




Dampak gempa ternyata jauh di dasar laut, sehingga seperti dayung raksasa bawah air yang menciptakan tsunami sangat besar.
Kehancuran tsunami ditemui di sepanjang garis pantai Samudera Hindia dengan gelombang tsunami hingga setinggi 30 meter. Lebih dari 230 ribu orang tewas dan jutaan orang kehilangan tempat tinggal.
Tiga bulan selanjutnya yakni pada 2005, gempa berkekuatan 8,7 SR terjadi di wilayah selatan tapi menyebabkan tsunami lebih kecil meskipun juga menewaskan 1.300 orang.
Ilmuwan sebelumnya berdebat mengapa gempa itu memproduksi tsunami dengan level berbeda, meskipun segmen penyebab gempa berada di wilayah berdekatan, patahan di kerak bumi.
'Kedua gempa bumi berada di sistem sesar yang sama, di mulai dari 30 hingga 40 km di bawah dasar laut,” ujar ahli geologi dan peneliti studi ini, Simon Dean dari University of Southampton di Inggris.
'Kesimpulan kami dapat membantu memahami mengapa perbedaan bagian dari patahan dapat membedakan gempa di mana berdampak pada terciptanya tsunami. Ini sangat penting bagi peringatan dini sebelum gempa dan mitigasi.”
Ilmuwan menggunakan instrumen seismik untuk menyelidiki lapisan sedimen di bawah dasar laut dengan gelombang suara.
Hasilnya mengungkapkan bahwa kejadian pada 2004 disebabkan perbedaan kepadatan zona sesar lapisan rendah yang menyebabkan pergerakan bebatuan di sekitarnya. Ini juga yang menyebabkan terjadinya pergerakan yang lebih dekat ke dasar laut pada gempa pertama.
Tidak hanya itu, dalam segmen lapisan yang bergerak pada 2005, tidak ada bukti adanya zona sesar dengan kepadatan rendah sehingga ini yang menjadikan tsunami yang muncul lebih kecil.
Ilmuwan menemukan sejumlah fitur tidak biasa di zona gempa tahun 2004 seperti topografi dasar laut, cacat sedimen, serta lokasi gempa bumi susulan setelah gempa utama. Sementara Sumatera cukup sering mengalami gempa karena terletak di dekat perbatasan dua lempeng tektonik bumi.
Gempa bumi terjadi pada apa yang dikenal sebagai zona subduksi, seperti di kawasan barat Indonesia di mana satu lempeng tektonik dipaksa masuk ke lempang lain. Alih-alih melintasi satu dengan yang lain secara lancar, gerakan itu malah menciptakan energi sehingga dua lempeng akan slip atau pecah dan melepaskan energi yang disimpan sebagai gempa bumi.
Dengan membandingkan zona subduksi di wilayah barat Indonesia dengan zona subduksi lain di seluruh dunia, tim peneliti percaya bahwa wilayah gempa bumi di Sumatera pada tahun 2004 sangat tidak biasa sehingga menimbulkan tsunami yang lebih tinggi di kawasan ini.
'Dengan memahami parameter yang membuat kawasan tertentu lebih berbahaya dalam hal gempa bumi dan tsunami maka kita dapat mengetahui potensi bahaya di kawasan lain,” ujar penulis bersama studi ini, Sean Gulick dari University of Texas, Austin.
SensoWash Toilet adalah sebuah toilet yang benar-benar memanjakan para pengguna toilet yang ingin menikmati saat BAB.
Beberapa fitur yang ada di SensoWash:
– Dapat buka tutup penutup toilet tanpa harus disentuh
– Punya 3 jenis penyemprotan:
– Ladies Wash: menyemprot dengan halus
– Breech Flush: bisa memberikan rasa segar dan bersih
– Comfortable Washing: memberikan penyemprotan yang nyaman
– Anda bahkan bisa memilih jenis penyemprotan dan kemudian bisa menyimpannya ke dalam memori yang ada di remote
– Ada juga fitur yang dapat mengeringkan dudukan toilet sebelum dan setelah toilet digunakan sehingga tidak terlihat jorok karena basah
– Bahan untuk pipa airnya sendiri menggunakan stainless steel dengan fitur anti bakteri dan bisa membersihkan secara otomatis pipa (nozzle) yang ada.
