan dalam tiga bentuk, yaitu polisakarida, disakarida, dan monosakarida. Disakarida dan monosakarida mempunyai sifat mudah larut di dalam air, sehingga dapat diserap melewati dinding usus/mukosa usus mengikuti hukum difusi, osmosis dan tidak memerlukan tenaga serta langsung memasuki pembuluh darah.

2. Lemak
Pencernaan lemak dimulai dalam lambung, karena dalam mulut tidak ada enzim pemecah lemak. Lambung mengeluarkan enzim lipase untuk mengubah sebagian kecil lemak menjadi asam lemak dan gliserin, kemudian diangkut melalui getah bening dan selanjutnya masuk ke dalam peredaran darah untuk kemudian tiba di hati. Sintesis, kembali terjadi di dalam saluran getah bening yang mengubah lemak menjadi seperti aslinya.

Penyerapan lemak dalam bentuk gliserol dan asam lemak, gliserol diserap dengan cara pasif dan asam lemak yang teremulsi ini mampu diserap melewati dinding usus halus dan tidak semua lemak dapat diserap oleh karena itu penyerapan lemak dikatakan dengan cara aktif selektif.

3. Protein
Kelenjar ludah dalam mulut tidak membuat enzim proteeasee. Enzim protease terdapat dalam lambung yaitu berupa pepsin yang mengubah protein menjadi albuminosa dan pepton untuk selanjutnya diubah menjadi asam amino dan diserap ole:h dinding usus.

Dalam usus dua belas jari terdapat enzim tripsin yang berasal dari pankreas yang berfungsi mengubah sisa protein yang belum sempurna diubah menjadi albuminosa dan pepton.

4. Mineral
Mineral tidak membutuhkan pencernaan. Mineral hadir dalam bentuk tertentu sehingga tubuh mudah untuk memprosesnya. Umumnya, mineral diserap dengan mudah melalui dinding usus halus secara difusi pasif maupun transpor aktif. Mekanisme transpor aktif terjadi jika kebutuhan tubuh me:ningkat atau diet yang rendah kadar mineralnya. Mekanisme transpor aktif ini diatur oleh hormon.

5. Vitamin
Proses penyerapan vitamin dapat dilakukan dengan difusi sederhana. Vitamin yang larut dalam lemak diserap oleh sistem transpor aktif yang membawa lemak ke scluruh tubuh, sedang vitamin yang larut dalam air mempunyai beberapa variasi mekanisme transpor aktif.

6. Air
Air merupakan zat gizi yang paling mendasar. Tubuh manusia terdiri atas kira-kira 50%-70% air. Asupan air secara teratur sangat penting dibandingkan dengan asupan nutrisi lain.
Bayi memiliki proporsi air yang lebih besar dari pada orang dewasa. Semakin tua umur seseorang, maka proporsi air tubuhnya semakin berkurang. Pada orang dewasa asupan cairan air berkisar antara 1200-1500 cc: perhari, walaupun sering dianjurkan 1900 cc sebagai batas optimum. Selain itu, air dapat masuk ke tubuh melalui makanan lain berkisar antara 500-900 cc: perhari. Di samping itu juga dapat diperoleh dari hasil akhir proses oksidasi. Kebutuhan air akan makin meningkat jika terjadi peningkatan kehilangan air misalnya berkeringat, muntah, diare, atau adanya gejala dehidrasi.

"

Pengaturan kebutuhan cairan dan elektrolit

Pengaturan kebutuhan cairan dan elektrolit: "
Pengaturan kebutuhan cairan dan elektrolit dalam tubuh diatur oleh ginjal, kulit, paru, dan gastrointestinal. Selain itu, pengaturan keseimbangan cairan dapat meialui sistem atau mekanisme rasa haus yang harus dikontrol oleh sistem hormonal, yakni ADH (anti diuretik hormon), sistem aldosteron, prostaglandin, dan glukokortikoid.

1. Ginjal
Ginjal merupakan organ yang memiliki peran cukup besar dalam pengaturan kebutuhan cairan dan elektrolit. Hal ini terlihat pada fungsi ginjal, yakni sebagai pengatur air, pengatur konsentrasi garam dalam darah. pengatur keseimbangan asam-basa darah, dan ekskresi bahan buangan atau kelebihan garam.

Proses pengaturan kebutuhan keseimbangan air ini, diawali oleh kemampuan bagian ginjal seperti glomerulus sebagai penyaring cairan. Rata-rata setiap satu liter darah mengandung 500 c-c plasma yang mengalir melalui glomerulus, 10 persennya disaring keluar. Cairan yang tersaring (filtrat glomerulus), kemudian mengalir melalui tubuli renalis yang sel-selnva menyerap semua bahan yang dibutuhkan. Keluaran urine yang diproduksi ginjal dapat dipengaruhi oleh ADH dan aldosteron dengan rata-rata 1 ml/kg/ bb/jam.

2. Kulit
Kulit merupakan bagian penting dalam pengaturan cairan yang terkait dengan proses pengaturan panas. Proses ini diatur oleh pusat pengatur panas yang disarafi oleh vasomotorik dengan kemanpuan mengendalikan arteriol kutan dengan cara vasodilatasi dan vasouonstriksi. Proses pelepasan panas dapat dilakukan dengan cara penguapan. Jumlah keringat yang dikeluarkan tergantung pada banyaknya darah yang mengalir melalui pembuluh darah dalam kulit. Proses pelepasan panas lainya dilakukan melalui cara pemancaran yaitu dengan melepaskan panas ke udara sekitarnya. Cara tersebut berupa cara konduksi, yaitu pengalihan panas ke benda yang disentuh dan cara konveksi, yaitu dengan mengalirkan udara yang telah panas ke permukaan yang lebih dingin.

Keringat merupakan sekresi aktif dari kelenjar keringat di bawah pengendalian saraf simpatis. Melalui kelenjar keringat ini, suhu dapat diturunkan dengan cara pelepasa.n air yang jumlahnya kurang lebih setengah liter sehari. Perangsangan kelenjar keringat yang dihasilkan dapat diperoleh dari aktivitas otot, suhu lingkungan, melalui kondisi tubuh yang panas.

3. Paru
Organ paru berperan dalam pengeluaran cairan dengan menghasilkan insensible water loss kurang lebih 400 ml/hari. Proses pengeluaran cairan terkait dengan respons akibat perubahan terhadap upaya kemampuan bernapas.

4. Gastrointestinal
Gastrointestinal merupakan organ saluran pencernaan _yang berperan dalam mengeluarkan cairan melalui proses penyerapan dan pengeluaran air. Dalam kondisi normal, cairan yang hilang dalam sistem ini sekitar 100-200 ml/ hari.

