Wednesday, July 20, 2011

Lima Alasan Berjemur Di Bawah Sinar Matahari

Rabu, 20 Juli 2011, 09:30 WIB

Anda Nurlaila, Febry Abbdinnah

VIVAnews - Berada di bawah paparan sinar matahari terkadang membuat kita malas beraktivitas di luar rumah. Padahal, cahaya matahari sangat bermanfaat bagi metabolisme tubuh.

Menurut para ilmuwan, cuaca panas dapat membentuk pola makan yang benar, meningkatkan kecantikan kulit, gairah seks, dan suasana hati. Asalkan, Anda tidak membiarkan diri terpanggang sinar matahari, dan tetap menjaga kesehatan kulit Anda dengan perlindungan sunblock.

Berikut lima alasan cuaca panas membuat Anda terlihat lebih cantik, seperti dilansir dari YouBeauty.

1. Meningkatkan gairah seks

Pada saat cuaca panas, kelenjar pineal di di tengah otak mengeluarkan lebih sedikit melatonin, yaitu zat kimia yang membantu manusia untuk
tidur dan menghalangi hormon seks.

Hal ini pun akhirnya meningkatkan produksi hormon seks. Dengan aktivitas seks yang baik, sistem kekebalan tubuh terjaga, mental pun berkembang dengan baik karena Anda akan jauh dari stres.

2. Matahari penuh vitamin

Walaupun paparan sinar UVB dapat merusak DNA dan menyebabkan rasa sakit pada kulit, sinar UVB menghasilkan reaksi kimia yang dapat memicu tubuh memproduksi vitamin D. Penelitian menunjukkan bahwa manusia mendapatkan lebih banyak vitamin D saat musim panas.

Dengan asupan vitamin D yang cukup, tubuh Anda akan mampu menyerap lebih banyak kalsium dan fosfor dari makanan yang dapat membantu pada pertumbuhan tulang, fungsi kekebalan tubuh, dan pembentukan sel darah merah.

Namun, jangan gunakan hal ini sebagai alasan untuk melupakan sunblock Anda. Karena menurut WHO, Anda hanya perlu berjemur 5-15 menit, 2-3 kali per minggu untuk mempertahankan kadar vitamin D dalam tubuh.

3. Meningkatkan rasa bahagia
Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa serotonin, hormon yang
berpengaruh pada rasa bahagia, akan meningkat ketika orang mendapatkan lebih banyak cahaya matahari.

Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2002 menemukan bahwa orang yang terkena sinar ultravioelet memiliki tingkatan serotonin yang lebih banyak dan melatonin yang lebih sedikit. Responden pun mengatakan bahwa mereka merasakan keseimbangan, tidak gugup, dan lebih percaya diri.

4. Membuat kulit bersinar

Udara dingin kerap kali membuat kulit cepat kering dan mengalami
iritasi. Kelembaban tinggi pada cuaca panas membuat kulit terhidrasi
dan bersinar.

5. Kebiasaan makan lebih sehat

Menurut Dr. Oz, meningkatnya hormon serotonin dapat membantu Anda
menekan nafsu makan berlebih. Hal ini dikarenakan sinar matahari
meningkatkan suasana hati dan menghilangkan keinginan untuk
mengunyah ketika tidak lapar. Sedangkan, ketika cuaca dingin, Anda
akan cenderung berlama-lama dengan makanan Anda yang dapat menyebabkan makanan berlebih.

Terlebih lagi, makanan yang dikembangkan ketika musim panas akan lebih sehat dan segar. Dengan mengonsumsi makanan yang segar dari buah-buahan dan sayuran yang memiliki antioksidan tinggi akan meningkatkan energi dan kecantikan kulit. (eh)

• VIVAnews

Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

' ); $.ajax({ type: "POST", url: "/comment/load/", data: "valIndex=" + a + "&articleId=" + b + "&defaultValue=" + c, success: function(msg){ $("#loadkomen").html(msg); //$(".balasan").hide(); } }) }

20 Jul, 2011


--
Source: http://kosmo.vivanews.com/news/read/234427-lima-alasan-berjemur-di-bawah-sinar-matahari
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Di Pura Lingsar Mereka Bersatu...

Di Pura Lingsar Mereka Bersatu...

KOMPAS.com - Di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) mayoritas penduduknya merupakan masyarakat suku Sasak yang beragama Islam. Namun, sejarah masyarat Bali yang beragama Hindu di pulau ini juga cukup kuat. Pada awal abad ke-17, keberadaan suku Sasak di Lombok Barat sempat tersingkirkan oleh kedatangan suku Bali yang kemudian mengendalikan wilayah ini. Sementara di Lombok Timur, suku Sasak juga terpinggirkan dengan kedatangan suku Bugis dari Makassar.

Sebenarnya semua agama bisa berdoa di sini. Mereka percaya doanya bisa dikabulkan di sini.

-- Wayan

Pada masa itulah, percampuran kebudayaan antara Hindu dan Islam di Lombok Barat kemudian terjadi. Meski sempat dikuasai oleh suku Bali, suku Sasak yang merupakan masyarakat asli Lombok tidak pernah terpinggirkan. Salah satu buktinya adalah Pura Lingsar yang terletak di Kampung Lingsar, Lombok Barat.

Pura yang biasanya hanya digunakan oleh umat Hindu ini juga dipakai oleh umat muslim untuk berdoa atau menggelar upacara adat. Inilah salah satu bukti keharmonisan dua agama yang berbeda hidup di Lombok.

Pura Lingsar dibangun pad atahun 1714 oleh Raja Anak Agung Gede Ngurah dari kerajaan Karangasem, Bali. "Pura ini merupakan satu-satunya peninggalan Raja Anak Agung Gede khusus untuk kedua etnis suku Sasak dan Bali," ujar warga setempat, Wayan.

Ikan Ajaib di Kemalik

Pura ini terdiri dari dua bagian bangunan yakni Kemalik dan Pura Gaduh. Bangunan Kemalik terletak di bagian bawah Pura Gaduh. Kemalik biasa digunakan oleh Suku Sasak untuk berdoa sebelum dan sesudah menanam padi, serta untuk melakukan upacara adat seperti khitanan dan pernikahan. Bagi umat Hindu, Kemalik hanya digunakan untuk tempat berdoa. Untuk memasuki halaman Pura Gaduh dan Kemalik, pengunjung harus menggunakan selendang sebagai tanda penghormatan.

