Sunday, November 14, 2010

Hewan-hewan Asal Sungai Amazone

1. Piranha
Piranha adalah ikan air tawar omnivora[1] yang hidup di sungai-sungai di Amerika Selatan. Di sungai-sungai Venezuela, mereka disebut caribes. Mereka terkenal dengan gigi tajam dan pemakan daging. Namun, meskipun Hollywood sering mempublikasikan piranha dengan negatif, piranha tidak seberbahaya itu, dan sering dibudidayakan di rumah dan kantor.


Videonya :



2. Pirarucu / Arapaima
Arapaima, pirarucu, atau paiche (Arapaima gigas) adalah jenis ikan air tawar terbesar di dunia yang berasal dari perairan daerah tropis Amerika Selatan. Ikan Arapaima dapat tumbuh maksimal sepanjang 3 meter dan berat 200 kilogram. Saat ini sudah sangat jarang terdapat arapaima yang berukuran lebih dari 2 meter karena ikan ini sering ditangkapi untuk dikonsumsi penduduk atau diekspor ke negara lain.


Videonya :



3. Amazon Catfish


Videonya :



4. Anaconda



Videonya :



sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3548566

Gurun di Mesir Ternyata adalah Samudera



'Sepetak gurun di Mesir yang dulu adalah samudra menyimpan rahasia tentang salah satu transformasi evolusi yang paling luar biasa.'

Tiga puluh tujuh juta tahun silam di samudra prasejarah Tethys, seekor binatang sepanjang 15 meter yang gerakannya lentur dengan rahang mencangah, dan gigi gergaji mati dan tenggelam ke dasar laut. Lalu selama ribuan milenium selimut sedimen kian menebal, menutupi tulang-tulang si gergasi . Laut kemudian surut dan dasar laut berganti menjadi gurun pasir, angin mulai mengetam batu pasir dan serpihan batu di atas tulang-tulang tersebut. Perlahan dunia berubah. Pergeseran kerak bumi mendorong India ke dalam Asia, mendesak naik Pegunungan Himalaya. Di Afrika, nenek moyang pertama manusia menegakkan tubuh dan berjalan dengan kaki belakang mereka. Kemudian para firaun membangun piramida. Kekaisaran Romawi bangkit, lalu runtuh. Di sepanjang perjalanan waktu tersebut, angin melanjutkan penggaliannya yang sabar. Lalu pada suatu hari Philip Gingerich datang untuk menuntaskan pekerjaan sang angin.

Saat Matahari terbenam di suatu malam bulan November tahun silam, Gingerich yang ahli paleontologi vertebrata University of Michigan merebahkan badan di samping tulang punggung makhluk yang disebut Basilosaurus itu. Kami berada di satu lokasi di Wadi Hitan, sebuah gurun Mesir. Fosil gigi hiu, duri landak laut, dan tulang ikan lele raksasa berserakan di atas pasir di sekeliling Gingerich. 'Aku menghabiskan begitu banyak waktu di antara makhluk-makhluk laut ini sehingga segera saja aku hidup di dunia mereka,' katanya sambil menyodok-nyodok satu ruas tulang belakang sebesar batang kayu dengan kuas. 'Saat aku memandang gurun pasir ini, lautan yang kulihat.' Gingerich sedang mencari bagian penting dari anatomi makhluk itu, dan ia diburu waktu. Hari kian temaram, dia harus kembali ke perkemahan sebelum membuat rekan-rekannya khawatir. Wadi Hitan merupakan tempat yang indah, tetapi tak kenal ampun. Selain tulang-tulang monster laut prasejarah, Gingerich menemukan sisa jasad-jasad manusia yang naas.

Gingerich beringsut ke arah ekor tulang, memeriksa setiap ruas tulang punggung dengan gagang kuas. Lalu, dia berhenti dan meletakkan kuasnya. 'Ini dia harta karunnya,' katanya. Sambil membersihkan pasir dengan jemarinya secara hati-hati, Gingerich menyingkap sebatang tulang ramping, panjangnya tak lebih dari 20 sentimeter. 'Jarang-jarang kita bisa melihat kaki paus,' katanya sambil mengangkat tulang itu dengan kedua tangan secara takzim.

Basilosaurus jelas seekor paus, tetapi paus yang punya dua kaki belakang kecil yang mencuat dari panggulnya, masing-masing sebesar kaki anak perempuan tiga tahun. Kaki kecil nan elok itu—terbentuk sempurna meski tak berguna, setidaknya untuk berjalan—adalah petunjuk penting untuk memahami bagaimana paus modern yang telah begitu sukses beradaptasi sebagai mesin renang diturunkan dari mamalia darat yang pernah berjalan dengan empat kaki. Gingerich telah mengabdikan sebagian besar kariernya untuk menjelaskan metamorfosis yang boleh dibilang merupakan yang terbesar dalam dunia satwa. Dalam perjalanan itu, ia telah menunjukkan bahwa paus, yang dulu diagulkan kaum kreasionis sebagai bukti terbaik yang menentang evolusi, justru mungkin merupakan bukti evolusi yang paling elegan.

'Spesimen lengkap seperti Basilosaurus itu ibarat batu Rosetta,' kata Gingerich saat kami berkendara kembali ke perkemahan lapangannya. 'Spesimen lengkap dapat mengungkap cara hidup suatu hewan jauh lebih banyak daripada jasad sepotong-sepotong.'