5. Sistem Endokrin
a. ADH
Hormon ini memiliki peran dalam meningkatkan reabsorpsi air sehingga dapat mengendalikan keseimbangan air dalam tubuh. Hormon ini dibentuk oleh hipotalamus yang ada di hipofisis posterior yang mensekresi ADH dengan meningkatkan osmolaritas dan menurunkan cairan ekstrasel.

b. Aldosteron
Hormon ini berfungsi pada absorbsi natrium yang disekresi oleh kelenjar adrenal di tubulus ginjal. Proses pengeluaran aldosteron ini diatur oleh adanya perubahan konsentrasi kalium, natrium, dan sistem angiotensin renin.

c. Prostaglandin
Prostagladin merupakan asam lemak yang ada pada jaringan yang berlungsi merespons radang, pengendalian tekanan darah, kontraksi uterus, dan pengaturan pergerakan gastrointestinal. Pada ginjal, asam lemak ini berperan dalam mengatur sirkulasi ginjal.

d. Gukokortikoid
Hormon ini berfungsi mengatur peningkatan reabsorpsi natrium dan air yang menyebabkan volume darah meningkat sehingga terjadi retensi natrium.

e. Mekanisme Rasa Haus
Mekanisrne rasa haus diatur dalam rangka memenuhi kebutuhan cairan dengan cara merangsang pelepasan renin yang dapat menimbulkan produksi angiotensin II, sehingga merangsang hipotalamus sehingga menimbulkan rasa haus.

CARA PERPINDAHAN CAIRAN
1. Difusi
Difusi merupakan bercampurnya molekul-molekul dalam cairan, gas, atau cat padat secara bebas atau acak. Proses difusi dapat terjadi bila dua zat bercarnpur dalam sel membran. Dalam tubuh, proses difusi air, elektrolit, dan zat-zat lain terjadi melalui membran kapiler yang permeabel. Kecepatan proses difusi bervariasi tergantung pada faktor ukuran molekul, konsentrasi cairan, dan temperatur cairan.

Zat dengan molekul yang besar akan bergerak lambat dibanding rnolekul kecil. Moiekul akan lebih mudah berpindah dari larutan berkonsentrasi tinggi ke larutan berkonsentrasi rendah. Larutan dengan konsentrasi yang tinggi akan mempercepat pergerakan molekul, sehingga proses difusi berjalan lebih cepat.

2. Osmosis
Osmosis adalah proses perpindahan zat ke larutan lain melalui membran semipermeabel biasanya terjadi dari larutan dengan konsentrasi yang kurang pekat ke larutan dengan konsentrasi lebih pekat. Solut adalah zat pelarut, sedang solven adalah larutannya. Air merupakan solven, sedang garam adalah solut. Proses osmosis ini penting dalam pengaturan keseimbangan cairan ekstra dan intrasel.

Osmolaritas adalah cara untuk mengukur kepekatan larutan dengan menggunakan satuan mol. Natrium dalam NaCl berperan penting dalam pengaturan keseimbangan cairan dalam tubuh. Apabila ada tiga jenis larutan garam dengan kepekatan yang berbeda, dan di dalamnya di masukkan sel darah merah maka larutan yang mempunyai kepekatan sama yang akan seimbang dan berdifusi terlebih dahulu. Larutan NaCl 0,9 % merupakan larutan yang isotonik, karena larutan NaC 1 mempunyai kepekatan yang sama dengan larutan dalam sistem vaskular. Larutan isotonik merupakan larutan yang mempunyai kepekatan sama dengan larutan yang dicampur. larutan liipotonik mempunyai kepekatan lebih rendah dibanding dengan larutan intrasel.

Pada proses osmosis, dapat terjadi perpindahan larutan dengan kepekatan rendah ke larutan yang kepekatannya lebih tinggi melalui rnembran semipermeabel, sehingga larutan yang berkonsentrasi rendah volumenya akan berkurang, sedangkan larutan yang berkonsentrasi lebih tinggi akan bertambah volumenya.

3. Transpor Aktif
Proses perpindahan cairan tubuh dapat menggunakan mekanisme transpor aktif. Transpor aktif merupakan gerak zat yang akan berdifusi dan berosmosis. Proses ini penting untuk mempertahankan natrium dalam cairan intra dan ekstrasel.

Proses pengaturan cairan dipengaruhi oleh dua faktor yakni tekanan cairan dan membran semipermeabel.
a. Tekanan cairan. Proses difusi dan osmosis melibatkan adanya tekanan cairan. Proses osmotik juga menggunakan tekanan osmotik, yang merupakan kemampuan partikel pelarut untuk menarik larutan melalui membran. Bi1a dua larutan dengan perbedaan konsentrasi maka larutan yang mempunyai konsentrasi lebih pekat molekul intinya tidak dapat bergabung, larutan tersebut disebut: koloid. Sedangkan larutan yang mempunyai kepekatan yang sama dapat becrgabung maka larutan tersebut discbut kristaloid. Scbagai contoh, larutan kristaloid adalah larutan garam. Sedangkan koloid adalah apabila protein bercampur dengan plasma. Secara normal, perpindahan cairan menembus membran sel permeabel tidak terjadi. Prinsip tekanan osmotik ini sangat penting dalam proses pembcrian cairan intravena. Biasanya larutan yang sering digunakan dalam pemberian infus intrmuskular bersifat isotonik karena mempunvai konsentrasi yang sama dengan plasma darah. Hal ini penting untuk mencegah perpindahan cairan dan elektrolit ke dalam intrasel. larutan intravena yang hipotonik, yang larutan mempuyai konsentrasi kurang pekat disbanding dengan konsenirasi plasma darah. Hal ini menyebabkan tekanan osmotic plasma akan lebih besar dibandingkan dengan tekanan osmotik cairan interstisial, karena konsentrasi protein dalam plasma lebih besar disbanding cairan interstisial dan molekul protein lebih besar, maka akan terbentuk larutan koloid Yang sulit menembus membran semipermiabel. Tekanan hidrostatik adalah kemampuan tiap molekul larutan yang bergerak dalam ruang tertutup. Hal ini penting untuk pengaturan keseimbangan cairan ekstra dan intrasel.
b. Membran semipermiabel merupakan penyaring agar cairan yang bermolekul besar tidak tergabung. Membran semipermiabel ini terdapat pada dinding kapiler pembuluh darah, Yang terdapat di seluruh tubuh sehingga molekul atau zat lain tidak berpindah ke jaringan.