"Sebenarnya semua agama bisa berdoa di sini. Mereka percaya doanya bisa dikabulkan di sini. Kadang-kadang mereka juga membawa sesajen kalau yang umat Islam memakai daun pisang dan kalau umat Hindu pakai daun janur," tutur Wayan.

Di dalam Kemalik terdapat sebuah kolam ikan yang airnya selalu tetap dan tidak pernah surut. Kolam inilah yang disebut dengan Lingsar. Nama Lingsar sendiri diambil dari dua kata dalam bahasa Sasak yakni Ling berarti suara dan Sar berarti Air.

Wayan menuturkan warga di sekitar Pura Lingsar percaya bahwa dahulu kala ada seorang raja di Kampung Lingsar yang sedang bersemedi dan tiba-tiba dibisikkan suara untuk meletakkan pedangnya pada sebuah batu. Namun, tiba-tiba pedang itu menghilang dan dari batu keluar air yang cukup deras hingga membuat suatu kubangan.

Tiba-tiba, dari kolam itu muncullah sembilan ikan tuna yang dikeramatkan warga di sana. Ikan tuna itu diperkirakan merupakan perwujudan dari pedang sakti milik sang raja. Sembilan ikan di sana juga dipercayai sebagai simbol dari wali songo.

"Sembilan ikan itu sudah ada dari abad 17, tidak pernah berkurang. Ini ajaib karena tuna yang biasanya berada di air laut tapi justru bisa hidup di air tawar," ujar Wayan yang merupakan warga keturunan Bali dan Sasak ini.

Menurut keyakinan setempat, jika Anda tidak sengaja melihat ikan tuna itu, maka Anda akan memperoleh keberuntungan dalam waktu dekat. "Sulit sekali melihat ikan Tuna itu. Bahkan orang biasanya beli telur untuk menarik ikan supaya bisa menampakkan diri. Ada juga yang sampai membayar pawang," tutur Wayan.

Selain kolam, terdapat sebuah tempat berdoa yang ramai diletakkan sesajen oleh para umat Hindu maupun Islam yang datang berdoa. Di tempat berdoa yang terbuka itu terdapat sebuah panggung kecil diletakkan batu-batu dari Gunung Rinjani yang begitu dihormati warga Lombok.

Di sisi lain Kemalik yang disebut dengan bangunan Batara Ida Bagus Balian, terdapat pula sembilan pancuran air untuk membersihkan diri. "Sembilan pancuran itu juga sebagai simbol wali songo. Air ini juga diyakini bisa menyembuhkan segala macam penyakit," ucap Wayan.

Dua Gunung Suci di Pura Gaduh

Berjalan ke bagian atas kompleks Pura Lingsar, terdapat sebuah taman cukup luas dengan gerbang masuk berukiran khas Bali yang sangat rumit. Taman inilah yang disebut Pura Gaduh. Pura Gaduh biasa digunakan umat Hindu berdoa sehari-hari atau pun saat perayaan hari besar seperti Galungan dan Kuningan.

"Arsitektur di dalam Pura Gaduh ini 100 persen mencerminkan Bali. Mulai dari ukiran, hingga kain berwarna hitam putih," ungkap Wayan.

Di dalam taman yang cukup luas ini, terdapat tiga bangunan yakni Pelinggih Gunung Agung di sebelah barat yang melambangkan Gunung Agung, Pura Gaduh yang melakmbahkan kasta tertinggi umat Hindu yakni Brahmana, dan Pelinggih Gunung Rinjani yang melambangkan Gunung Rinjani. "Di Hindu, dua gunung itu dikeramatkan dan disucikan," ucap Wayan.

Umat Hindu biasanya berdoa pada pagi dan sore hari. Pada saat berdoa, pengunjung biasanya tidak diperkenankan untuk masuk ke dalam Pura Gaduh karena dikhawatirkan akan mengganggu konsentrasi sembahyang.

Perang Topat

Ada sebuah ritual akbar yang biasa dilakukan di Pura Lingsar pada bulan Desember setiap tahunnya yakni Perang Topat. Perang Topat ini diikuti oleh seluruh umat beragama yang berada di sekitar Pura Lingsar. "Semua warga boleh ikutan acara ini. Mau dia Islam, Kristen, atau pun Hindu, bisa. Biasanya dilakukan pada malam bulan purnama yang jatuh di bulan Desember," tutur Wayan.

Perang Topat ini diiringi dengan sebuah tarian Baris Lingsar yang dilakukan oleh tiga orang batek (penari perempuan) dan 12 orang penari baris lingsar (penari laki-laki). Pemimpin tarian ini akan menggunakan Bahasa Belanda sambil membawa senjata api yang merupakan peninggalan Belanda di abad ke-18, saat datang menjajah Pulau Lombok.

Usai tarian dimainkan, inti acara perang Topat pun dimulai. Dengan ketupat di tangan yang dibagi-bagikan oleh panitia, warga sudah mulai bersiap. Saat aba-aba untuk melempar sudah dikeluarkan, ketupat-ketupan kecil mulai berterbangan ke berbagai arah menghujam tubuh banyak orang.

Tidak ada amarah yang keluar dari masyarakat Lingsar yang terdiri dari berbagai macam agama ini. "Ini justru mengakrabkan kami. Lempar-lemparan itu kami bawa senang saja, memang tidak ada amarah," kata Wayan.

Bersama-sama Merawat Pura Lingsar

Pura Lingsar dibangun dengan tujuan menjadi lambang persatuan. Tidak ada perbedaan bagi umat Islam maupun Hindu yang menggunakan pura ini. Siapa pun terbuka memakai tempat ini untuk beribadah. Tidak hanya dalam penggunaannya saja pura ini begitu terbuka, tetapi perawatannya pun dilakukan bersama-sama antara umat Islam dan Hindu.

Wayan mengaku dirinya yang merupakan umat Hindu sering kali dibantu dengan penduduk di sekitar Lingsar yang mayoritas suku Sasak yang beragama Islam. "Biasanya mereka membantu membuang daun-daun kering atau memotong rumput di sini yang sudah cukup tinggi," ujarnya.