– Oh iya, ada remotenya loh kaya TV. Dan bisa digunakan untuk buka tutup toilet, mengatur suhu dudukan toilet (menghangatkan) sampai menyalakan lampu LED ditoilet supaya kalau malam tetap kelihatan dimana lubang toiletnya.
SensoWash Starck saat ini sudah dipamerkan di Shanghai sana.
“Penetapan itu sesuai dengan hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PW Muhammadiyah,” kata Sekretaris PW Muhammadiyah Jawa Timur, di Surabaya, Sabtu (10/7) malam.
Dijelaskannya, awal Ramadhan tahun ini dimulai pada Rabu legi, 11 Agustus 2010. Ini, karena ijtima’ akhir Sya’ban terjadi pada Selasa, 10 Agustus, bertepatan dengan 29 Sya’ban 1431 Hijriyah pukul 10.09 WIB.
“Pada saat matahari terbenam hari itu, hilal sudah wujud 2 derajat lebih. Jadi, tanggal 10 Agustus malam sudah mulai tarawih,” tukas Nadjib.
Pria yang juga anggota KPU Jawa Timur tersebut juga menegaskan bahwa penghitungan di PW Muhammadiyah Jawa Timur, sama dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. “Hasil penghitungan memang di level provinsi, tapi sama dengan penghitungan dengan PP. Jadi tidak ada perbedaan antara PW dan PP,” papar dia.
Disinggung apakah akan ada perbedaaan dengan Nahdlatul Ulama serta pemerintah pusat, Nadjib belum bisa memastikannya. Hanya saja, kata dia, sangat besar kemungkinan awal Ramadhan akan sama dan tidak ada perbedaan.
“Sepertinya akan sama, sebab hilal sudah wujud lebih dari 2 derajat. Jadi, Insya Allah sama,” tuturnya.
Nadjib juga mengaku, hasil penghitungan ini juga akan dikomunikasikan dan dilaporkan ke pemerintah. “Pasti kami laporkan ke pemerinah tentang penghitungan hisab Majelis Tarjih Muhammadiyah ini,” tegas pria berambut ikal tersebut.
Sementara, lanjut dia, Muhammadiyah Jawa Timur juga mengimbau kepada umat Islam di Indonesia, pada umumnya, untuk menghadapi bulan suci Ramadhan dengan suka cita. Selain itu, menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan dan memperkokoh tali silaturahmi dengan siapa saja, termasuk keluarga, teman dan semua masyarakat.
Muhammadiyah Jawa Timur, juga mengimbau kepada masyarakat Islam untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum untuk introspeksi atas segala kesalahan dengan jalan memohon ampunan dan rahmat Allah SWT. “Mari kita jauhi kemungkaran dan berlomba-lomba demi kebaikan. Apalagi, di bulan Ramadhan, pahala segala kebaikan kita dilipatgandakan pahalanya,” ucap Nadjib Hamid. [inilah]
“Salah sedikit tak apa-apa, namanya juga manusia.” ujar Deddy saat menggelar acara itu di kawasan SCBD Sudirman, Jakarta Selatan, 11 Juni 2010. Kotak berisi kertas itu sudah disegel di hadapan petugas kepolisian. Bertempat di Electronic City, kotak perak seukuran dua jengkal tangan itu terkurung dalam kubus kaca.
Mungkin, Deddy ingin membekukan waktu, saat dia menulis ramalan itu. Hasilnya, bisa jadi negara yang ditebaknya benar jadi juara. Atau juga salah. Setidaknya, di Indonesia, hanya Deddy yang berani “meramal” hasil Piala Dunia.
Sayangnya, dia tak menyatakan hasilnya lebih dulu secara terbuka. Kita harus menunggu saat final Piala Dunia 2010 berakhir.Mungkin karena bola bundar, dan bisa bergulir ke mana saja, maka sulit menebaknya. Derajat ketidakpastian sangat tinggi, terutama di ajang besar berseleksi ketat seperti Piala Dunia. Maka, para pecandu bola, terutama petaruh, pun mencari beragam “petunjuk”.