Wadi Hitan yang secara harfiah berarti 'lembah paus' ternyata sangat kaya akan “mutiara” semacam itu. Selama 27 tahun terakhir, Gingerich dan rekan-rekannya telah menemukan sisa-sisa dari 1.000 ekor lebih paus di tempat tersebut dan masih banyak lagi yang menunggu untuk ditemukan. Saat kembali ke perkemahan, kami bertemu dengan beberapa anggota tim Gingerich yang juga baru pulang dari kerja lapangan mereka. Tak lama kemudian, kami membahas hasil kerja mereka sambil makan malam berupa daging kambing panggang, ful madammas (kacang dieng tumbuk), dan roti canai. Mohammed Sameh, kepala pengawas kawasan konservasi Wadi Hitan telah mencari paus lebih jauh ke arah timur dan melaporkan beberapa tumpuk tulang yang baru—menjadi petunjuk segar bagi teka-teki terbesar dalam sejarah alam. Mahasiswa pascadoktoral Yordania Iyad Zalmout dan mahasiswa pascasarjana Ryan Bebej tengah menggali moncong paus yang mencuat dari sisi tebing. 'Kami menduga sisa tubuhnya ada di dalam,' kata Zalmout.

Nenek moyang paus dan semua hewan darat lainnya adalah tetrapoda berkepala pipih, berbentuk seperti salamander yang menyeret tubuhnya keluar dari laut ke pantai berlumpur sekitar 360 juta tahun lampau. Pada keturunannya, paru-paru primitif berangsur-angsur memperbaiki fungsinya, sirip gelambir pun berubah menjadi kaki, dan sendi rahang tersusun agar mampu mendengar di udara, bukan di air. Mamalia lalu menjadi salah satu pencinta daratan yang paling sukses; pada 60 juta tahun yang lalu mamalia telah mendominasi Bumi. Paus termasuk segelintir mamalia yang berevolusi kembali ke laut, merombak pola tubuh daratannya agar dapat mengindra, makan, bergerak, dan kawin di dalam air.

Cara paus menuntaskan transformasi besar seperti itu membuat bingung ilmuwan yang paling genius sekalipun. Karena sadar bahwa teka-teki tersebut merupakan salah satu tantangan besar bagi teorinya tentang evolusi oleh seleksi alam, Charles Darwin mencoba menjelaskan teka-teki paus dalam Origin of Species edisi pertama. Ia mencatat bahwa beruang hitam pernah terlihat berenang di permukaan danau dengan mulut terbuka selama berjam-jam, melahap serangga yang mengapung. 'Saya melihat, tidak ada sulitnya ras beruang diubah oleh seleksi alam, sehingga struktur dan kebiasaannya semakin sesuai dengan kehidupan air, dengan mulut yang kian besar,' tulis Darwin menyimpulkan, 'sampai terbentuk makhluk sebesar paus.' Namun, para pengkritiknya mengolok-olok gambaran itu dengan lantang dan geli, sehingga pada akhirnya Darwin menghapus bagian tersebut dari edisi-edisi bukunya yang berikut.

Hampir seabad kemudian, ahli paleontologi terkemuka di abad ke-20 George Gaylord Simpson masih juga bingung dalam menentukan letak yang tepat bagi paus dalam pohon evolusi mamalianya yang tertata. 'Secara keseluruhan, cetacea adalah mamalia yang paling aneh dan menyimpang,' komentar simpson dengan kesal. 'Tidak ada tempat yang tepat bagi mereka dalam scala naturae. Seolah-olah mereka menjauh ke dimensi yang berbeda dengan ordo atau bangsa yang mirip dengannya.'

Adapun para penganut paham antievolusi berpendapat, jika ilmu pengetahuan tidak dapat menjelaskan transformasi paus, mungkin karena transformasi tersebut memang tidak pernah terjadi. Mereka berpendapat bahwa hewan daratan yang mulai beradaptasi dengan kehidupan air akan segera menjadi hewan yang setengah-setengah, tak mampu bertahan hidup di air maupun daratan. Dan jika paus benar-benar pernah menempuh transisi besar ini, di mana bukti fosilnya? 'Perbedaan anatomi antara paus dan mamalia daratan begitu besar, sehingga tentunya ada banyak tahap antara di mana makhluk itu pernah mengayuh dan berenang di laut purba sebelum paus seperti yang kita kenal muncul,' tulis para penulis Of Pandas and People, buku teks kreasionis populer yang pertama diterbitkan pada 1989. 'Sejauh ini bentuk peralihan ini belum ditemukan.'

Tanpa disasari, Philip Gingerich menerima tantangan tersebut pada pertengahan 1970-an. Setelah meraih gelar Ph.D di Yale, dia memulai penggalian di Daerah Aliran Sungai Clarks Fork di Wyoming untuk mendokumentasikan lonjakan populasi mamalia pada awal kala Eosen, setelah kepunahan dinosaurus sepuluh juta tahun sebelumnya. Pada 1975 dengan harapan dapat melacak migrasi mamalia dari Asia ke Amerika Utara, Gingerich memulai kerja lapangan di daerah formasi fosil Eosen tengah di Provinsi Punjab dan North-West Frontier (sekarang disebut Provinsi Khyber Pakhtunkhwa) Pakistan. Dia kecewa saat menemukan bahwa sedimen berusia 50 juta tahun yang diincarnya bukanlah daratan kering melainkan dasar laut dari tepi timur Samudra Tethys. Ketika timnya menemukan beberapa tulang panggul pada 1977, dengan bercanda mereka menyebutnya dengan 'paus berjalan'—gagasan yang tidak masuk akal. Pada saat itu fosil paus yang paling terkenal pun dianggap mirip dengan paus modern, dengan mekanisme yang canggih untuk mendengar di dalam air, ekor kuat dengan sirip lebar, dan tanpa kaki belakang yang keluar dari tubuh.