Sebenarnya ada dua orang petugas dari Suku Dinas Pariwisata yang bertugas memelihara tempat itu, namun kedua Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu kerap kali malas datang ke pura untuk bersih-bersih. "Jadi kami, warga di sini yang tiap hari membersihkannya bersama pemuka agamanya karena bantuan tenaga dari pemerintah jarang sekali datang," ungkapnya.

Diakui Wayan, pura Lingsar ini secara tidak langsung menjadi sebuah simbol pengingat agar setiap warganya hidup dengan harmonis. Simbol toleransi itu juga dilambangkan dengan aturan tak tertulis, bahwa siapa saja yang datang ke tempat suci itu, tak diperkenankan membawa sesaji dari babi dan sapi. Pasalnya, babi haram bagi umat Islam, dan sapi dianggap suci oleh umat Hindu.

Transportasi ke Pura Lingsar

Pura Lingsar terletak 15 km dari pusat kota Mataram, NTB. Untuk mencapai Pura Lingsar, Anda bisa menyewa mobil beserta sopir tarifnya sekitar Rp 300.000 untuk perjalanan delapan jam. Sementara untuk sepeda motor yakni sekitar Rp 100.000. Apabila ingin lebih murah lagi, Anda bisa menggunakan bemo (semacam angkot) dari Mataram menuju Narmada dengan tarif Rp 2.500-3.000 lalu pindah ke bemo rute Narmada sampai Lingsar dengan tarif serupa.

20 Jul, 2011


--
Source: http://travel.kompas.com/read/xml/2011/07/20/08003141/Di.Pura.Lingsar.Mereka.Bersatu...
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Mampirlah ke Beos, Ada Pameran KA...

Mampirlah ke Beos, Ada Pameran KA...

Ni Luh Made Pertiwi F | I Made Asdhiana | Rabu, 20 Juli 2011 | 07:49 WIB

|

Share:

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Pengunjung melihat permainan ular tangga bertema kereta api dalam pameran Perkeretaapian Indonesia Dalam Peradaban Bangsa, di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta Barat, Selasa (19/7/2011). Pameran ini menampilkan sejarah panjang perkerertaapian di Indonesia dan perkembangannya bagi masyarakat sebagai alat transportasi.

JAKARA, KOMPAS.com - Mampirlah ke Stasiun Kereta Api Jakarta Kota atau yang biasa disebut Stasiun Beos, Jakarta, untuk melihat pameran "Perkeretaapian Indonesia Dalam Peradaban Bangsa". Pameran tersebut merupakan hasil kerjasama antara Ditjen Sejarah dan Purbakala (Sepur) Kemenbudpar dan PT. Kereta Api Indonesia (Persero).

Ada 260 stasiun kereta api yang masuk sebagai cagar budaya. Itu baru yang ada di Pulau Jawa.

-- Ella Ubaidi

Pameran berlangsung dari tanggal 19-26 Juli 2011. Dalam pameran, pengunjung dapat melihat pameran foto bangunan stasiun kereta api di Indonesia dan juga kehidupan di lingkungan stasiun. Stasiun-stasiun yang ditampilkan adalah stasiun yang masuk dalam cagar budaya. Setiap foto juga dilengkapi sejarah dan informasi mengenai stasiun terkait. Adapula pemutaran film dan permainan yang bernuansa stasiun kereta api.

"Ada 260 stasiun kereta api yang masuk sebagai cagar budaya. Itu baru yang ada di Pulau Jawa. Kalau ditotal-total seluruh Indonesia kami ingin ada 670 stasiun kereta api yang menjadi cagar budaya," kata Kepala Pusat Pelestarian PT KAI, Ella Ubaidi pada pembukaan pameran tersebut di Stasiun KA Beos, Jakarta, Selasa (19/7/2011).

Tujuan utama pameran tersebut sebagai upaya pelestarian peninggalan purbakala yaitu perkeretaapian. Selama tiga tahun sejak 2010, Ditjen Sepur Kemenbudpar telah melakukan inventarisasi dan pendokumentasian bangunan perkeretaapian. Hal ini mencakup stasiun dan pendukungnya seperti jembatan dan terowongan. Beberapa bangunan masih sesuai bangunan aslinya. Namun sebagian besar lainnya sudah banyak berubah.

"Ini kerja sama antara Budpar dengan PT KAI. Jadi kita gandeng swasta dengan program CSR-nya agar ikut melestarikan cagar budaya," kata Sekretaris Ditjen Sepur Soeroso. Dalam pameran juga terdapat beberapa kegiatan pendukung seperti diskusi, lomba fashion show, pemutaran film, dan wisata sejarah perkeretaapian ke stasiun Manggarai dan Jatinegara.

"Selama ini orang cuma naik kereta saja. Kita buat kereta api sebagai wisata. Ini pencitraan bagus perusahaan kita." kata Ella.

Pameran tersebut juga didukung oleh beberapa museum di Kota Tua Jakarta yaitu Museum Bank Mandiri, Museum Bank Indonesia, Museum Seni Rupa dan Keramik, dan Museum Bahari. National Geographic Indonesia berpartisipasi pula menyumbangkan beberapa koleksi foto.

20 Jul, 2011


--
Source: http://travel.kompas.com/read/xml/2011/07/20/07494035/Mampirlah.ke.Beos..Ada.Pameran.KA...
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Ke Salatiga, Mampir ke Toko Sepeda!

Nurul Hidayat Tampak Devino Oktavianus, anggota Tim Gowes Jurnalistik sedang mengamati barang-barang di toko sepeda ZZ Cycles yang beralamat di Jalan Patimura 43, Kel. Salatiga Kec. Sidorejo, Jawa Tengah, Selasa, (19/7/2011. Berbagai jenis sepeda gunung, spare part hingga perlengkapan bersepeda dijual sangat lengkap

SALATIGA, KOMPAS.com - Bertandang ke Kota Salatiga, biasanya yang diserbu adalah pertokoan yang menjual berbagai jenis oleh-oleh khas seperti enting-enting gepuk, getuk kethek, hingga keripik belut, yang menjadi ciri khas kota tersebut. Namun, Tim Gowes Jurnalistik: Pantau Jalur Mudik Jakarta-Surabaya 2011 memilih menyinggahi tempat yang berbeda, saat melintasi Salatiga dalam perjalanan menuju check pointterakhir di Surabaya. Mau tahu tempat apa yang menjadi tujuan? Aha, Toko sepeda!