Penebak bertangan delapan
Ada satu “dukun” disegani para pecandu bola di dunia. Kini dia pujaan para petaruh di ajang Piala Dunia 2010. Dialah si gurita bernama Paul.
Pada Jumat 9 Juli 2010, Paul kembali beraksi. Dia memilih Spanyol sebagai juara dunia. Tentu, para pendukung Belanda jadi blingsatan. Soalnya, sudah enam kali tebakan Paul benar.
Misalnya, dia terbukti benar saat meramal Argentina dikalahkan Jerman. Di perempat final, Argentina keok 0-4 melawan Jerman. Tapi, Paul tak sungkan meramal Jerman kalah. Dan, lagi-lagi terbukti. Jerman ditaklukkan Spanyol 0-1 di semifinal.Berkat tebakannya yang akurat, kini Paul si gurita berusia dua tahun itu, telah menjadi selebriti baru dunia. Dia menjadi trending topic nomor satu di dunia versi Twitter. Trending topic adalah 10 topik paling populer dibicarakan pengguna Twitter. Mulai dari lingkup global, negara, hingga kota. Paul, Si Gurita Peramal dikenal sebutan “Pulpo Paul” di Twitter, adalah nomor satu.
Saking tenarnya, stasiun televisi Jerman, NTV, kerap menayangkan langsung saat Paul beraksi. Penonton bisa melihat, bagaimana Paul membelit kotak pilihannya, lalu masuk ke dalamnya.Harian De Western, mencatat sejumlah komentar sirik di Facebook, dan Twitter yang menghujat Paul dari fans Jerman. Bahkan ada yang menyarankan Paul digoreng, dipanggang menjadi sajian seafood. Lainnya, menyarankan dia dilemparkan ke kolam ikan hiu.
Tentu, hal ini memancing keprihatinan Perdana Menteri Spanyol, Jose Luiz Rodriguez Zapatero. Meski agak sedikit bercanda, Zapatero ingin mengirimkan pasukan khusus mengawal akuarium Paul.Sementara itu, seorang koki berkebangsaan Spanyol di Amerika, Jose Andres mendadak menjadi pembela gurita. Di restorannya di Washington, dia berjanji seperti ini: “Saya akan menghapuskan semua menu gurita dan sebangsanya di restoran saya.”
Mani, rival dari Singapura
Setelah gurita Paul membuat heboh dunia dengan tebakan jitunya, kini muncul seekor burung yang juga “sakti”. Jika Paul tinggal di satu akuarium di Jerman, seekor burung parkit jago meramal itu tinggal di Singapura. Dia itu bernama ‘Mani.’
Menurut Channel News Asia, Mani adalah ‘peramal jalanan.’ Ia menjadi asisten dari Mr Muniyappan yang praktik di Serangoon Road.Untuk partai final Belanda melawan Spanyol, Mani sudah punya pilihan. Ia memilih Tim Oranje Belanda untuk menang dan kemudian menjadi juara dunia. Sebelumnya, ramalan Mani juga jitu. Di partai semifinal, Mani memilih Spanyol mengalahkan Jerman.
Selama Piala Dunia, Mani disebut-sebut punya rekor 80 persen akurat. Selain partai Spanyol lawan Jerman, tak disebutkan pertandingan mana saja yang telah ia prediksikan hasilnya.Saat ini, Mani menjadi bahan pembicaraan di Singapura. Muniyappan pun panen klien. Jika sebelumnya ia hanya kedatangan 10 pengunjung dalam satu hari, kini jumlah yang sama bisa ia dapatkan hanya dalam waktu satu jam.
“Petunjuk” bagi petaruh
Barangkali, entah si Mani atau si Paul, yang senang dengan “petunjuk” para hewan itu adalah para penjudi, atau petaruh bola. Ada yang bersorak girang karena menang. Atau merengut karena kalah.
Tentu, pasar Asia juga bakal ramai dengan taruhan seperti ini. Selama sebulan pertandingan di Afrika Selatan, ratusan miliar atau bahkan triliunan uang taruhan diduga akan berputar di Asia. Sebagian kegiatan judi berlangsung gelap, alias ilegal.