Lalu pada 1979, seorang anggota tim Gingerich di Pakistan menemukan tengkorak sebesar tengkorak serigala, tetapi memiliki tulang mirip layar yang menonjol—dan sangat tidak mirip serigala—di bagian atas dan samping untuk mendukung otot leher dan rahang yang kuat. Lebih aneh lagi, rongga otaknya sedikit lebih besar dari kenari. Kemudian pada bulan yang sama, Gingerich menemukan beberapa spesimen paus purba dalam sejumlah museum di Lucknow dan Kolkata, India. 'Saat itulah rongga otak yang kecil itu mulai masuk akal karena paus awal memiliki tengkorak besar dan otak relatif kecil,' kata Gingerich mengenang. 'Aku mulai berpikir bahwa satwa berotak kecil ini mungkin paus yang sangat awal.'

Ketika Gingerich membebaskan tengkorak itu dari bungkusnya yang berupa batu merah nan keras di laboratoriumnya di Michigan, ia menemukan segumpal tulang padat sebesar buah anggur di dasarnya yang disebut bula pendengaran, dengan tulang puncak berbentuk S yang disebut cuaran sigmoid—dua fitur anatomi yang khas pada paus dan membantunya mendengar di dalam air. Namun, tengkorak tersebut tidak memiliki beberapa adaptasi lain yang digunakan paus modern untuk mendengar secara terarah di bawah gelombang. Ia menyimpulkan bahwa binatang tersebut mungkin semiakuatik, menghabiskan waktu cukup lama di perairan dangkal, tetapi kembali ke darat untuk beristirahat dan berbiak.

enemuan paus yang sepanjang diketahui paling primitif tersebut—Gingerich menamainya Pakicetus, membuat Gingerich melihat paus dengan cara baru. 'Aku mulai semakin memikirkan transisi lingkungan besar-besaran yang dialami paus,' katanya mengenang. 'Makhluk ini berawal sebagai hewan darat dan berubah menjadi hewan air. Sejak itu, aku tenggelam dalam mencari berbagai bentuk transisi pada lompatan besar ini, dari daratan kembali lautani. Aku ingin menemukan semuanya.'

Pada 1980-an Gingerich mengalihkan perhatian ke Wadi Hitan. Bersama istrinya B. Holly Smith yang juga ahli paleontologi dan rekan mereka dari Michigan, William Sanders, dia mulai mencari paus dalam formasi fosil yang berusia sekitar 10 juta tahun lebih muda dari dasar laut tempat dia menemukan Pakicetus. Trio itu menggali kerangka parsial dari paus yang sepenuhnya akuatik seperti Basilosaurus dan Dorudon yang lebih kecil, panjangnya lima meter. Kedua jenis tersebut punya bula pendengaran yang besar dan adaptasi lain untuk pendengaran bawah air; tubuh panjang dan strimlain dengan tulang punggung yang panjang; juga ekor berotot untuk menggerakkan tubuh di air dengan ayunan vertikal yang kuat. Kawasan itu penuh dengan tengkorak kedua jenis paus itu. 'Setelah berada di Wadi Hitan sebentar saja, orang tentu merasa melihat paus di mana-mana,' kata Smith. 'Dan tak lama setelahnya, orang menyadari bahwa memang begitu adanya. Kami segera memahami bahwa kami tidak mungkin mampu mengumpulkan semuanya, jadi kami mulai memetakannya dan hanya menggali spesimen-spesimen yang paling menjanjikan.'

Namun demikian, baru pada 1989 tim tersebut menemukan mata rantai yang mereka cari untuk menghubungkan paus ke nenek-moyang daratannya, penemuan yang hampir tak sengaja. Menjelang akhir ekspedisi, Gingerich sedang menggarap kerangka Basilosaurus ketika menemukan lutut paus—yang pertama diketemukan dan diketahui—pada kaki yang terletak di tulang punggung binatang itu pada posisi yang jauh lebih ke bawah daripada yang ia duga. Karena kini para peneliti sudah tahu letak kaki itu, mereka memeriksa lagi sejumlah paus yang “sudah dipetakan” dan segera menemukan tulang paha, tulang kering, dan tulang betis, serta benjolan tulang yang membentuk kaki dan pergelangan kaki paus. Pada hari terakhir ekspedisi, Smith menemukan satu set lengkap jari kaki nan ramping sepanjang 2,5 sentimeter. Melihat tulang-tulang kecil membuat air matanya berlinang. 'Mengetahui bahwa hewan air yang begitu besar itu masih memiliki tungkai, kaki, dan jari kaki yang berfungsi, menyadari apa makna hal ini bagi evolusi paus—itu luar biasa,' ia mengenang.

Meskipun tak mampu menopang bobot tubuh Basilosaurus di darat, kaki-kaki itu masih ada fungsinya. Kaki itu dapat ditempeli otot yang kuat, juga memiliki sendi pergelangan yang berfungsi dan mekanisme penguncian yang rumit di lutut. Gingerich berspekulasi bahwa kaki paus berperan sebagai perangsang atau pemandu saat kopulasi. 'Pasti sulit mengendalikan apa yang terjadi di bawah, pada tubuh panjang mirip ular itu, begitu jauh dari otak,' katanya.