Sesampainya di Salatiga, Tim Gowes langsung meluncur ke Jalan Pattimura 43, Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo untuk menuju toko sepeda ZZ Cycles milik Kurniawan. Awalnya, tim tak mengira, di ujung gang kecil di tengah jalan itu, ada sebuah rumah lengkap dengan pendopo nyaman yang dijadikan toko dan bengkel bagi penggemar sepeda gunung (mountaint bike), khususnya tipe downhill.

"Saya awalnya hanya fokus ke usaha minimarket saja. Dan toko ini juga awalnya cuma iseng-iseng saja, jadi mau laku mau eenggak, ya tidak apa-apa. Karena dulu tempat ini sering dijadikan tempat kumpul-kumpul para komunitas MTB (mountain bike), dan kebetulan saya juga hobi bersepeda," ujar pemilik toko yang memiliki nama panggilan Shawor ini ketika menyambutTim Gowes Jurnalistik, Selasa (19/7/2011) sore.

Lebih lanjut, Kurniawan mengungkapkan, usahanya itu berlanjut seiring dengan berkembang pesatnya komunitas sepeda gunung di Salatiga. Pria dua anak itu menuturkan, saat ini lebih kurang terdapat 40 komunitas sepeda dari berbagai cabang di "Kota Keripik" tersebut.

"Kalau komunitas cabang downhill, mereka biasanya bermain di Gunung Merbabu. Nah, loading-nya itu biasanya dari tempat saya ini, setelah itu turunnya juga pasti ke sini, ngumpul-ngumpulnya," kata Kurniawan.

Di toko yang pertama kali dibuka pada 2005 ini, berbagai jenis sepeda gunung, sparepart hingga perlengkapan bersepeda dijual sangat lengkap. Mulai dari frame, velg, ban, helm, sepatu, sarung tangan, jersey khusus gowes, hingga mud fender (penahan lumpur) pun ada. Di toko itu juga menyediakan jasa untuk antar-kirim sepeda ke beberapa kota di Indonesia.

"Kita juga merentalkan sepeda tipe downhill, atau kalau ingin merakit, bisa kita bantu carikan komponen-komponen pesanannya," tambahnya.

Marta Murfeni, pebalap profesional yang ikut dalam Tim Gowes Jurnalistik, mengatakan, toko milik Kurniawan itu sudah terkenal di kalangan pegowes. Pasalnya, Kurniawan sendiri adalah salah satu pebalap cabang downhill ternama di daerah tersebut, yang memiliki banyak prestasi.

"Ya, tidak hanya dari Salatiga saja, komunitas-komunitas sepeda di Jakarta dan daerah lainnya, toko ini pun sudah banyak dikenal, seperti enting-enting gepuk Salatiga," kata Marta.

Jadi, bagi Anda penggemar sepeda gunung yang sedang mengunjungi Kota Salatiga, bisa mampir ke toko milik Kurniawan ini. Selain memiliki komponen dan perlengkapan MTB yang lengkap, tempatnya juga sangat nyaman dengan pendopo yang cukup luas. Untuk harga, Kurniawan berjanji akan memberikan harga terbaik untuk setiap penawaran.

20 Jul, 2011


--
Source: http://travel.kompas.com/read/xml/2011/07/20/09154051/Ke.Salatiga..Mampir.ke.Toko.Sepeda
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tahu Kupat Manis Pedas!

Gowes Jurnalistik 2011

Tahu Kupat Manis Pedas!

Ni Luh Made Pertiwi F | I Made Asdhiana | Rabu, 20 Juli 2011 | 07:57 WIB

|

Share:

KOMPAS.com/NI LUH MADE PERTIWI F.Tahu Kupat berisikan tahu goreng, ketupat, kacang goreng, mi kuning, toge, dan seledri. Tahu Kupat banyak ditemukan di Solo dan daerah sekitarnya di Pulau Jawa.

KOMPAS.com/NI LUH MADE PERTIWI F.Penjual tahu kupat di Warung Tahu Kupat "Fajar", Solo, Jawa Tengah, sedang menggoreng tahu sebagai isian tahu kupat. Tahu kupat berisikan tahu goreng, ketupat, kacang goreng, mi kuning, toge, dan seledri. Tahu Kupat banyak ditemukan di Solo dan daerah sekitarnya di Pulau Jawa.

Foto:

KOMPAS.com - Di Pulau Jawa, tahu hadir dalam beragam rupa. Nah, jika Solo, Jawa Tengah menjadi salah satu kota yang akan Anda kunjungi, jangan mampir ke Warung Tahu Kupat "Fajar". Tepatnya di Pabelan, di pojokan sebuah pabrik tekstil. Konon, warung tahu kupat itu memang tak begitu dikenal para wisatawan.

Namun penduduk lokal sangat gemar bersantap kupat tahu di warung itu. Benar saja, saat Kompas.com makan di sana, warung begitu ramai. Sarapan dengan tahu kupat menjadi alternatif berwisata kuliner di Solo. Pemain utama dari tahu kupat tentu saja tahu putih. Tahu dipotong kecil-kecil lalu digoreng hingga garing.

Di warung milik Pak Pur itu, saat mengigit tahu yang telah digoreng itu, teksturnya begitu pas. Garing di luar, namun begitu lembut di dalam. Tak hanya tahu, sesuai namanya ketupat menjadi pemain utama lainnya. Sebagai pemain pembantu adalah kacang tanah yang digoreng, mi kuning, cacahan daun seledri, dan toge.

Semua pemain ditata di piring. Kemudian diguyur dengan kuahnya yang terdiri dari campuran air gula merah, kecap manis, dan sedikit cuka. Saat mencicipi kuah tahu kupat, bawang putih langsung terasa menusuk. Ya, bawang putih semakin memperkaya rasa. Tak lupa, bawang putih diulek bersama cabai.