Tapi meski terlarang, aliran duit di situ sangat menggiurkan. Itu sebabnya, Malaysia bahkan meninjau proposal perusahaan kasino Berjaya Group, yang hendak melegalkan taruhan Piala Dunia.Pasar taruhan di Malaysia diperkirakan mencapai 20 miliar ringgit per tahun (US$ 6,2 miliar atau sekitar Rp 57 triliun).Tapi, meski legal, perjudian di Malaysia tak lepas dari intaian polisi. Polisi Malaysia telah menyiapkan satgas khusus memantau judi online.
Di Korea Selatan, aksi itu lebih terbuka. Perusahan Sports Toto, misalnya, telah memiliki lisensi untuk bisnis taruhan pada semua kegiatan olahraga, termasuk Piala Dunia. Perusahaan ini telah menyetor 25 persen penjualannya kepada pemerintah. Tapi, toh dunia judi gelap tetap berlangsung di sana.Sementara China adalah surga judi terbesar di Asia. Di sana, judi bawah tanah berkembang marak. Menurut mingguan Titan Sports, warga China menghabiskan lebih dari 500 miliar yuan (US$73 miliar atau Rp671 triliun) pada judi online selama Piala Dunia 2006 silam. Nilai ini sekitar dua persen dari produk domestik bruto (PDB) Cina.
“Kebetulan” benar
Pesta Piala Dunia 2010 barangkali mengajarkan hal penting, bahwa sepak bola menghasilkan banyak kejutan. Kita kaget melihat Paul si gurita menebak jitu enam pertandingan. Para petaruh mungkin akan menimbang pilihan si Paul.
Meski untuk 2010 ini semua ramalannya sempurna, Paul toh pernah keliru. Dia salah menebak sekitar 30 persen pertandingan Jerman pada Piala Eropa 2008.
Ada ulasan menarik di situs berita DNA India, Kamis 8 Juli 2010 lalu. Seorang blogger, Vivek Kaul memberi penjelasan matematis. Ramalan si gurita Paul, kata Vivek, sebetulnya mirip kita melempar koin. Peluang muncul tiap sisi muka koin adalah 0.5, alias setengah.Jika koin dilempar dua kali berurutan, katakanlah koin Rp200, peluang muncul burung Garuda dan Jalak Bali adalah seperempat alias 0,25. Dalam kata lain, peluang gambar Garuda adalah 0,25 (0,5×0,5), alias 25 persen saat koin dilempar 2 kali berturut-turut. Kian banyak lemparan, maka peluang akan kian kecil bagi muka koin yang sama.
Jika Paul telah menebak tepat enam pertandingan di Piala Dunia, maka menurut Vivek, angka probabilitas ketepatan Paul sudah mencapai 1,5 persen. Artinya, peluang akurasinya kian kecil. Vivek memberi contoh menarik, dari buku John Allen Paulos, A Mathematician Plays Stock Market.Dikisahkan, satu penerbitan menerbitkan buletin mingguan yang meramal nilai naik-turunnya saham bagi 64 ribu pembaca yang dipilih acak. Pada setengah dari 64 ribu itu, diberi terbitan berisi ramalan bahwa saham pekan depan bakal naik. Setengahnya lagi, nilai saham akan turun. Toh, hasilnya pasti sekitar 32 ribu orang, atau separuh dari semua pembaca buletin itu mendapat ramalan jitu.
Pekan berikutnya proses diulang: mereka menerbitkan 32 ribu buletin, dengan dua isi berbeda. Satu menaksir saham akan naik. Satunya turun. Pekan berikutnya, setengah dari 32 ribu orang itu berterimakasih karena ramalan tepat. Proses berulang terus sampai pekan keenam, ada 1000 orang secara berturut-turut kerap mendapat ramalan benar dari terbitan itu.Hasilnya: kredibilitas terbitan itu pun naik. Fenomena si gurita Paul, kata Vivek, tak jauh beda. Artinya, yang hendak dikatakan Vivek, bahwa kejituan ramalan si gurita Paul terjadi secara acak, alias “kebetulan” benar.
Selebihnya, si Paul tetaplah hanya seekor gurita.Demikian hasil penelitian Oxygen Media terhadap 1.600 pengguna jaringan sosial maya di Amerika Serikat seperti dilansir, dari news.com.au, Minggu (11/7/2010).