Apa pun kegunaan kaki kecil itu bagi Basilosaurus, penemuannya menegaskan bahwa leluhur paus pernah berjalan, berjingkik, dan berlari di darat. Namun, identitas leluhur tersebut tetap belum jelas. Beberapa fitur kerangka paus purba, terutama gigi pipinya yang besar dan berbentuk segi tiga tampak sangat mirip dengan gigi mesonychia, sekelompok karnivora berkuku dari kala Eosen. (Andrewsarchus yang besar dan mirip dubuk, yang mungkin mamalia karnivora terbesar yang pernah hidup di darat, mungkin termasuk golongan mesonychia.) Pada 1950-an para ahli imunologi menemukan ciri-ciri pada darah paus yang menyiratkan bahwa paus adalah keturunan artiodaktil, yaitu ordo mamalia yang mencakup babi, rusa, unta, dan binatang berkuku genap lainnya. Pada 1990-an para ahli biologi molekuler yang mempelajari kode genetis cetacea telah menyimpulkan bahwa kerabat modern yang paling dekat dengan paus adalah satu binatang ungulate tertentu, yaitu kuda nil.

Gingerich dan banyak ahli paleontologi lainnya lebih yakin pada bukti nyata di tulang daripada perbandingan molekul satwa modern. Mereka percaya paus adalah keturunan mesonychia. Namun untuk menguji teori tersebut, Gingerich perlu menemukan satu tulang tertentu. Tulang pergelangan kaki atau astragalus adalah unsur paling khas pada kerangka artiodaktil karena berbentuk katrol-ganda yang tidak lazim dengan galur yang jelas di bagian atas dan bawah tulang, seperti galur pada roda katrol yang menyangga tali. Dengan bentuk seperti itu, artiodaktil memiliki daya pegas dan kelenturan yang lebih besar daripada bentuk katrol tunggal yang ditemukan pada satwa berkaki empat lainnya (paus modern tentu saja tidak membantu karena sama sekali tidak punya tulang pergelangan kaki).

Kembali ke Pakistan pada 2000, Gingerich akhirnya melihat pergelangan kaki paus untuk pertama kalinya. Mahasiswa pascasarjana di timnya Iyad Zalmout menemukan sebuah tulang bergalur di tengah sisa-sisa seekor paus berumur 47 juta tahun yang baru ditemukan, yang kemudian dinamai Artiocetus. Beberapa menit kemudian ahli geologi Pakistan Munir ul-Haq menemukan tulang yang serupa di situs yang sama. Pada mulanya Gingerich mengira kedua tulang itu adalah astragalus katrol tunggal dari kaki kanan dan kiri si paus—bukti bahwa dia benar tentang asal-usul paus. Namun ketika tulang itu dipegangnya berdampingan, dia bingung karena bentuknya sedikit asimetris. Saat ia merenungkan hal itu sambil memutar-mutar kedua tulang itu ibarat pemain teka-teki memosisikan dua keping teka-teki yang bermasalah, tiba-tiba kedua tulang itu terpasang dengan cocok, membentuk astragalus katrol ganda yang sempurna. Ternyata para ilmuwan laboratorium memang benar.

Sambil berjalan kembali ke perkemahan malam itu, Gingerich dan timnya melewati sekelompok anak desa yang bermain dadu dengan astragalus kambing. (Sudah beribu-ribu tahun orang di berbagai budaya menggunakan tulang pergelangan kaki artiodaktil domestik dalam permainan dan ilmu ramal.) Zalmout meminjam satu dan memberikannya kepada Gingerich, lalu menyaksikan dengan geli sementara profesornya itu menghabiskan sisa malam itu menatap pergelangan kaki paus di satu tangan dan pergelangan kaki kambing di tangan lain secara bergantian, memperhatikan kemiripan yang tak bisa disangkal. 'Itu temuan besar, tetapi pemikiran saya jadi dijungkirbalikkan,' kata Gingerich sambil tersenyum kecut. 'Namun, kini kita tahu pasti dari mana asal-usul paus dan bahwa teori kuda nil tidak seluruhnya khayalan belaka.'

Sejak itu Gingerich dan sejumlah ahli paleontologi yang lain melengkapi kisah paus awal itu, gigi demi gigi, jari kaki demi jari kaki. Gingerich yakin bahwa cetacea pertama mungkin mirip antrakoteres, binatang perambah ramping mirip kuda nil yang menghuni dataran rendah berawa-rawa pada kala Eosen. (Ada teori alternatif yang diajukan ahli paleontologi Hans Thewissen, yaitu paus adalah keturunan dari hewan yang mirip dengan Indohyus, yaitu artiodaktil prasejarah yang mirip rusa, sebesar rakun yang hidup sebagian di air.) Apa pun bentuk dan ukurannya, paus paling awal muncul sekitar 55 juta tahun lalu, seperti semua ordo mamalia modern yang lain, selama lonjakan suhu dunia pada awal kala Eosen. Berbagai mamalia itu tinggal di sepanjang pantai timur Samudra Tethys yang perairannya memiliki daya tarik evolusi yang kuat: hangat, asin, kaya kehidupan laut, bebas dari dinosaurus air yang telah punah sepuluh juta tahun lebih dulu. Dengan masuk ke perairan semakin dalam untuk mengejar berbagai jenis sumber makanan baru, para perandai awal ini perlahan berkembang dengan moncong lebih panjang dan gigi lebih tajam yang lebih cocok untuk menyambar ikan. Pada 50 juta tahun lalu, mereka telah mencapai tahap yang dicontohkan oleh Pakicetus: perenang berkaki empat yang mahir, yang masih berkeliaran di daratan.