Tahu kupat haruslah pedas. Karena itu, saat Anda ditawarkan ingin pedas atau tidak, Anda harus memilih tahu kupat yang pedas. Semakin pedas, rasanya pun semakin mantap. Manis dan pedas berkolaborasi dengan serasi. Jika Anda bukan penggemar manis, maka memilih tahu kupat yang pedas menjadi kewajiban. Rasa pedas mampu meredam rasa manis dari kuah tahu kupat.

Harga tahu kupat pun sangat murah, hanya Rp 4.000 saja. Sementara untuk teh hanya Rp 1.000. Jadi dengan uang Rp 5.000, Anda sudah makan enak. Di Solo sendiri ada banyak warung makan tahu kupat. Jika tidak sempat makan tahu kupat di Solo, Anda juga bisa menemukan tahu kupat di daerah Magelang, Yogyakarta, dan beberapa daerah lainnya di Pulau Jawa.

20 Jul, 2011


--
Source: http://travel.kompas.com/read/xml/2011/07/20/07570911/Tahu.Kupat.Manis.Pedas
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Menuju Hutan Jati

Menuju Hutan Jati

Hery Prasetyo | Rabu, 20 Juli 2011 | 08:12 WIB

|

Share:

C11-11

Tim Gowes Jurnalistik Pantau Jalur Mudik Jakarta-Surabaya 2011 siap menuju Ngawi, berangkat dari Hotel Baron Indah, Solo.

SOLO, KOMPAS.com - Tim Gowes Jurnalistik: Pantau Jalur Mudik 2011 kembali melanjutkan perjalanan. Selasa (20/7/2011) ini, tim akan menuju Ngawi, melewati hutan jati.

Perjalanan lebih ramai, karena ditemani penggowes dari Semarang, Lioe Irwan. Penggowes dari komunitas Jelajah ini sengaja menemani bersepeda sampai Surabaya demi solidaritas.

"Yah, pokoknya ikut meramaikan saja. Saya senang kegiatan ini. Menyenangkan bersepeda jarak jauh dengan para wartawan," jelasnya.

Jarak Solo sampai Ngawi diperkirakan mencapai 86 kilometer. Jalanan cenderung datar, sedikit ada tanjakan. Namun, kendaraan besar seperti truk dan bus akan sangat banyak dan sering tak punya toleransi kepada pengguna jalan lain, terutama sepeda motor dan sepeda.

"Yang asyik kalau melewati hutan jati. Selain indah, juga sejuk. Tapi, di sepanjang perjalanan pasti banyak kisah," jelas Devino Oktavianus, pembalap yang ikut kegiatan ini.

 

20 Jul, 2011


--
Source: http://travel.kompas.com/read/xml/2011/07/20/0812444/Menuju.Hutan.Jati
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Mengumbar Cinta via Jejaring Sosial, Ganggu Enggak Sih?

KOMPAS.com - Hadirnya situs jejaring sosial memberi kita kemudahan untuk berekspresi, mengemukakan emosi, dan saling berbagi informasi. Menurut psikolog Toge Aprilianto, MPsi, jejaring sosial di dunia maya telah menjadi sarana untuk menjalin relasi. Apalagi kebutuhan untuk menjalin relasi pada setiap orang berbeda-beda. Sebagai contoh, ada yang kebutuhannya bisa terpenuhi lewat sarana lain sehingga jejaring sosial tidak punya nilai manfaat yang signifikan bagi dirinya. Tapi ada pula yang kebutuhannya sangat tinggi, bahkan sampai bergantung penuh pada jejaring sosial.

Namun, menurut Toge, ada aturan main yang perlu dipatuhi ketika kita bermain jejaring sosial. Aturan ini tujuannya menjaga kesehatan pikiran sekaligus hubungan dengan orang lain. Kunci yang paling utama adalah "sepakat untuk tidak sepakat". Artinya, kita bersepakat untuk tidak saling mengganggu dan saling terbuka terhadap segala perbedaan yang ada. Dan, kita mempunyai pilihan untuk menjadikan aktivitas dunia maya sebagai sesuatu yang membantu, dan bukan malah mengganggu.

Contohnya, ketika seorang teman menyatakan cinta, sayang, dan rindu kepada pasangan melalui status. Alasannya beragam, bisa semata-mata murni luapan perasaan atau ingin memamerkan kemesraan. Cara ini akan membantu kita dan pasangan bisa saling terbuka mengenai perasaan masing-masing. Kita pun jadi bisa menilai bagaimana respons yang diberikan pasangan.

Selain bagi diri sendiri, menyatakan perasaan seperti ini ternyata juga mampu menularkan semangat positif untuk teman-teman jejaring lainnya. Buktinya, beberapa orang teman justru memberi komentar "like" dan tanggapan positif lainnya.

Sementara itu, kita juga bisa merasakan manfaat lainnya: status seperti ini dapat digunakan sebagai sarana komunikasi yang murah dan mudah jika lokasi kita dan pasangan saling berjauhan. Misalnya, jika salah satu bekerja di luar kota. Dalam keadaan ini, tentu jejaring sosial sangat membantu, terutama ketika SMS, telepon, dan e-mail terasa kurang cepat dan murah.

Namun cara ini akan mengganggu jika pasangan merupakan tipe orang yang konservatif. Yvonne Anjelina dari The Etiquette School Singapura menyebutkan, orang bertipe konservatif biasanya akan merasa risih dan kurang nyaman dengan ekspresi cinta yang dinyatakan di hadapan publik. Selain tak nyaman, mereka juga cenderung menganggapnya sebagai tindakan yang berlebihan.

Hal yang senada juga dikemukakan oleh Tyler Cowen dan Roger Scruton dari American Enterprise Institute for Public Policy Research. Hasil survei keduanya tentang jalinan relasi dituangkan ke dalam sebuah karya tulis berjudul The End of Friendship: Do Social Media Destroy Human Relationship?. Dalam tulisan ini, Cowen dan Scruton menyebutkan bahwa ekspresi cinta atau perasaan lainnya bersifat personal, sehingga tidak perlu diketahui oleh banyak orang. Apalagi, jika dituliskan terlalu sering.