Dari penelitian itu diketahui 1 dari 3 perempuan muda berusa 18-34 tahun mengecek Facebook-nya setelah bangun tidur di pagi hari sebelum pergi ke toilet. Penelitian ini juga mengungkapkan para perempuan muda itu juga makin keranjingan dan tergantung pada teknologi dan situs jaringan sosial.
Kemudian, 1 dari 5 perempuan bahkan mengaku mereka rela bangun tengah malam untuk merespon postingan di wall mereka, baik di Facebook atau di Twitter. 37 Persen bahkan tertidur dengan telepon selular di tangan mereka.
Penelitian itu juga menunjukkan bahwa 63 persen responden menggunakan Facebook untuk memperluas jaringan. Dari jumlah itu, hampir separuhnya tak keberatan untuk memposting foto-foto nyleneh mereka bahkan dalam keadaan mabuk.
79 Persen responden menyatakan tak ada masalah memasang foto mereka saat berciuman. 50 Persennya tidak masalah bila teman-teman Facebook mereka adalah orang asing. [detik]
Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo atau lebih dikenal sebagai Deddy Corbuzier (lahir di Jakarta, 28 Desember 1976; umur 33 tahun) adalah seorang pesulap yang populer di Indonesia. Ia adalah seorang pesulap profesional keturunan Tionghoa. Dia dikenal akan wajahnya yang dirias dengan unik.
Ketenarannya bukan hanya dilambungkan oleh profesinya sebagai pesulap, tapi juga berkat penampilannya dalam kancah dunia hiburan di Indonesia. Selain sering tampil dalam berbagai acara sulap dan talk show tentang sulap di berbagai stasiun televisi, ia juga pernah membintangi sejumlah iklan di televisi dan media cetak. Dedi pun sempat bermain dalam sejumlah sinetron sebagai bintang tamu. Ketenarannya terutama ditopang oleh kemahirannya dalam mempesona para penonton yang menyaksikan aksinya. Selain trik-trik sulap umum, Dedi juga kerap menyajikan pertunjukan sulap yang mengandung risiko tinggi.
Meskipun dikenal sebagai pesulap, ia sendiri lebih suka disebut 'mentalist'.
Deddy mengakhiri masa lajangnya dengan Kalina Oktarani atau lebih akrab disapa Kalina pada 25 Februari 2005, dan telah dikarunia seorang anak, Azkanio Nikola Corbuzier.
Good show, good trick, good magic from Master Deddy @corbuzier, give him standing Applause
Forlan juga telah mengemas lima gol sepanjang turnamen atau menjadi top skor bersama David Villa, Wesley Sneijder, dan Thomas Muller. Gol-gol yang dihasilkannya terbilang spaktakuler.
Lantaran pertimbangan ini, dan perolehan suara terbanyak, penyerang Atletico Madrid itu pun dinobatkan sebagai pemain terbaik dan berhak meraih penghargaan Bola Emas.
Forlan pun menjadi pemain Uruguay kedua yang meraih penghargaan ini. Sebelumnya, legenda sepakbola Uruguay Jose Nasazzi juga sempat dinobatkan sebagai yang terbaik di turnamen Piala Dunia 1930, meski untuk catatan ini masih harus diverifikasi mengingat FIFA baru mencatat secara resmi penghargaan ini mulai Piala Dunia 1982.
Adapun peraih penghargaan Bola Emas di edisi sebelumnya adalah Zinedine Zidane (2006), Oliver Kahn (2002), Ronaldo (1998), Romario (1994), Salvatore Schillaci (1990), Diego Maradona (1986), dan Paolo Rossi (1982). [rep]
“Ada orang yang ngambir gambar aku pakai kamera HP pribadinya, pertama aku maafin, kedua kalinya aku ambil kameranya, langsung aku dorong, ako tonjok,” kisah Indah saat ditemui usai mengikuti Pond’s Under Water Beauty Showcase di Epicentrum Walk Rasuna, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (10/7/2010) malam.
Pria tersebut kemudian langsung dikeluarkan dari lokasi syuting. Tidak ada ampun untuk pria usil tersebut.