Lewat adaptasi dengan air, paus awal memperoleh akses ke lingkungan yang tak terjangkau oleh sebagian besar mamalia lain, lingkungan yang kaya pakan dan tempat tinggal, serta sedikit pesaing dan pemangsa—kondisi yang sempurna untuk ledakan evolusi. Yang terjadi selanjutnya adalah ledakan berbagai eksperimen aneh untuk menjadi paus, yang sebagian besar berakhir pada kepunahan jauh sebelum zaman modern. Ada Ambulocetus raksasa seberat 725 kilogram, pemburu penyergap dengan kaki pendek dan rahang pelahap raksasa yang mirip buaya air asin yang berbulu; Dalanistes, dengan leher jenjang dan kepala seperti burung bangau; dan Makaracetus yang berbelalai pendek, melengkung, dan berotot, yang mungkin digunakan untuk makan moluska.

Sekitar 45 juta tahun lalu, lingkungan air yang menguntungkan akhirnya menarik paus semakin jauh ke laut, lehernya menjadi mampat dan kaku agar dapat menyeruak di air dengan lebih efisien, sementara wajah memanjang dan menajam seperti haluan kapal. Kaki belakang menebal menjadi piston; kuku merenggang dan memiliki selaput sehingga mirip kaki bebek raksasa dengan ujung berupa kuku kecil yang diwarisi dari leluhur binatang berkaki. Metode berenangnya pun semakin baik:?Ekor yang tebal dan kuat berkembang pada sebagian paus yang melesat maju dengan gerakan tubuh mengombak naik-turun dengan kuat. Tekanan seleksi alam untuk gaya gerak yang efisien tersebut lebih cocok bagi tulang punggung yang lebih panjang dan lentur. Hidung meluncur mundur dari moncong ke arah ubun-ubun kepala, menjadi lubang sembur. Seiring waktu, seiring dengan kemampuan paus menyelam lebih dalam, mata pun mulai berpindah dari atas ke sisi kepala agar dapat lebih baik melihat dalam air secara lateral. Telinga paus juga semakin peka terhadap suara di bawah air, dibantu oleh bantalan lemak yang mengalir di saluran di sepanjang rahang, guna mengumpulkan getaran bagai antena bawah air dan menyalurkannya ke telinga bagian tengah.

Meski sudah sesuai dengan air, paus berumur 45 juta tahun itu masih harus terseok-seok ke pantai dengan jari dan kaki berselaputnya, mencari air tawar untuk minum, untuk kawin, atau tempat yang aman untuk beranak. Namun dalam tempo beberapa juta tahun, paus tidak dapat berbalik lagi: Basilosaurus, Dorudon, dan kerabat-kerabatnya tak pernah menginjakkan kaki di darat, berenang dengan mantap di laut lepas dan bahkan menyeberangi Samudra Atlantik sampai ke pesisir yang kini menjadi Peru dan Amerika Serikat selatan. Tubuh satwa-satwa itu sudah sepenuhnya beradaptasi dengan gaya hidup di air, kaki depan memendek dan menjadi kaku sehingga menjadi sirip untuk meluncur, ekor melebar di ujungnya menjadi candit horizontal dan membentuk hidrofoil. Panggul terpisahkan dengan tulang belakang, sehingga ekor memiliki kisaran gerakan vertikal yang lebih luas. Namun, bagaikan jimat dari kehidupan darat yang sudah lama terlupakan, kaki belakangnya tetap ada, lengkap dengan lutut, telapak kaki, pergelangan kaki, dan jari yang semuanya mungil, yang tidak lagi berguna untuk berjalan tetapi mungkin bermanfaat untuk kawin.

Transisi terakhir dari Basilosaurus ke paus modern dimulai 34 juta tahun lalu, pada fase iklim dingin yang mendadak, yang mengakhiri kala Eosen. Penurunan suhu air di dekat kedua kutub bumi, pergeseran arus laut, dan pembalikan massa air laut yang kaya gizi di sepanjang pantai barat Afrika dan Eropa menarik paus ke dalam ceruk lingkungan yang benar-benar baru dan memacu adaptasi yang lain—otak besar, ekolokasi, lemak penyekat, dan pada beberapa spesies, tulang penyaring alih-alih gigi untuk meregangkan krill—yang ada pada cetacea zaman sekarang.

Terutama berkat Philip Gingerich, catatan fosil paus kini menyajikan salah satu peragaan evolusi Darwin yang paling menakjubkan, bukan menentangnya. Ironis, Gingerich sendiri tumbuh dalam lingkungan Kristen yang berprinsip tegas, dalam keluarga Mennonite Amish di Iowa timur. (Kakeknya petani dan pengkhotbah awam.) Namun, pada saat itu, ia tidak merasa bahwa agama dan sains bertentangan. 'Kakekku berpikiran terbuka tentang umur bumi,' katanya, 'dan tidak pernah menyebut-nyebut evolusi. Jangan lupa, orang-orang ini sangat rendah hati, hanya mengungkapkan pendapat tentang hal-hal yang mereka kuasai.'