(Prevention Indonesia/Intan Sari Boenarco)

 

Sent from Indosat BlackBerry powered by

20 Jul, 2011


--
Source: http://female.kompas.com/read/xml/2011/07/20/08520850/Mengumbar.Cinta.via.Jejaring.Sosial..Ganggu.Enggak.Sih
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Si Dia Kok Sering "Curhat" ke Teman?

KOMPAS.com - Memiliki pasangan yang senang bicara memang susah-susah gampang. Kadang memudahkan karena komunikasi bisa berjalan lancar. Namun kadang kok seperti tak ada privasi, karena semua hal diceritakan, bahkan termasuk menceritakan masalah Anda dan dia kepada orang lain.

Kalau Anda memiliki pasangan yang senang curhat ke orang lain, coba lah pahami. Bisa jadi itu adalah karakter di dirinya yang tak bisa diubah. Si dia termasuk tipe orang yang merasa lega jika sudah mengutarakan perasaannya kepada orang lain, terutama sahabatnya. Baginya, hati takkan tenang sebelum ia berbagi cerita.

Kebiasaan ini semakin menjadi ketika ia benar-benar sedang membutuhkan solusi dari teman-temannya. Ia akan menceritakan secara detil kejadian yang dialami. Misalnya saat bertengkar dengan Anda, ia akan melaporkan kejadian tersebut pada sahabatnya. Ia memang tipe orang yang selalu membutuhkan orang lain untuk mendapatkan saran.

Hanya saja, kadang memang tak menyenangkan ketika tiba-tiba teman baik Anda mengetahui setiap masalah Anda dan dia. Ini lantaran si dia selalu saja curhat ke teman baik Anda dan dia.

Siapkan telinga dan buku harian
Agar hubungan tetap lancar, siapkan selalu telinga Anda untuk si dia. Jika si dia selalu menceritakan masalahnya kepada teman-teman dekatnya berarti si dia membutuhkan tempat untuk melepaskan semua hal yang mengganjal hatinya.

Nah, agar si dia tak selalu curhat kepada orang lain, cobalah menjadi kekasih sekaligus "tong sampahnya". Selain masalah Anda berdua takkan diketahui orang lain, si dia pun akan merasa lebih nyaman dekat dengan Anda.

Agar tak bosan, cobalah membuat catatan harian bersama. Anda dan dia boleh menuangkan isi hati di dalam catatan harian tersebut. Simpan buku harian, baca lah kembali beberapa tahun kemudian. Anda akan senyum-senyum sendiri membaca "rahasia" kecil itu bersama.

(Chic/Bestari Kumala Dewi)

Sent from Indosat BlackBerry powered by

20 Jul, 2011


--
Source: http://female.kompas.com/read/xml/2011/07/20/0845352/Si.Dia.Kok.Sering.Curhat.ke.Teman
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Kontrol Berat Badan dengan Garpu Ukuran Jumbo

Liputan6.com, Salt Lake City: Peralatan makan yang besar belum tentu membuat Anda banyak makan. Bisa jadi peralatan yang besar sebagai kunci untuk mengendalikan berat badan Anda. Seperti temuan peneliti University of Utah yang menyebutkan pengunjung restoran akan makan lebih sedikit ketika diselipkan garpu ukuran lebih besar di dalam porsi yang banyak.

Penelitian ini diterbitkan online di Journal of Consumer Research. Pada studi tersebut, pengunjung yang sedang makan siang atau makan malam di sebuah restoran Italia dipilih secara acak. Mereka diberikan garpu dengan ukuran yang berbeda, yakni 20 persen berukuran lebih besar atau 20 persen lebih kecil dibandingkan garpu yang biasa digunakan di restoran, Rabu (20/7).

Pada penelitian sebelumnya disebutkan piring besar tampaknya mendorong orang untuk makan lebih banyak. Lalu mengapa ukuran sendok garpu memiliki pengaruh berlawanan bagi pengunjung restoran?

"Garpu kecil memberikan perasaan bahwa mereka (garpu) tidak membuat banyak kemajuan untuk kenyang saat mereka lapar, yang menghasilkan konsumsi yang lebih, dibandingkan dengan ketika mereka memiliki garpu besar," para peneliti menyimpulkan.

"Nenek menyuruh kita untuk mengonsumsi sedikit makanan, tapi ingat, ia juga memberitahu kita untuk mengunyah dengan baik sehingga tubuh memiliki cukup waktu untuk membiarkan kita tahu bahwa kita sudah kenyang. Namun, mengingat kehidupan orang yang semakin sibuk dan tren makan di restoran, jika kita tidak lama mengunyah, maka memakan dari garpu yang lebih besar sebenarnya bisa lebih membantu dalam mengontrol berlebihan".

Dengan kata lain, garpu besar mengambil lebih banyak makanan, yang memberikan isyarat visual kepada orang bahwa mereka akan kekenyangan.

Para peneliti menunjukkan bahwa temuan mereka hanya berlaku untuk pelanggan restoran, dan tidak kepada orang-orang makan di rumah, seperti yang dilaporkan Healthday. Itu karena makan di rumah melibatkan tujuan yang agak berbeda daripada makan di sebuah restoran.

Tapi jika Anda mencoba untuk mengontrol berat badan dengan sedikit makan, tampaknya strategi garpu besar mungkin layak dicoba.(CBS/MEL)

20 Jul, 2011


--
Source: http://kesehatan.liputan6.com/read/344819/kontrol_berat_badan_dengan_garpu_ukuran_jumbokontrol_berat_badan_dengan_garpu_ukuran_jumbo
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Agar Tak Terjebak Bahaya Minum Berlebih

VIVAnews - Pekan lalu, seorang peneliti asal Skotlandia bernama Margaret McCartney membuat klaim mengejutkan. Ia mengatakan bahwa kampanye minum delapan gelas per hari hanya omong kosong, yang sengaja dibuat untuk promosi minuman kemasan.

Dalam British Medical Journal, dia mengatakan bahwa minum terlalu banyak air justru dapat berbahaya bagi tubuh. Minum secara berlebiham dapat menyebabkan hyponatraemia, menurunnya level garam dalam tubuh yang dapat menyebabkan pembengkakan otak.