"

Gangguan/Masalah Kebutuhan Cairan

Gangguan/Masalah Kebutuhan Cairan: "
1. Hipovolumi atau Dehidrasi
Kekurangan cairan ekste:rnal terjadi kare:na penurunan asupan cairan dan kelebihan pengeluaran c:airan. '1'ubuh akan merespons kekurangan c:airan tubuh dengan mengosongkan cairan vaskular. Sebagai kompensasi akibat penurunan cairan interstisial, tubuh akan mengalirkan cairan keluar sel. Pengosongan cairan ini terjadi pada pasien diare dan muntah. Ada tiga macam kekurangan volum cairan eksternal atau dehidrasi, yaitu:
a. Dehidrasi isotonik, terjadi jika kehilangan sejumlah c:airan dan elektrolitnya yang seimbang.
b. Dehidrasi hipertonik, terjadi jika kehilangan sejumlah air yang lebih banyak dari pada elektrolitnya.
c. Dehidrasi hipotonik, terjadi jika tubuh lebih banyak kehilangan elektrolitnya daripada air.

Kehilangan cairan ekstrasel yang berlebihan akan menyebabkan volume ekstrasel berkurang (hipovolume) . Yada keadaan dini, tidak terjadi perpindahan cairan daerah intrasel ke permukaan, sebab osmolaritasnya sama. .Jika terjadi kekurangan cairan ekstrasel dalam waktu yang lama, kadar urea dan nitrogen serta kreatinin meningkat dan menyebabkan terjadinya perpindahan cairan intrasel ke pembuluh darah. Kekurangan cairan dalam tubuh dapat terjadi secara lambat atau cepat dan tidak selalu cepat diketiahui. Kelebihan asupan pelarut sepcrtii protein dan klorida/natrium akan menycbabkan ekskresi atau pengeluaran urine secara berlebihan, serta berkeringat banyak dalam waktu lama dan terus-menerus. Kelainan lain yang menyebabkan kelebihan pengeluaran urine adalah adanya gangguan pada hipotalamus, kele:njar gondok dan ginjal, diare, muntah yang terus-menerus, terpasang drainage, dan lain-lain.
Macam dehidrasi (kurang volume cairan) berdasarkan derajatnya:
a. Dehidrasi Berai
  • Pengeluaran/kehilangan cairan 4-6 L.
  • Serum natrium 159-166 mhq/h.
  • Hipotensi.
  • Turgor kulit buruk.
  • Oliguria.
  • Nadi dan pernapasan meningkat.
  • Kehilangan cairan mencapai > 10% BB

b. Dehidrasi Sedang
  • Kehilangan cairan 2-4 1 atau antara 5-10% BB
  • Serum natrium 152-158 ml;q/h.
  • Mata cekung.
c. Dehidrasi Ringan dengan ciri-ciri mengalami kehilangan cairan mencapai 5% B atau 1,5-2 L.

2. Hipervolumi atau Overhidrasi
Terdapat dua manifestiasi yang ditimbulkan akibat kelebihan cairan yaitu hipervolume (peningkatan volume darah) dan edema (kelebihan c:airan pada interstisial). Normalnya cairan interstisial tidak terikat dengan air, teaapi elastis dan hanya terdapat di antara jaringan. Keadaan hipervolumi dapat menyebabkan Pitting edema merupakan edema yang berada pada darah perife;r atau akan mencekung setelah ditekan pada daerah yang bengkak, hal ini disebabkan karena perpindahan cairan ke: jaringan melalui titik tekanan. Cairan dalam jaringan yang edema tidak digerakkan ke permukaan lain dengan penekanan jari. Nonpitting edema tidak menunjukkan tanda kelebihan cairan ekstrasel, tetapi sering karena infeksi dan trauma yang menyebabkan pengumpulan membekunya cairan pada permukaan jaringa.n. Kelebihan cairan vaskular dapat meningkatkan hidrostatik cairan dan akan menekan cairan ke permukaan interstisial, sehingga dapat menyebabkan edema anasarka (edema yang terdapat diseluruh tubuh).

Peningkatan tekanan hidrostatik yang besar dapat me:nekan sejumlah cairan hingga ke membran kapiler paru sehingga menyebabkan edema paru, dan dapat mengakibatkan kematian. Manifestasi edema paru adalah penumpukan sputum, dispnea, batuk, dan suara ronki. Keadaan edema mi disebabkan karena gagal jantung yang mengakibatkan peningkatan penekanan pada kapiler darah paru dan perpindahan cairan ke jaringan paru.

"

Pengaturan Elektrolit

Pengaturan Elektrolit: "
1. Pengaturan Keseimbangan Natrium
Natrium merupakan kation dalam tubuh yang berfungsi dalam pengaturan osmolaritas dan volume cairan tubuh. Natrium ini paling banyak pada c:airan ekstrasel. Yengaturan konsentrasi cairan ekstrasel diatur oleh ADH dan aldosteron. Aldosteron dihasilkan oleh korteks suprarenal dan berfungsi untuk mempertahankan keseimbangan konsentirasi natrium dalam plasma dan prosesnya dibantu oleh ADH. ADH mengatur sejumlah air yang diserap ke;mbali ke dalam ginjal dari tubulus renalis. Aldosteron juga mengatur keseimbangan jumlah natrium yang diserap kembali oleh darah. Natrium tidak hanya berge:rak ke dalam atau ke luar tubuh, tetapi juga mengatur keseimbangan c;airan tubuh. Ekskresi dari natrium dapat dilakukan melalui ginjal atau sebagian kecil meelalui tinja, keringat dan air mata.

2. Pengaturan Keseimbangan Kalium
Kalium merupakan kation utama yang terdapat dalam c:airan intrasel dan berfungsi mengatur keseimbangan elektrolit. Keseimbangan kalium diatur oleh ginjal dengan mekanisme perubahan ion natrium dalam tubulus ginjal dan sekresi aldosteron. E1ldosteron juga berfungsi mengatur keseimbangan kadar kalium dalam plasma (c;airan ekstrasel). Sistem pengaturannya melalui tiga langkah, yaitu:
1) Peningkatankonsentrasi kalium dalam cairan ekstirasel yang menyebabkan peningkatan produksi aldosteron.
2) Meningkatan jumlah aldosteron akan memengaruhi jumlah kalium yang dikeluarkan melalui ginjal.
3) Peningkatan pengeluaran kalium; konsentrasi kalium dalam cairan ekstra sea menurun.

Kalium berpengaruh terhadap fungsi sistem pernapasan. Partikel penting dalam kalium ini berfungsi untuk menghantarkan impuls listrik ke jantung, otot lain, jaringan paru, jaringan usus pencernaan. Ekskresi kalium dilakukan melalui urine, dan sebagian lagi melalui tinja dan keringat.