Gingerich masih heran bahwa banyak orang masih merasa bahwa agama dan sains bertentangan. Pada malam terakhir saya di Wadi Hitan, kami berjalan agak jauh dari perkemahan di bawah kubah bintang yang cemerlang. 'Mungkin aku memang tidak pernah terlalu taat beragama,' katanya. 'Tetapi, aku menganggap pekerjaanku sangat spiritual. Bayangkanlah paus-paus itu berenang di sekitar ini, bagaimana mereka hidup dan mati, bagaimana dunia telah berubah—semua ini membuatku merasa menyentuh sesuatu yang jauh lebih besar dari diriku sendiri, komunitasku, atau keberadaanku sehari-hari.' Dia membentangkan kedua tangannya, menyertakan cakrawala yang gelap dan gurun pasir serta batu pasir yang terukir angin dan paus bisu yang tak terhitung jumlahnya. 'Di sini ada tempat untuk agama sebanyak yang kauinginkan.'


sumber: http://nationalgeographic.co.id/featurepage/164/lembah

Penyebab Account Facebook Anda Diblokir

Jika anda punya account facebook dan pernah diblokir tentunya anda bertana-tanya apa sech penyebab account facebook anda diblokir?!Dibawah ini gueadi berusaha menjelaskan penyebab mengapa account facebook anda diblokir.Penyebab account facebook anda diblokir antara lain :

http://www.sempaja.com/wp-content/uploads/2010/03/facebook.png
  1. Sering mengganti username.Melalui menu setting anda bisa mengubah nama,tentu bukan untuk sembarangan mengubah nama,Facebook akan selalu mengecek setiap ada username yang merubah nama.jadi jangan heran jika nama yang anda gunakan belum berubah selama beberapa jam atau malah beberapa hari setelah anda merubah nama anda.bahkan jika user ketahuan menggunakan nama palsu maka facebook akan memblokir account user tersebut.
  2. Terlalu banyak join digrup.Kalau anda ikut banyak group apakah akan benar-benar anda ikuti?!atau sekedar untuk spamming?!hati-hati jika anda sudah join ke 200 group atau bahkan lebih.
  3. Terlalu banyak mengirim message pada sebuah wall atau group.Facebook akan menganggap tindakan itu sebagai spam atau bahkan dianggap terlalu fanatik terhadap suatu hal(evangelisme).misalnya masalah SARA.Kalau anda ingin membahas banyak hal dengan seseorang gunakanlah fitur message atau chat yang sudah disediakan facebook.
  4. Kamu terlalu banyak mengirim ke banyak wall atau ke banyak group.Ini biasanya dilakukan oleh orang-orang yang berjualan produk sehingga dikategorikan sebagai spam.kalau mau promosi sebaiknya jangan berlebihan.
  5. Berteman dengan terlalu banyak orang.Bagi sebagian orang banyak teman berarti populer bahkan ada yang senang menonjolkan hal ini.Di facebook kebanyakan teman adalah hal yang mencurigakan.5000 adalah jumlah maksimum teman di facebook jadi semakin mendekati jumlah 5000 maka semakin mencurigakan anda.
  6. Nama sekolah atau organisasi yang anda ikuti mencurigakan atau tidak benar.
  7. Membuat pesan yang sama persis lalu dikirim ke banyak orang.Ini merupakan ciri-ciri spam dan facebook tidak mentolelir tindakan SPAM.
  8. Anda berada dibawah 13 tahun.dalam terms of uses tertulis aturan bahwa anda harus berusia lebih dari 13 tahun untuk memiliki account facebiij,
  9. Menulis Konten yang bersifat offensif.Jika anda memiliki pendapat berbeda dengan orang lain di facebook jangan sekali-kali mengungkapkan ini melalui ruang publik secara kasar.
  10. Mengoleksi informasi dan dengan menggunakan script.Jangan sekali-kali menggunakan script untuk mengkoleksi data pengguna facebook karena facebook tidak mentolelir hal ini.

sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2685218

Saturday, November 13, 2010

Anak 12 Tahun Dibiarkan Menyetir Mobil



IOWA - Seorang perempuan ditangkap karena membiarkan anak berusia 12 tahun mengendarai mobil dalam jarak jauh. Anak tersebut dibiarkan menyetir mobil yang ia kendarai dan keluarganya, dalam perjalanan Nichols ke Iowa City, Amerika Serikat (AS).


Melissa Garcia yang berusia 21 tahun kini harus berhadapan dengan pihak berwenang, setelah kedapatan membiarkan seorang anak berusia 12 tahun mengendarai mobil miliknya.
Akibat ulahnya Garcia saat ini dipenjara dan hanya dapat keluarkan dengan uang jaminan sebesar USD10 ribu atau sekira Rp89,7 (Rp8,970 per dolar). Demikian diberitakan Associated Press, Selasa (24/8/2010).

Polisi masih menyelidiki apakah Garcia memang sengaja membiarkan bocah tersebut menyetir, lengkap dengan tiga anak kecil lainnya dibelakangnya atau tidak. Setidaknya kini perempuan tersebut menyadari jika tersebut memang amat membahayakan.


sumber : http://www.duniapustaka.org/2010/08/anak-12-tahun-dibiarkan-menyetir-mobil.html

Tips Mengatasi Anak yang Terbiasa Bicara Jorok

Sebagai orang tua tentu mengajarkan anak balita untuk bicara baik dan sopan. Tapi bagaimana bila tiba-tiba si anak pandai bicara jorok dan sering mengucapkannya di lingkungan keluarga, walau hal itu tak pernah diajarkan oleh orangtuanya.

Orangtua mengkhawatirkan anak akan mendapatkan pengaruh buruk dari lingkungan dan mulai mencari-cari solusi bagaimana menjaga agar anak tidak terkontaminasi dengan yang buruk, termasuk kata jorok dan kasar.