Kejadian di atas rupanya bukan kali pertama untuk Indah. Dara yang dikenal sebagai model sebelum menjadi bintang film itu, pernah juga diintip ketika ganti baju di sela-sela fashion show.
“Sempat beberapa kali kedapatan ada aja orang yang ngumpet di bawah panggung gitu. Aku sempat lari, teriak, ngejar itu orang,” tuturnya.
Segala kejadian yang pernah dialaminya itu benar-benar jadi pengalaman berharga untuk Indah. Bintang film ‘Pocong Keliling’ itu selalu waspada di manapun dia berada.
“Kalau fashion show, kalau mau ganti baju aku selalu ngecek-ngecek gitu,” imbuhnya.
Tak hanya itu, jika saat ganti baju ada orang yang membawa kamera atau HP berkamera, Indah pasti akan menyuruh keluar orang tersebut. Ia tidak mau jadi korban keisengan orang-orang yang tidak bertanggungjawab.
“Aku percaya sama karma, jadi biarin orang jahat nanti pasti suatu saat Tuhan akan bales,” tandas aktris 29 tahun itu. [detik]
Pertemuan pertama antara Cut Tari Aminah Anasya dengan Johannes Yusuf Subrata terjadi di Sydney, Australia, pada tahun 2001. Pada masa itu, artis sinetron dan mantan presenter Insert di Trans TV itu acapkali kait-kaitkan dengan sejumlah lelaki ?seperti ; Primus Yustisio dan Ari Wibowo. Bahkan, setelah menjadi model ?video klip Kahitna, Tari ?sempat dikabarkan menjalin tali asmara dengan Yovie Widyanto.
Selama masa pacaran tidak ada sepatah kata cinta pun yang terlontar dari bibir Tari dan Yusuf. ?Jalinan asmara mereka berjalan apa adanya. Mereka hanya sering ?jalan bareng dan mencurahkan perasaan satu sama lain. Tari dan Yusuf sempat ?pacaran jarak jauh ketika sang lelaki harus melanjutkan studi di negeri seberang.?
Pertemuan dengan Yusuf pula yang ?menurut Tari sebagai jawaban atas doanya yang selalu ia panjat.? “Sebelum aku ketemu sama dia, aku berdoa pada Allah agar aku punya ?pacar yang belum pernah aku temui selama ini dalam hidup aku. Nggak ?berapa lama aku kenal sama dia. Kok, cepet banget. Apa ini ?jawaban aku, setelah pertemuan, kita telepon-teleponan. Entah, kenapa tiba-?tiba kepikiran dia orangnya,” beber perempuan kelahiran Jakarta, 1 November 1977 itu.
Seiring waktu orientasi pacaran mereka mulai berkembang, tidak selalu ke ?diri masing-masing, melainkan sudah mengarah kepada keluarga mereka. Itu ?bisa dibilang tahap pengenalan sebelum mereka memutuskan untuk membina rumah tangga.? “Kita pacarannya juga bukan hanya kami berdua, tetapi juga dengan masing-?masing keluarga. Saling mendekatkan diri masing-masing ke keluarga,” ujar ?Yusuf ketika itu.
Selama pacaran Tari dan Yusuf sempat beberapa kali putus sambung. Namun, mereka akhirnya memutuskan untuk menikah setelah ?bertengkar hebat.? “Di saat menikah diawali dengan sedikit kecekcokan. Jadi, kita pisah. Tapi akhirnya balik lagi. Ya, sudah deh kita menikah aja,” ujar perempuan yang saat masih di bangku SD sempat menjadi juara Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat RW itu. Bersambung…
Meski digelar razia rutin, jumlah pasangan remaja yang terjaring pada Juni-Juli ini naik 50 persen dibanding razia pada April-Mei lalu. Hal itu diungkapkan Pimpinan Regu Bidang Trantib Satpol PP Kabupaten Kudus, Wiji Edy, di Kudus, Sabtu (10/7).
Peningkatan tersebut, kata Wiji, disebabkan karena pada pertengahan Juni sampai awal Juli 2010 merupakan musim liburan, yang sering dimanfaatkan pelajar untuk berpacaran di sejumlah tempat yang tergolong sepi. Sejumlah tempat yang sering digunakan untuk berbuat mesum, yakni kompleks GOR Wergu Wetan Kudus, kompleks perkantoran Mejobo, kompleks DPRD, sepanjang Jalan Desa Rahtawu, Museum Kretek, dan beberapa tempat sepi lainnya.