3. Pengaturan Keseimbangan Kalsium
Kalsium dalam tubuh berfungsi untuk pembe:ntukan tulang, penghantar impuls kontraksi otiot, koagulasi darah (pemb(;kuan darah), dan membantu beberapa enrim pankreas. Kalsium diekskresi melalui urine dan keringat. Konsentrasi kalsium dalam tubuh diatur langsung oleh hormon paratiroid melalui proses reabsorpsi tulang. Jika kadar kalsium darah me:nurun, kelenjar paratiroid akan merangsang pembentukan hormon paratiroid yang langsung meningkatkan jumlah kalsium dalam darah.

4. Pengaturan Keseimbangan Klorida
Klorida merupakan anion utama dalam cairan ekstrasea tetapi khlorida dapat ditemukan pada cairan ekstrasel dan intrasel. Fungsi klorida biasanya bersatu dengan natrium yaitu mempertahankan keseimbangan tekanan osmotik dalam darah. I-Iipokloremia merupakan suatu keadaan kekurangan kadar klorida dalam darah. Sedangkan hiperkloremia merupakan kelebihan klor dalam darah. Kadar klorida yang normal dalam darah orang de;wasa adalah 95-108 mHq/ I,.

5. Pengaturan Keseimbangan Magnesium
Magnesium merupakan kation dalam tubuh yang terpenting kedua dalam cairan intrasel. Keseimbangannya diatur oleh kelenjar paratiroid. Magnesium diabsorpsi dari saluran pencernaan. Magnesium dalam tubuh dipengaruhi oleh konsentrasi kalsium. Ilipomagnesemia te°.rjadi bila konsentrasi serum turun kurang dari 1,5 mLq/ I, dan bila hipermagneaemia kadar magnesiumnya lebih dari 2,5 mEq/h.


6. Pengaturan Keseimbangan Bikarbonat
Bikarbonat merupakan elektrolit utama dalam larutan buffer (penyangga) dalam tubuh.

7. Pengaturan Keseimbangan Fosfat (POa)
Fosfat bersama-sama dengan kalsium berfungsi dalam pembentukan gigi dan tulang. Fosfat diserap dari saluran pencernaan dan dikeluarkan melalui urine.

"

Luar Biasa, Avatar Dominasi Film Terlaris Dunia

INILAH.COM, Melbourne - Avatar memang mengesankan. Sepekan beredar di layar bioskop, film karya terbesar James Cameron ini bertengger di tangga teratas film terlaris dunia.

Mengutip situs femalefirst, dominasi Avatar di negeri kangguru Australia sangat mengesankan. Pasalnya, film science-fi- epik ini berada di peringkat pertama dengan meraih keuntungan kotor sebesar US$12 juta, jauh diatas 9 film lainnya yang berada di 10 peringkat film terlaris.

Menyusul di bawah Avatar, The Twilight Saga: New Moon (US$963.710), Cloudy With A Chance of Meatballs (US$793.215), Paranormal Activity US$749.259, Where The Wild Things AreUS$692.380, Planet 51 US$580.401, 2012 US$411.443, Zombieland US$274.565, The Invention of Lying US$208.465, The Informant! US$163.375

Avatar mengambil posisi teratas di Amerika, dengan pendapatan kotor US$ 241 juta. Sementara berdasarkan laporan varierty.com, Rusia meraih US$20,8 juta, diikuti Prancis US$20,3 juta di Perancis dan Inggris dengan US$14,1 juta. Menyusul Korea Selatan US$11,4 juta, Spanyol US$10,9 juta dan India US$4,7 juta. [aji/mor]

Dua Juta User Facebook Indonesia Korban Grup Penipuan

INILAH.COM, Jakarta – Pengguna internet harus makin hati-hati bergabung di grup Facebook. Hampir dua juta user RI telah bergabung ke sebuah grup tak jelas. Data pribadi pun bisa terancam.


Salah satu grup di Facebook CARA MENGETAHUI SIAPA YG MELIHAT PROFIL FACEBOOK KITA berhasil sangat fenomenal. Jumlah member grup ini bahkan sudah hampir menembus 2 juta orang.


Jumlah anggota grup GERAKAN INDONESIA BERSIH--TUNTASKAN SKANDAL BANK CENTURY tak mampu menyaingi grup itu. Grup yang merupakan kelanjutan dari Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Chandra Hamzah & Bibit Samad Riyanto itu baru memiliki kurang dari 1,5 juta anggota.

Sejumlah orang yang bergabung dalam grup CARA MENGETAHUI SIAPA YG MELIHAT PROFIL FACEBOOK KITA, sadar telah menjadi korban penipuan. Salah satunya mengingatkan untuk berhati-hati sebelum ia keluar dari grup itu.

“Hati2 kawan....jika anda kurang pahan akan code2 digital yang njlimet...mending jangan asal OK saja...ga semudah yang anda kira...ini grub penipu.......sekali penipu....kalau mau jelas anda harus banyak belajar tentang IT… ,” tulisnya.

Member lain bernama Subiyantoro Suparing menulis “EdAn yAng kenA tipu udAh bAnyAk tuh, 1 jt lebih”. Seorang member bernama Tirta Angela menimpali “gw tmasuk neh... meski dah nge'invite 100 orang, tp ttp g bs=.=”

Sedangkan member lain malah kebingungan. Syifa Fauziah menulis “nipu pa sieh....?? jelasin downk....” Sedangkan Dennis Brata (BiNus Simprug School) menulis

“creatornya cmn suru kita undang org2 lain biar jd rame grupnya, padahal kita ga bakal bs dapet fungsi nya biarpun uda undang. Diboongin ini mah.”

CEO perusahan keamanan Vaksincom Alfons Tanujaya mempertanyakan, dengan member sangat banyak, hampir mencapai 2 juta, group itu seharusnya sudah ditutup oleh Facebook jika melakukan hal-hal negatif dan dilaporkan oleh membernya.

Lalu apakah grup seperti itu bisa membajak password pengguna Facebook? Alfons menyatakan secara teknis, hanya layanan yang menawarkan aplikasi saja yang memiliki akses ke data member Facebook.

“Tapi kalau aplikasinya sudah banyak dipakai orang, atau dibangun oleh perusahaan terpercaya, kemungkinan terjadi pencurian password atau hal lain agak kecil,” tegasnya. Alfons menyebut penipuan untuk menjebak pengguna Facebook banyak dilakukan cara lama memanfaatkan website phishing.

Caranya, penipu membuat situs palsu yang dibuat seolah-olah login Facebook asli dengan tampilan sangat mirip. Penjahat kemudian menjebak pengguna Facebook, Yahoo, Gmail atau layanan lain yang kurang hati-hati saat akan login.