Anak mengatakan kata kasar/jorok bisa karena menikmati reaksi orang-orang di sekitarnya, seperti ia ditertawakan seolah-olah itu lucu dan menghibur, atau diperhatikan dengan rasa kaget dan ingin tahu dari lingkungannya.

Anak berkata jorok biasanya meniru teman di sekolah, sekadar iseng, atau saat ia merasa marah dan mengetahui bahwa kata tadi dapat memancing kekesalan orang lain. Bahkan si anak sedang mempelajari kata-kata baru dan senang dengan bunyi kata itu tanpa mengetahui artinya.

Coba perhatikan saat kapan dan apa yang terjadi setelah anak berkata jorok, agar bisa mengerti alasan mengapa si anak berkata jorok. Dengan mengetahui itu, orangtua akan lebih mudah mengatasinya.

Saat anak mengucapkan kata jorok, bisa ditanyakan kepada si anak, dari siapa anak tahu kata kata itu? Apakah anak tahu artinya apa? Dan tahukah akibat dari ucapan itu?

Anak usia 3-5 tahun pada umumnya senang mempelajari kata-kata yang baru, apalagi di usia ini kemampuan bahasa dan menyerap informasi sedang berkembang dengan pesat.

Jika anak tidak mengetahui arti dari kata jorok tadi, orangtua dapat memberitahu artinya secara singkat dan jelas, juga mengenalkan akibatnya jika kata itu diucapkan kepada orang lain.

Bila ia mengucapkan kata jorok karena marah, orangtua bisa mengajarkannya dengan memberitahu kata-kata apa yang boleh diucapkannya saat ia sedang marah.

Orangtua dapat memberitahu kepada si anak, tidak boleh menggunakan kata itu di dalam keluarga.

Ketimbang memberikan hukuman atau peringatan keras kepada anak saat mengucapkan kata jorok, lebih baik memberikan perhatian saat ia mengucapkan kata-kata yang sopan, sehingga ia lebih sering dan senang mengucapkan kata-kata yang baik.

Jika kata jorok yang diucapkan oleh anak berasal dari sekolah, memindahkan dirinya ke sekolah lain tidaklah menyelesaikan masalah. Teman merupakan lingkungan sosialisasi anak, dimana hal-hal yang dinilai baik dan buruk sulit dipisahkan.

Percayakan ia mengeksplor, mengetahui hal baru, dan melakukan apa yang dapat ia lakukan secara mandiri di lingkungan sosialnya. Batasan-batasan dan aturan, kasih sayang dan perhatian, dukungan dan kepercayaan yang diberikan oleh keluarga setiap harinya, justru memampukan anak untuk tumbuh secara kuat dan baik di lingkungan luar rumah.


sumber : http://jekethek.blogspot.com/2010/08/tips-mengatasi-anak-yang-terbiasa.html

Heboh, 100 Ribu Foto Bugil Anak Tersebar di Facebook

Ian Green, seorang pemimpin kelompok sindikat pornografi anak internasional akhirnya dijebloskan ke penjara setelah ia didakwa telah menyebarkan lebih dari 100.000 foto bugil anak di situs jejaring sosial Facebook.

Pria berusia 45 tahun itu mengaku dinyatakan bersalah atas serangkaian kejahatan terkait pembuatan, kepemilikan dan pendistribusian gambar pornografi anak di depan pengadilan Chichester Crown, Inggris.

'Ini adalah gambar-gambar yang tidak bisa dimaafkan. Anak-anak di gambar ini telah dilecehkan hanya untuk memuaskan hasrat seksual seseorang,' geram Hakim Harles Byers yang menangani kasus tersebut.

Menurut Byers, aksi tak terpuji Green dengan pengguna lain yang berbagi gambar vulgar itu telah mengeksploitasi anak-anak dengan cara paling buruk. Di pengadilan, Green mengakui telah menggunakan 11 akun Facebook yang berbeda untuk mendistribusi gambar dan video porno anak.

Tak hanya melalui Facebook, Green rupanya juga memanfaatkan layanan email untuk menyebarkan foto dimana sebanyak 724 foto yang disebar dianggap foto porno anak paling kejam.

Investigasi yang melibatkan jaringan internasional ini dimulai ketika kepolisian Australia menemukan sejumlah akun yang berisi gambar tidak senonoh yang mengarah ke satu pemilik akun Facebook di Inggris. Penyidik kemudian menemukan Green sebagai seorang pengangguran yang bisa mengakses grup-grup online yang menyimpan foto dan video ekstrim pornografi anak tersebut.

Saat polisi menggerebek rumahnya, mereka menemukan dua komputer dan sejumlah hardisk, CD-rom dan beberapa foto yang telah dicetak. Seperti dikutip jekethek dari detikINET(Telegraph), Jumat (27/6/2010), kumpulan foto dan video bugil anak sebesar 3 GB ditemukan di komputer Green.



sumber : http://jekethek.blogspot.com/2010/08/heboh-100-ribu-foto-bugil-anak-tersebar.html

Memberikan ASI Pada Bayi Mencegah Resiko Diabetes Pada Wanita

Tak ada yang lebih sempurna dari kasih sayang seorang ibu pada anaknya, apalagi hal tersebut merupakan naluri alam anugerah Sang Maha Pencipta yang tak terhingga. Bersyukurlah para wanita kaum ibu yang bisa menunaikan untuk menyusui bayinya dengan ASI. Ada hal yang juga jarang diketahui dari memberikan susu ASI pada bayi apa itu, yaitu mencegah Diabetes pada Ibu. Diabetes melitus merupakan penyakit yang menjadi “pembunuh tersembunyi” karena komplikasinya bisa menimbulkan penyakit serius, seperti jantung, ginjal, dan kebutaan, serta masih banyak lagi. Bagi kaum perempuan, salah satu cara mencegah diabetes adalah dengan menyusui bayi.