Menurutnya, tidak ada klaim ilmiah yang mengharuskan setiap orang meminum delapan gelas air per hari. Lalu, bagaimana kita menyikapinya agar kebutuhan air dalam tubuh dapat terpenuhi secara sehat?

1. Perhatikan aktivitas dan lingkungan
Rumus delapan gelas air perhari tidak cocok untuk setiap orang. Banyak faktor yang melatarbelakangi kebutuhan air pada tubuh seseorang seperti jenis kelamin, ukuran tubuh, dan tingkatan aktivitas.

Institute of Medicine menyatakan bahwa pria dewasa dapat minum hingga 13 gelas air atau setara dengan tiga liter air. Sedangkan wanita dapat minum hingga delapan gelas air atau 2,2 liter. Namun, hal ini bukan ukuran yang saklek. Jumlah kebutuhan air pada tubuh sesuai dengan gaya hidup masing-masing.

Semakin aktif seseorang, semakin banyak air yang dibutuhkan untuk menggantikan cairan yang hilang. Orang yang memiliki tubuh lebih besar pun memerlukan air lebih banyak dibanding orang yang memiliki tubuh kecil. Sama halnya dengan wanita hamil dan menyusui.

Penting juga untuk memperhitungkan lingkungan Anda. Jika Anda berolahraga di tempat yang sangat panas atau sangat dingin atau di dataran tinggi, Anda mungkin memerlukan asupan air yang lebih banyak.

2. Jangan berlebihan
Perdebatan berapa banyak air yang dibutuhkan manusia ini berkisar pada efek samping meminum air berlebihan seperti hyponatraemia. Ini adalah kondisi yang sangat serius di mana tubuh tidak memiliki cukup natrium (garam) pada cairan tubuh di samping pada sel. Hal ini dapat menyebabkan pembengkakan, termasuk di area otak.

Hyponatremia terjadi ketika seseorang berkeringat berlebihan namun tidak makan, tidak buang air kecil cukup, dan minum terlalu banyak air. Gejala termasuk kebingungan, sakit kepala, kejang otot, muntah, dan kelelahan. Dalam kasus terburuk, kondisi ini dapat menyebabkan kejang, koma bahkan kematian.

Para ahi menyarankan Anda untuk mengonsumsi minuman elektrolit pengganti cairan tubuh selain air ketika menjalankan aktivitas berat seperti berolahraga. Namun, Anda pun hanya membutuhkannya dalam jumlah yang tidak banyak. Misalnya, dalam 30 menit hingga satu jam berlari, Anda memerlukan tiga hingga enam ons cairan setiap 15 atau 20 menit termasuk satu ons minuman olahraga.

3. Jangan terjebak iklan pengganti cairan tubuh
Memang ketika aktif, cairan tubuh akan kekurangan kadar garam. Namun, bukan berarti Anda harus mengonsumsi minuman pengganti cairan secara berlebihan. Beberapa ahli justru mengatakan bahwa kebanyakan orang tidak memerlukan minuman pengganti cairan.

Pada bulan Mei, American Academy of Pediatrics memperingatkan bahwa anak-anak tidak boleh mengonsumsi minuman pengganti cairan kecuali ketika berolahraga berat. Karenanya, ada cara yang lebih sehat mengganti cairan tubuh selain dengan mengonsumsi minuman pengganti cairan tubuh, yaitu dengan mengonsumsi susu coklat, air kelapa, atau jus buah bit.

Susu coklat mengalahkan air biasa, minuman pengganti cairan tubuh, atau susu biasa. Selain kaya akan nutrisi, susu coklat rendah lemak adalah makanan bergizi untuk otot-otot yang telah dipekerjakan.

Air kelapa adalah minuman tanpa lemak yang memiliki setengah kalori dari minuman pengganti cairan tubuh dan tinggi kalium serta anti oksidan. Sedangkan jus buah bit, baru-baru ini diperkenalkan sebagai minuman super bagi para atlet.

4. Pertimbangkan jenis minuman
Bukan sebuah masalah jika Anda ingin mengganti air dengan minuman lain. Namun, Anda tidak dapat mengganti air dengan soda, kopi, atau minuman beralkohol. Jika Anda mengonsumsi minuman tersebut, tambahkan konsusmi air putih untuk tetap menjaga cairan dalam tubuh apalagi jika Anda mengonsumsi alkohol.

Alkohol dapat menguras cairan tubuh Anda. Minum segelas air sebelum dan setelah alkohol agar tidak mengurangi asupan cairan atau kemungkinan menghindari sakit kepala esok hari.

5. Pemenuhan cairan tak hanya dari minuman
Siapa bilang Anda tidak dapat mendapatkan asupan cairan dari makanan. Para ahli mengatakan bahwa 20 persen asupan air berasal dari makanan yang Anda makan.

Pilihlah buah dan sayuran kaya air dan nutrisi seperti stroberi, melon, dan buah persik. Selain kaya kan air, buah-buah tersebut kaya akan kalium yang merupakan gudang elektrolit bagi tubuh.

Baca juga: Minum 8 Gelas Air Per Hari Berbahaya?

• VIVAnews

Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

' ); $.ajax({ type: "POST", url: "/comment/load/", data: "valIndex=" + a + "&articleId=" + b + "&defaultValue=" + c, success: function(msg){ $("#loadkomen").html(msg); //$(".balasan").hide(); } }) }

20 Jul, 2011


--
Source: http://kosmo.vivanews.com/news/read/234331-agar-tak-terjebak-bahaya-minum-berlebih
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Wanita Hamil Ini Gemar Jilati Cat Mebel

Rabu, 20 Juli 2011, 07:17 WIB

Pipiet Tri Noorastuti, Lutfi Dwi Puji Astuti

VIVAnews - Emma Veness, wanita 26 yang tengah hamil ini tidak bisa menahan keinginannya untuk mengonsumsi cat pelapis mebel. Ia bahkan telah memiliki kebiasaan mengonsumsinya tiga kali sehari.

Emma didiagnosis menderita Pica, kelainan pola makan di mana penderita gemar mengonsumsi zat non-pangan. "Saya tidak bisa menjelaskan mengapa saya seperti ini. Biasanya saya semprot sedikit cat pelapis mebel di jari saya, lalu menjilatinya. Sering juga saya semprotkan pada kain lap dan mulai saya isap," katanya, seperti dikutip The Sun.