“Selalu perhatikan dengan seksama alamat situs yang dituju dan gunakan antivirus yang terupdate. Karena walaupun alamat situsnya sudah benar, ada beberapa trik yang bisa mengalihkan alamat login asli ke alamat palsu. Salah satunya adalah dengan mengganti data di file svchost.exe dan hal ini bisa dideteksi oleh antivirus,” jelas Alfons.

Lalu bahaya terbesar apa jika password tercuri? Alfons menyebut tergantung korbannya. Jika akun yang tercuri memiliki nilai ekonomis seperti terdapat token game atau data rahasia maka korbannya jelas akan rugi.

Alfons menyarankan agar pemakai komputer menggunakan program antivirus yang terupdate. Selain itu pengguna komputer juga harus selalu waspada terhadap pemalsuan situs atau webforging.

“Jangan mudah percaya link yang diberikan. Khususnya pada saat memasukkan data penting seperti username dan password, sebaiknya perhatikan situs dengan seksama,” tegasnya. [mdr]

Film Avatar Luar Biasa

INILAH.COM, Los Angeles - Film Avatar karya Sutradara James Cameron yang dinantikan banyak orang, mendatangkan banyak pujian ketika diputar perdana di London, Jumat pagi WIB.

Sejumlah pengamat menyebut film itu sebagai menakjubkan, mengemparkan dan pengubah peta permainan efek digital di Hollywood.

Cerita epos 3D (tiga dimensi) karya sutradara film terlaris 1997 Titanic ini adalah salah satu dari film paling mahal yang pernah dibuat dan dipasarkan, dengan menghabiskan dana US$400 juta. Film ini akan diputar serentak di seluruh dunia pekan depan dan bakal menghentakkan bioskop-bioskop di AS pada 18 Desember nanti.


Jika resensi perdana dan 'buzz' Twitter dianggap indikasinya, maka studio film 20th Century Fox akan menanggung keuntungan sangat banyak.

'James Cameron telah membuktikan dirinya bahwa dia memang rajanya dunia (film),' sanjung suratkabar The Hollywood Reporter.

'Sebagai panglima perang dari para teknisi efek visual, perancang makara, ahli teknik rekam gerakan (motion-capture), figuran, penari, aktor, penata musik dan suara, dia (James) mengubah film-film fiksi ilmiah era abad ke-21 menjadi keajaiban yang menakjubkan, yakni Avatar,' sebut koran itu.

Tabloid terlaris di Inggris, The Sun, menyebut Avatar sebagai film paling mempesona dekade ini. 'Adegan perang di akhir babak yang panjangnya 20 menit benar-benar menakjubkan.'

Avatar menceritakan perang untuk mempertahankan hidup antara kaum Na'vi yang tinggal di hutan, melawan operasi pertambangan kolonial di planet mereka. Seorang mantan marinir pincang dipilih untuk membina kontak dengan orang-orang misterius yang dikendalikan Avatar dari jarak jauh.

Majalah Empire memberi lima bintang penuh kepada film ini, seraya menyebutnya sebagai sebuah 'kerja dengan ganjaran luar biasa besar.' Teknologi baru telah memudahkan para sutradaran berkreasi.

Sementara jejaring mikroblog Twitter mengutipkan komentar-komentar para jurnalis. 'James Cameron benar-benar jenius! Saya tak bisa ngomong apa-apa lagi, keren habis, saya suka banget,' tulis Alex Billington dalam laman film FirstShowing.net.

Mark Brown dari The Guardian, London, menulis di edisi Kamis koran itu bahwa Avatar benar-benar lebih hebat dari perkiraaan. Film ini mengagumkan dan kisahnya mengena sekali, meski murahan di banyak bagian.

'Film mengerikan yang oleh banyak orang sempat dihindari itu, tidak terbukti (mengerikan). Bagus,' tulis Brown. [mor]

Tujuh keajaiban Dunia Kuno mirip dengan 7 Bangunan di Indonesia!!!

Tujuh keajaiban dunia kuno ternyata bisa dimirip-miripkan dengan bangunan yang
ada di Indonesia. Tulisan ini hanya sebagai hiburan semata dan tidak bersifat
ilmiah karena saya hanya memirip-miripkan berdasarkan fungsi dari bangunan dan
hanya berdasarkan pendapat pribadi. Beberapa bangunan dipaksakan untuk
dimiripkan. Tapi walaupun bangunan yang ada di Indonesia itu tidak mirip dengan
daftar 7 kejaiban dunia kuno ini tapi bangunan tersebut tetap indah.
Berikut
daftar tujuh keajaiban kuno yang dimiripkan dengan bangunan yang ada di
Indonesia.

1. Colossus Rodos di Rhodes dengan Monumen Jalesveva
Jayamahe


Colossus
Rodos adalah patung Helios, yang terletak di pulau Rodos, Yunani. Patung Helios
merupakan patung berukuran raksasa yang terletak di dekat laut. Patung ini telah
hancur terkena gempa. Di Indonesia masih berdiri kokoh Patung raksasa yang
terletak di pinggir laut Surabaya. Patung ini menggambarkan seorang Perwira TNI
Angkatan Laut lengkap dengan pedang kehormatannya berdiri tegak menatap ke arah
laut. Tinggi Patung kira-kira hampir sama dengan Patung Helios. Monumen
Jalesveva Jayamahe sangat besar dan merupakan salah satu patung terbesar di
dunia.

2. Taman Gantung Babilonia dengan Bangunan Air Terjun
(Waterfall Building) Mekarsari

Taman
Gantung Babilonia dibangun oleh Nebukadnezar II. Taman ini terletak di Irak.
Taman ini bentuknya berupa podium bertingkat yang ditanami pohon, rumput dan
bunga-bungaan. Ada air terjun buatan berasal dari air sungai Eufrat yang
dialirkan ke puncak bukit lalu mengalir melalui saluran buatan. Taman Gantung
ini mungkin bisa dimiripkan Bangunan Air Terjun (Waterfall Building) Mekarsari,
Bogor. Bangunan Air Terjun Mekarsari merupakan Gedung Air Terjun tertinggi di
Indonesia. Dari atas gedung terdapat air terjun yang dibuat sedemikian rupa,
terjun bebas dari puncak bangunan. Curahan air terjun yang mengucur deras dari
ketinggian sekitar 25 meteran dari lantai 7. Dari tiap lantai bangunan juga
ditanami pohon-pohon hias seperti taman gantung.