Pelajar yang terjaring petugas, katanya, mendapatkan pembinaan di Kantor Satpol PP Kudus. “Pembinaan disesuaikan dengan dari perbuatan yang dilakukan oleh masing-masing pasangan tersebut. Apabila diketahui melakukan hubungan badan, pihak sekolah, orang tua, dan perangkat desa setempat akan dipanggil untuk diselesaikan saat itu juga,” ujarnya.
Pemanggilan sejumlah pihak terkait pun dilakukan untuk memberikan efek jera agar tidak mengulangi perbuatannya. Razia yang dilakukan petugas, tidak hanya dilakukan pada siang hari, bahkan malam hari juga dilakukan. Pada siang hari, petugas Satpol PP sering menjumpai pelajar berbuat mesum di sepanjang Jalan Desa Rahtawu, dan Belakang GOR. “Sedangkan di tempat lain, kebanyakan dijumpai pada waktu malam hari,” katanya.
Menurutnya, perilaku pelajar di Kudus mulai kebablasan karena petugas pernah menjumpai sepasang pelajar yang sudah telanjang bulat di kawasan Kecamatan Bae. “Selama ini, sejumlah lokasi yang dijadikan tempat mesum merupakan informasi dari masyarakat. Termasuk, sepasang pelajar yang tertangkap petugas telanjang bulat,” ungkapnya.
Ia berharap, orang tua ikut memantau pergaulan anaknya agar tidak bertindak di luar norma yang berlaku di masyarakat. Selain itu, pihak sekolah juga harus memberikn sanksi tegas kepada semua pelajar yang tertangkap petugas berbuat mesum di tempat sepi. “Pihak sekolah juga harus membatasi siswanya agar tidak mudah keluar masuk sekolah pada saat jam pelajaran berlangsung,” tutupnya. [inilah]
Sebelum kejadian, Tama dikuntit oleh mobil Avanza dan sepeda motor. “Tama yang tengah naik motor besama temannya, Khadafi, dipepet dari belakang oleh mobil Avanza silver hingga terjatuh. Dua orang pengendara motor yang berperawakan tegap itu kemudian turun, mencopot helm Tama dan memukuli di bagian kepala yang bersangkutan luka parah,” kata Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW, Fahmi Badoh, kepada Kompas.
Illian Deta Arta Sari, aktivis ICW lainnya mengatakan, Tama telah mendapat 29 jahitan di tiga luka di kepalanya. Mengutip keterangan dokter yang tengah menangani korban, Illian mengatakan, dari luka sayatan yang lurus diduga Tama dibacok dengan benda tajam.
Menurut Illian, Tama, anggota ICW di Divisi Investigasi, saat ini tengah melakukan penelitian sejumlah kasus, di antaranya tentang rekening gendut Perwira Polri. Terakhir, Tama dan beberapa aktivisi ICW lainnya, melaporkan dugaan korupsi dalam perkara rekening Polri itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi.
Koordinator Divisi Hukum dan Pemantauan Peradilan, Febri Diansyah mengatakan, dua hari lalu, Tama sebenarnya sudah mendapat ancaman dan teror berupa telepon dari orang-orang yang mencurigakan. Tama juga sempat dikuntit motor dan mobil, yang diduga orang yang sama. [kompas]
Sebagaimana dilansir tabloid Amerika, In Touch Weekly, Senin (12/7/2010), pelantun Te Amo itu memasang implan payudara untuk mengimbangi tampilan warna rambut terbarunya yang merah menyala.
“Payudara Rihanna terlihat lebih besar dan penuh. Dia seperti baru melakukan operasi payudara karena terlihat ada bekas operasinya,” ujar seorang dokter ahli bedah yang tak disebutkan namanya.
Dokter ahli bedah yang tak pernah melakukan tindakan operasi terhadap Rihanna itu sangat yakin, Rihanna memasang implan payudara sehingga membuat buah dadanya bertambah satu ukuran.