Emma sadar mengonsumsi cat pelapis mebel bisa membahayakan kesehatannya, juga janinnya. Tapi, segala kekhawatiran yang muncul tak cukup mampu menghentikan kebiasaan itu. Pasangannya, Gavin Wallis, 27, pun putus asa menyembuhkan kelainan tersebut.

Wanita asal Birmingham ini mengatakan, pertama kali terobsesi dengan cat pelapis mebel saat hamil anak pertama, Darcie yang kini berusia 11 bulan. Kala itu, ia seperti sakau untuk selalu menghirup aroma cat pelapis mebel yang telah disemprot di kain lap.

Demi sembuh dari kelainan itu, ia telah berkonsultasi ke sejumlah dokter. Tanpa bisa berbuat banyak, dokter hanya menyarankannya untuk mengonsumsi cokelat sebagai gantinya. "Saya menemui dokter, tapi dia hanya menyuruh saya untuk makan cokelat sebagai gantinya."

Kelainan ini tidak hanya menimpa Emma. Beberapa waktu lalu, seorang wanita 30 tahun asal Bradenton, Florida, bernama Adele, mendadak sohor setelah sebuah acara televisi 'My Strange Addiction' menayangkan kebiasaannya menyantap bantal sofa. Ia selalu menyiapkan beberapa porsi busa di dalam tas sebagai camilan ketika bepergian.

Psikolog Jason Mihalko mengatakan, pica paling banyak dialami wanita dan anak-anak. "Ada kasus di mana penderita pica makan logam, debu, kotoran, kapur, peralatan menulis dan getah pohon," katanya seraya mengatakan bahwa belum ada penelitian yang mengungkap penyebab pasti kelainan ini.

"Penelitian tentang Pica sangat sedikit," kata Mihalko. "Beberapa poin penelitian menyatakan kekurangan mineral, sementara pemikiran yang lebih baru adalah pica lebih erat kaitannya dengan gangguan obsesif kompulsif (OCD)."

Baca juga:

Wanita Ini Lelang Anak di eBay

Usia 16, Gadis Ini "Berubah" Jadi Pria

• VIVAnews

Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

' ); $.ajax({ type: "POST", url: "/comment/load/", data: "valIndex=" + a + "&articleId=" + b + "&defaultValue=" + c, success: function(msg){ $("#loadkomen").html(msg); //$(".balasan").hide(); } }) }

20 Jul, 2011


--
Source: http://kosmo.vivanews.com/news/read/234328-wanita-hamil-ini-gemar-jilati-cat-mebel
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Data Center Tercanggih Di Dunia

Data Center paling canggih di dunia ini di bangun di bawah kota Stockholm, Swedia. Pada awalnya,Data Center ini adalah sbuah bunker nuklir yang di bangun pada masa Perang Dingi. Bunker nuklir itu dulunya bernama Pionen. Tahun 2007-2008 pemerintah Swedia mengubah Pionen tersebut menjadi pusat informasi yang sangat rahasia yang di bangun secara futuristk. Dinding Data Center terbuat dari kaca. Jadi seperti rumah kaca di dalam tanah gitu. Ada air terjun buatan, akuarium air asin dengan volume air 2.600 liter dan sinar Matahari buatan.
Untuk bisa masuk ke Data Center harus melelui pintu setebal 40 cm(mau msk juga, ribet banget gan). Semua ruangan didesain tahan terhadap bom hidrogen. Jadi kalo ada bom yang kekuatannya seperti bom yang di pakai ngebom Hirosima dan Nagasaki, Data Center ga bakalan hancur gan. Ruang konferensi di desain seperti ruang Luar Angkasa, sedangkan lantai ruang konfrensi di desain seperti permukaan bulan. Network Operation Centernya di desain menyerupai hutan belantara yang dilengkapi kabut buatan. Sedangkan dekorasi ruangan diwarnai dengan air terjun buatan dengan banyak tumbuh – tumbuhan.
Pasokan listriknya diletakan di dalam ruangan yang mirp kapal selam. Tenaga listrik itu mampu menghasilakn listrik sebesar 1,5 mega watt. Sedangkan jalur Internetnya di akses melalui serat optik yang di pasang di bawah gunung. Data Center ini Cuma mempekerjakan 15 orang karyawan senior.














Beberapa fakta menarik tentang data center ini:
* Pada awalnya merupakan sebuah bunker nuklir yang digunakan dalam masa perang dingin. Saat itu bunker ini diberi kode nama Pionen White Mountains .
* Terletak 30 meter di bawah lapisan granit yang berada tepat di bawah Stockholm , Pionen memiliki luas 1.110 meter persegi.
* Pionen dirombak total menjadi data center mutakhir di tahun 2007-2008. Saat pembangungn mereka harus meledakkan batu sebanyak lebih dari 4.000 meter kubik untuk membuat ruang.
* Pionen dirancang untuk dapat bertahan dari serangan bom hidrogen.
* Pionen berisikan NOC yang mengontrol lima dari data center yang dimiliki Bahnhof, salah satu ISP terbesar di Swedia. Fasilitas tersebut juga berfungsi sebagai tempat hosting colocation jadi apabila ingin, Anda dapat menempatkan server Anda di situ (saya yakin harganya tidak murah).
* Listrik cadangan dihasilkan oleh dua mesin diesel Maybach yang biasanya dipakai di kapal selam Jerman, mampu memproduksi daya sebesar 1,5 Megawatt.
* Akses internet dengan redundasi tiga lapis, jaringan itu terbuat dari serat optik melalui tiga jalur yang berbeda di bawah gunung. Pionen merupakan salah satu tempat dengan koneksi internet terbaik di Eropa Utara.
* Lingkungan kerja Pionen dilengkapi dengan rumah kaca, air terjun, akuarium air asin sebesar 2.600 liter dan sinar matahari buatan untuk menjaga kenyamanan karyawan.
* 15 karyawan senior bekerja full time di Pionen


sumber : http://www.ngobrolaja.com/showthread.php?t=88856

Blog Archive