3. Makam Mausolus di
Halicarnassus dengan Candi singasari


Mausoleum
Maussollos atau Mausoleum Halicarnassus, adalah makam yang dibangun di
Halicarnassus, Turki untuk makam Gubernur wilayah Parsi Curia Maussollos.
Sedangkan candi Singasari merupakan tempat 'pendharmaan' bagi raja Singasari
terakhir, Sang Kertanegara. Candi ini terletak di Malang Jawa Timur. Di dekat
candi terdapat sepasang arca raksasa besar yang disebut dwarapala. Candi
Singasari sangat indah. Candi ini kaya akan ornamen ukiran, arca, dan
relief.

4. Mercusuar Pharos di Alexandria dengan Mercusuar Pulau
Pelepas


Mercusuar
Pharos terletak di pulau Pharos berdekatan dengan kota Iskandariah kuna, Mesir
Kuno. Mercusuar Alexandria berfungsi sebagai pemandu bagi kapal yang akan menuju
pelabuhan Alexandria. Bangunan ini kini hancur karena gempa. Sangat sulit untuk
mencari bangunan yang mirip Mercusuar Pharos dengan mercusuar yang ada di
Indonesia jadi ini memang dipaksakan untuk mirip. Saya pilih saja Mercusuar
Pulau Pelepas karena sama-sama berfungsi sebagai Mercusuar. Kelihatan sangat
ngaco karena memang tidak mirip hanya mirip fungsinya yaitu sama-sama sebagai
mercusuar. Walaupun begitu mercusuar di Pulau Pelepas juga termasuk indah dan
punya sejarah tinggi karena Mercusuar ini di buat oleh kolonial Belanda tahun
1893 yang disebut Mercusuar H.M. Koningin Wilhelmina atau H.M. Koningin Emma.
Mecusuar ini terletak di Pulau Pelepas, provinsi Kepulauan Bangka
Belitung.

5. Piramid Agung Kufu di Giza dengan Candi
Borobudur


Piramid
Agung Kufu terletak di Giza, Mesir. Piramid Agung Kufu dibangun sebagai makam
untuk firaun dinasti keempat Mesir, Khufu. Sedangkan Candi Borobudur termasuk
salah satu candi Buddha terbesar di dunia. Bentuk Candi Borobudur kalau
diperhatikan hampir seperti piramid. Borobudur berbentuk seperti punden
berundak, piramid versi nenek moyang bangsa Indonesia. Pada zaman Megalithic
nenek moyang bangsa Indonesia membuat makam leluhurnya sekaligus tempat pemujaan
berupa bangunan piramida bersusun. Candi Borobudur terletak di Magelang, Jawa
Tengah.

6. Patung Zeus di Olympia dengan Patung Buddha Empat Muka,
Surabaya


Patung
Zeus berbentuk Patung yang terduduk dengan bangunan kuil yang menaunginya.
Patung Zeus berukuran raksasa dan berlapis emas. Patung Zeus terletak di
Olympia, Yunani. Di Indonesia juga terdapat patung besar yang sedang duduk dan
berlapis emas, yaitu patung Buddha empat muka yang terletak di Surabaya. Patung
ini merupakan patung Sang Buddha duduk di singgasananya. Patung ini dilapisi
emas dan dinaungi oleh Bangunan Stupa. Patung ini mendapatkan penghargaan MURI
sebagai Patung Dewa Empat Muka tertinggi dan terbesar di
Indonesia.

7.Kuil Artemis Di Efesus dengan Candi Barong
Kuil
Artemis adalah kuil Yunani yang didirikan untuk Dewi Artemis. Kuil ini terletak
di negara Turki. Dewi Artemis merupakan dewi hutan dan perbukitan. Di Indonesia
juga terdapat kuil atau candi yang dipersembahkan untuk Dewi, yaitu Candi
Barong. Candi Barong merupakan kompleks peribadatan untuk memuja Dewa Wisnu dan
istrinya, Dewi Laksmi atau yang terkenal dengan nama Dewi Sri yang merupakan
dewi kesuburan bagi pertanian. Candi Barong terletak di lereng pegunungan boko,
Yogyakarta.

Itulah tujuh bangunan di Indonesia yang dimiripkan dengan
tujuh keajaiban dunia kuno. Saat ini di antara tujuh keajaiban kuno hanya
piramid saja yang masih ada sedangkan sisanya sudah hancur. Jadi kalau ingin
melihat tujuh kejaiaban dunia kuno yang tidak kesampaian ada baiknya melihat
bagunan yang ada di Indonesia yang mungkin tidak kalah indahnya dengan bangunan
kuno tersebut. Ya dimirip-miripin aja deh.

Mega proyek Indonesia kelas dunia yang menakjubkan!!!

Surabaya Sport Center (SSC)


Surabaya
segera akan memiliki kompleks olahraga supermegah dengan fasilitas superlengkap.
Proyek bernama Surabaya Sport Center (SSC), yang memakan dana Rp 440,2 miliar,
dijadwalkan selesai paling lambat Desember 2009 ini. Berlokasi di kawasan
Benowo, Surabaya Barat, kompleks itu terdiri atas sebuah stadion utama
berkapasitas 50 ribu penonton, sebuah stadion indoor berkapasitas 10 ribu
penonton, dan sebuah masjid. Nanti kompleks tersebut juga direncanakan memiliki
stadion atletik dan sirkuit.
Perpustakaan Universitas Indonesia (UI)


Indonesia
akan memiliki perpustakaan termodern, terbesar dan terindah di dunia yang akan
berlokasi Universitas Indonesia (UI) Depok di areal seluas 2,5 hektar. Lokasi
bangunan berada di tepi danau Kenanga Universitas Indonesia dan berjarak sekitar
100 meter dari gedung rektorat. Gedung perpustakaan ini akan memiliki luas
bangunan 30.000 m2 serta terdiri atas delapan lantai. Gedung berlantai delapan
ini dirancang tahan gempa dan ramah lingkungan. Kebutuhan energi menggunakan
sumber terbarukan yakni energi matahari (solar energy) selain itu di dalam
gedung tidak diperbolehkan menggunakan plastik. Pembangunan gedung delapan
lantai ini ditargetkan selesai Desember 2009 dengan anggaran sekitar Rp 100
miliar. Januari tahun depan diharapkan perpustakaan ini sudah bisa dibuka untuk
civitas UI dan juga masyarakat umum. Pembangunan perpustakaan ini merupakan
salah satu upaya UI menuju World Class University dan masuk ranking 100 besar
perguruan tinggi terbaik di dunia.
Menara Jakarta