Penyanyi berusia 22 tahun itu sekarang tengah menjalani serangkaian tur bertajuk ‘Last Girl On Earth’. Baru-baru ini dia mengungkapkan, tidak sabar untuk segera pulang.
“Saya senang ketika saya mendapatkan hari-hari di mana saya tidak punya waktu untuk beranjak dari tempat tidur. Pada hari-hari di mana aku tidak melakukan apa-apa aku hanya berbaring di tempat tidur dan menonton TV sepanjang hari. Ini adalah surga!” kata Rihanna. [okezone]
“Ariel sudah diganti jadi ada tambahan Ariel Tabahsabarudin,” ujar Roy seraya tertawa saat ditemui di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (12/7/2010).
Nama tambahan tersebut didapat Ariel, karena setiap orang yang menjenguknya, selalu memintanya tabah dan sabar. “Jadi namanya berubah,” seloroh Roy lagi.
Ditambahkan aktor yang juga pernah mendekam dipenjara karena kasus shabu-shabu itu, ia sebenarnya sudah sejak empat hari lalu ingin menjenguk Ariel. Namun karena Gading sibuk, baru Senin (12/7/2010) ini mereka bisa meluangkan waktu.
“Dia sehat. Dia malah kaget pas kita datang,” jelasnya lagi. [detikcom]
“Ya, status dia kan sudah tersangka. Kemungkinan besar nanti dia akan menjadi tahanan kota atau tahanan rumah,” kata Kabid Penum Mabes Polri, Marwoto Soeto saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin 12 Juli 2010.
Marwoto belum mau bicara lebih detail soal rencana tersebut. Marwoto mengatakan sampai saat ini polisi masih terus melakukan penyelidikan secara intensif kepada para tersangka kasus video porno tersebut.
Saat disinggung soal Cut Tari yang tak ditahan seperti Ariel, Marwoto mengatakan karena selama ini kepolisian menganggap keduanya sangat kooperatif.
“Dia kalau dipanggil pemeriksaan datang. Dia itu cukup kooperatif,” ucapnya.
Sementara itu, meski sudah berstatus sebagai tersangka, Luna Maya, masih melakukan kegiatannya dan juga berkumpul bersama teman-temannya. Wanita berdarah Austria itu terlihat hadir dalam acara pernikahan Abi Yapto. Luna tampak sumringah bisa bertemu dengan teman-temannya tersebut.
“Dari kemarin sudah pasti diperpanjang masa tahanannya,” ujar Kabid Penum Mabes Polri, Kombespol Marwoto saat dihubungi lewat telepon, Senin (12/7/2010).
Terkait kasus yang sama, artis Cut Tari dan Luna Maya juga sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, karena dinilai kooperatif, dua artis tersebut tidak akan ditahan.
Sementara, pria berinisial K yang diduga sebagai pengunggah pertama kali video tersebut pun sudah ditahan. Kini polisi sedang memburu sosok pemberi video tersebut ke K. [detik]
Sementara bagi Belanda, menjadi runner-up bukan pengalaman pertama mereka setelah takluk 0-1 dari Spanyol di Soccer City Stadium, Johannesburg, Ahad (11/7). Sebelumnya mereka juga sempat kalah di dua laga final, yakni di Piala Dunia 1974 dan 1978.
Inilah daftar juara Piala Dunia:
Piala Dunia 1930 Uruguay – Uruguay
PD 1934 Italia – Italia
PD 1938 Prancis – Italia
PD 1950 Brasil – Uruguay
PD 1954 Swiss – Jerman Barat
PD 1958 Swedia – Brasil
PD 1962 Cili – Brasil
PD 1966 Inggris – Inggris
PD 1970 Meksiko – Brasil
PD 1974 Jerman Barat – Jerman Barat
PD 1978 Argentina – Argentina
PD 1982 Spanyol – Italia
PD 1986 Meksiko – Argentina
PD 1990 Italia – Jerman Barat
PD 1994 Amerika Serikat – Brasil
PD 1998 Prancis – Prancis
PD 2002 Korea Selatan & Jepang – Brasil
PD 2006 Jerman – Italia
PD 2010 Afrika Selatan – Spanyol
Sumber: republika