Jakarta
akan segera memiliki salah satu menara tertinggi di dunia yang dinamakan 'menara
Jakarta'. Proyek Menara Jakarta yang sebelumnya terhenti akibat badai krisis
moneter, akan kembali dilanjutkan kembali. Proyek Menara Jakarta akan kembali
dibangun pengerjaan konstruksi pada Januari 2010. Pembangunan Menara Jakarta
yang menelan anggaran Rp 5 triliun ini ditargetkan rampung 2012 mendatang.
Menara Jakarta setinggi 558 meter ini nantinya akan mengalahkan Oriental Pearl
Tower, Shanghai, setinggi 460 meter, KL Tower di Malaysia 421 meter, dan CN
Tower di Kanada setinggi 533 meter. Dan tak kalah penting, Menara Jakarta akan
dijadikan sebagai pusat jaringan telekomunikasi dan multimedia dengan data
center dan disaster recovery center. Menara Jakarta juga akan dijadikan sebagai
traffic control dan pusat jaringan fiber optik di Jakarta. Menara ini juga akan
memiliki restoran berputar, yang menarik lagi dari Menara Jakarta adalah bentuk
kaki tiang menara yang memiliki bentuk tiga kaki yang menopang hingga ke atas.
Bentuk semacam ini hanya satu-satunya di dunia untuk gedung-gedung pencakar
langit. Jika telah selesai dibangun, Menara Jakarta ini akan menjadi icon
kebanggaan bangsa Indonesia dan menjadi menara telekomunikasi dan broadcasting
tertinggi di dunia.
Jembatan Selat sunda

Jembatan
Selat Sunda adalah salah satu proyek besar pembuatan jembatan yang melintasi
Selat Sunda sebagai penghubung antara Pulau Jawa dengan Pulau
Sumatera
Jembatan Selat Sunda ini akan menjadi jembatan terpanjang pertama di
dunia yang dibangun dengan bentang tengah sampai 2.200 meter. Perkiraan biaya
investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan JSS sekitar Rp 100 triliun.
Pembangunan proyek JSS membutuhkan waktu minimal 10 tahun. Kalau tahun 2012
sudah mulai dibangun rencananya jembatan sudah dibuka tahun 2022. Pada jembatan
tersebut akan dibuat enam lajur kendaraan, masing-masing tiga lajur dalam satu
ruasnya. Jembatan selebar 60 meter ini juga dilengkapi dua jalur pejalan kaki
dan jalur darurat. Tak hanya itu, jembatan ini juga akan dilengkapi dua rel
kereta. Jembatan rencananya akan berada pada 70 meter di atas permukaan laut,
dan melewati tiga pulau-pulau kecil di selat itu, yaitu Pulau Prajurit, Ular,
dan Sangiang. Ini merupakan jembatan dengan panjang 29 kilometer yang akan
menjadi jembatan terpanjang di dunia.

Coastarina

Di
Pulau Batam akan dibangun pulau-pulau buatan yang menyerupai peta dunia terbesar
di dunia mengalahkan perumahan di Dubai. Perumahan di pantai ini dikembangkan
menjadi pusat hunian dengan suasana tepi laut. Sebagian areanya diperoleh dari
hasil reklamasi. Site plan-nya dirancang bak lagoon raksasa yang bagian
tengahnya ditata menyerupai peta dunia dengan miniatur berbagai benua: Asia,
Amerika, Eropa, Afrika, dan Antartika. Coastarina merupakan terobosan konsep
pemukiman, yang terinspirasi oleh Palm Islands di Dubai, UAE.
Di Coastarina,
akan dibangun total 1.000 rumah di kawasan total 150 hektar (25 hektar termasuk
taman dan fasilitas umum). Di sana, juga ada Okarina Taman Rekreasi dengan food
court, kafe dan restoran, Taman Air, dinding raksasa, dan permainan air.
Coastarina mega proyek ini akan selesai dalam 6 tahun dan total investasi
diperkirakan menjadi 60 - 80 juta USD atau sekitar Rp. 570 M / Rp 760 M. MURI
(Museum Rekor Indonesia) memberikan penghargaaan kepada Coastarina untuk papan
tulisan terbesar di Indonesia, perumahan yang terletak di bibir pantai Batam itu
akan mencatatkan dua rekor lagi untuk pembangunan bola dunia paling besar dan
peta dunia terbesar di dunia.
Center Point Of Indonesia

Makassar
akan memiliki kawasan super megah sebagai pusat bisnis, wisata dan pendidikan
yang dinamakan Center Point Of Indonesia. Center Point Of Indonesia dibangun di
kawasan dengan luas total 600 hektar itu akan terdapat bangunan bangunan
menjulang tinggi, pusat bisnis dan pemerintahan, kawasan hiburan, hotel hotel
kelas dunia yang dilengkapi dengan lapangan golf dengan view ke laut lepas dan
pemandangan menakjubkan ke pulau pulau di Teluk Makassar. Di kawasan ini juga
akan dibangun Istana kepresidenan yang selama ini hanya berada di Jawa dan Bali.
Istana ini nantinya berada di atas laut. Di kawasan CPI juga akan dibangun
Masjid Termegah di Asia, sekelas Taj Mahal di India. Ada juga The Makassar
Notradamus, yaitu taman 1000 patung Pahlawan Indonesia. Masih di lokasi yang
sama, Makassar juga akan membangun Public Space atau area publik terluas di
Dunia. Di lapangan nan luas ini, akan terdapat banyak kawasan hijau, tempat
bermain, taman bunga, tempat beristrahat, dan tentunya pantai buatan. Di sekitar
kawasan ini juga akan terdapat Waterfront dan Marinas.
Center Point Of
Indonesia akan dilengkapi dengan dua jalan layang selebar masing masing 40
meter, waterway, monorail dan busway. Monorail di CPI akan menghubungkan kawasan
megah ini ke Pusat Kota Makassar, hingga ke Bandara International Sultan
Hasanuddin. Jika proyek ini benar benar terwujud maka Makassar akan melampaui
Jakarta dalam hal mewujudkan angkutan Mass Rapit Transport idaman itu.
Center
Point of Indonesia juga akan dilengkapi dengan sebuah menara yang menyerupai
Oriental Pearl Tower di Shanghai. Menara setinggi 300 meter itu akan
difasilitasi dengan dek anjungan berputar. Menara itu akan dibangun tepat di
tengah tengah proyek CPI. Selain itu, Center Point of Indonesia akan memanjakan
pengunjung karena sudah terintegrasi dengan Trans Studio Indoor Theme Park,
karena akan dilewati oleh jalur Monorail. Nantinya beberapa pantai dan
pulau-pulau buatan di CPI juga akan dihubungkan dengan kereta gantung (Gondola)
terpanjang di Asia.
Terusan Sulawesi

Pada
Musyawarah Sulawesi IV Enam gubernur se-Sulawesi menggagas pembangunan 'Terusan
Khatulistiwa' yang memotong leher Pulau Sulawesi. Kelak Pulau Sulawesi bakal
terbagi dua, karena dipisahkan oleh laut di terusan yang akan diberi nama
Terusan Khatulistiwa. Jika rencana tersebut benar-benar direalisasikan, maka
terusan ini akan menjadi terusan ketiga di dunia, sebab saat ini baru ada dua
terusan, yakni Terusan Suez di Mesir dan Terusan Panama di Amerika Tengah.
Terusan Khatulistiwa ini bisa menjadi jalur laut internasional yang ramai dan
akan memperpendek jarak transportasi laut dari wilayah timur Pulau Sulawesi
menuju wilayah barat Indonesia, serta ke Filipina dan
Malaysia.


MARILAH KITA TIDAK PERNAH BERHENTI CINTA INDONESIA!1!

Perang-Perang Terunik Yang Pernah Terjadi Di Dunia

The Anglo-Zanzibar War: perang paling singkat dalam sejarah, hanya 40
menit

Perang unik antara Inggris vs Zanzibar pada 27 Agustus 1896, hanya
berlangsung selama 40 menit. Ini merupakan perang terpendek dalam catatan
sejarah. Pemicu perang adalah kematian pro Inggris, Sultan Hamad bin Thuwaini
melawan penggantinya, Sultan Khalid bin Barghash.



Sesuai perjanjian yang ditandatangani tahun 1886, pengganti Sultan harus
persetujuan konsul Inggris, namun Khalid melanggar perjanjian tersebut, tanpa
persetujuan Inggris Khalid naik tahta.


Inggris berang, dan memberi ultimatum untuk turun tahta, namun Khalid tak
mengindahkan. Sebaliknya, merespon ultimatum Inggris, Khalid mengerahkan
angkatan bersenjatanya dan membaricade istananya dari serangan Inggris.


Sikap menantang Khalid dijawab Inggris dengan serangan di pagi hari tgl 27
Agustus. Inggris membombardir Istana Khalid dan mencerai beraikan pasukan yg
menjaga istana.


Setidaknya ada 500 korban dari pihak Khalid, sementara hanya satu prajurit
angkatan laut Inggris yang cidera. Perang singkat itu hanya berlangsung 40
menit. Sultan Khalid pun bertekuk lutut!



The Pig War: dipicu oleh bidikan dari babi

'Perang Babi'..Ini bukan perang melawan Flu Babi atau Swine Flu, tapi Perang
yang terjadi gara-gara tertembaknya seekor babi. Hahh!! Jangan kaget, tapi
itulah keunikan perang ini sehingga disebut Pig War.



Terjadi tahun 1859 antara Amerika vs Inggris. Sebenarnya inti dari perang ini
adalah perselisihan perebutan Pulau San Juan, yang ada di antara Pulau Vancouver
dan daratan Amerika Utara.


Perang Babi, begitu dipanggil karena dipicu oleh tertembaknya seekor babi.
Banyak sebutan untuk masa itu; antara lain; Episode Babi, Perang Babi dan
Kentang, Perselisihan Batas San Juan atau Perselisihan Batas Barat laut.


Babi adalah satu-satunya 'korban' perang, membuat konflik ini tidak berdarah
alias tidak ada korban jiwa manusia.



Moldovan-Transdniestrian War: dimana kedua belah pihak 'petugas akan minum
bersama-sama pada malam dan berperang pada siang hari

Moldovan-Transdniestrian War: Setelah minum-minum pada malam-malam
sebelumnya, para perwira yang kemudian berbeda negara setelah Uni Soviet runtuh,
kemudian menjadi saling bermusuhan dan berperang berhari-hari. Sebagaimana
diketahui, setelah runtuhnya Uni Soviet, 2/3 Moldova ingin masuk Rumania,
tetangganya di sebelah barat. Sementara bagian Timur, sungai Dniestr, ingin
dekat Ukraina dan Rusia.


Perang
pun meledak, dan timur retak dan membentuk Transdniestria, yang sampai sekarang
tidak dikenal dunia. Lalu, Moldova dan Transdniestria terlibat perang. Perang
ini disebut perang paling aneh di dunia. Militer lokal menyebutnya sebagai
Perang Mabuk.

Bayangkan saja, bagaimana tidak disebut Perang Mabuk, para
perwira dua negara itu pagi sampai sore mereka berperang mati-matian, saling
menembak-membunuh satu dan lainnya, namun malamnya mereka bertemu,
bersenang-senang mabok bersama. Lho..kok bisa ya..

Maklum saja, mereka
sebelumnya sudah saling mengenal, hanya karena akhirnya negara berbeda karena
kejatuhan Uni Soviet, membuat mereka bermusuhan. Demi negara yg mereka bela,
mereka bermusuhan, tapi pertemanan tetap berjalan pada malam hari. Aneh!!!


Emu War: bagaimana Australia kehilangan perang terhadap unggas

Emu War, juga dikenal sebagai Great Emu War.Perang ini tak kalah anehnya, di
mana operasi militer dilancarkan untuk melawan kawanan burung. Perang aneh ini
terjadi tahun 1932 di Australia Barat. Pasukan Militer Australia (masih di bawah
Inggris) dipimpin Mayor Meredith.



Tercatat, para tentara menggunakan senapan mesin lewis dan menghabiskan
10.000 selongsongan peluru. Namun perang ini sia-sia karena burung-burung yang
ditembaki ini berhasil melarikan diri. Dengan kecepatan sekitar 50 km/jam (30
mph), burung-burung ini sebagian besar berhasil menghindari serangan peluru
senapan mesin.

Namun begitu diperkirakan, ada sekitar 20.000 burung
terbunuh. Mayor Meredith, sang komandan, tercengang dengan hasil yang tak
diharapkan itu. Menteri Pertahanan Australia lalu memerintahkan pasukan mundur
dan menghentikan serangan. Emu War pun berakhir dengan kekalahan pihak
Australia.



Football the War: mulai dengan sebuah permainan sepak bola

Perang antara El Savador melawan Honduras tahun 1969 ini disebut Perang Sepak
Bola karena berlangsungnya bertepatan dengan berlangsungnya babak kedua
kualifikasi Piala Dunia 14 Juli 1969, zona Amerika Utara.



Perang ini berlangsung 100 jam atau perang lima hari. Pemicu konflik ini
adalah masalah imigrasi dari El Salvador ke Honduras.Puncaknya, El Savador
menyerang Honduras.


Lalu, AS menegosiasikan untuk keduanya gencatan senjata yang baru terwujud
pada 20 Juli. El Salvador akhirnya ikut Piala Dunia tahun 1970, namun mereka
gagal.



Sumber : www.kaskus.us

Blog Archive