Memberikan ASI pada bayi

Memberikan air susu ibu (ASI) bukan hanya menjamin bayi mendapatkan nutrisi yang lengkap dan menunjang kecerdasannya, melainkan juga bermanfaat bagi si ibu. Berbagai riset telah membuktikan manfaat pemberian ASI tersebut.


Dalam riset terbaru yang meneliti 2.200 perempuan usia 40-78 diketahui 27 persen responden yang tidak memberikan ASI menderita diabetes tipe 2 dibandingkan dengan para ibu yang menyusui bayinya.


Diabetes tipe 2 terjadi ketika sel tubuh secara perlahan kehilangan sensitivitasnya pada insulin. Penyakit ini juga salah satunya disebabkan oleh faktor obesitas.


“Pengaturan pola makan dan olahraga adalah cara efektif untuk mencegah diabetes. Namun, belum banyak orang yang tahu bahwa memberikan ASI bisa mengurangi risiko seorang wanita terkena diabetes tipe 2 di kemudian hari,” kata dr Eleanor Bimla Schwarz dari University of Pittsburgh. Ref: Kompas



sumber : http://ruanghati.com/2010/08/29/memberikan-asi-pada-bayi-mencegah-resiko-diabetes-pada-wanita/

Cara Gampang Usir Bau Mulut Dengan Teh

Teh sebagai pelepas dahaga, ternyata juga mampu mencegah timbulnya gigi berlubang, memperkuat email, dan mengontrol bakteri dalam mulut. Hal tersebut mampu menyingkirkan bau mulut atau halitosis. Teh ada yang menyebutnya sebagai tanaman obat.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhwjMFmn747820iQN4h7SHQjV4g1kfwjm-1qvotewyyUtPhXTBx-mVIYg_-gnfhX1RWO2RXFhlIsZyPIJ1eIFGiCuEpwTNFWfKnSCU463wbcRbj0l3lNaziAxLJAjtijbJ4ysAgM16n8Q/s400/teh.jpg

Hampir semua jenis teh berperan besar terhadap kebugaran dan kesehatan peminumnya. Misalnya teh hitam, teh merah, dsb. Para ahli yang meneliti daun teh sepakat, teh mengandung senyawa-senyawa bermanfaat seperti polifenol, theofilin, flavonoid, tanin, vitamin C dan E. Teh juga mengandung sejumlah mineral seperti Zn, Se, Mo, Ge, dan Mg. Ada yang menjadikan teh sebagai minuman kesehatan.

Penelitian oleh ilmuwan di Singapura selama empat tahun menambah panjang daftar manfaat teh. Profesor dari Departemen Obat untuk Kesehatan Jiwa Universitas Nasional Singapura, Ng Tze Pin, mengatakan, teh itu murah, tidak beracun, dan dikonsumsi masyarakat luas. “Selain bagus untuk tubuh, teh bermanfaat juga untuk mencegah gigi berlubang, memperkuat email, dan mengontrol bakteri di dalam mulut,” katanya. Teh tanaman obat, misalnya teh rosella telah banyak diproduksi untuk kesehatan.

Kadar flour dan polifenol yang cukup tinggi pada teh, Ng Tze Pin menyebutkan, merupakan unsur penting untuk kesehatan, mencegah plak dan melindungi mulut dari bakteri jahat. Bila bepergian dan tidak sempat sikat gigi, ada baiknya berkumur dengan teh tawar hangat. “Jika pada mulut bayi terdapat selaput atau lendir putih pada saat bangun tidur, bersihkan dengan kapas yang telah dicelupkan pada teh, mulut akan lebih segar,” sebutnya.

Salah satu gangguan pada mulut yang mengganggu adalah bau mulut atau halitosis. Biasanya berbagai cara dilakukan untuk menghilangkannya. Mulai pengobatan tradisional yang menggunakan berbagai ramuan seperti jamu, hingga berkonsultasi dengan dokter.

Kabar gembira datang dari sebuah penelitian yang mengungkap teh memiliki zat yang mampu menghilangkan halitosis. Para peneliti dari Lembaga Perlindungan Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan di Belanda menemukan bahwa di dalam teh, terdapat zat yang bernama polyphonol yang dapat menghambat perkembangan bakteri penyebab napas berbau tidak sedap. Anda mungkin terbiasa dengan minuman teh atau aneka teh kesehatan lainnya.

“Secangkir teh/minuman teh dengan kekentalan normal, cukup untuk membunuh bakteri pada lidah. Selain menghambat pertumbuhan pathogen dalam mulut, teh bermanfaat bagi kesehatan mulut manusia dengan menekan komponen penyebab napas tak sedap yang dihasilkan bakteri pathogen,” kata Dr Sirving OKeli.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Sirving menyarankan agar para penderita halitosis tidak mengonsumsi teh dengan campuran susu. Karena, susu bermanfaat untuk menetralisir racun yang masuk ke dalam tubuh. “Akan lebih baik meminum teh tanpa campuran gula. Intinya meminum teh tawar lebih baik bagi mereka yang mengalami halitosis,” ungkapnya lagi.

Untuk mendapatkan manfaat optimal, Sirving menyarankan agar meminum teh dengan takaran yang tepat dan pas. Teh harus diseduh dengan kekentalan yang cukup, yaitu satu bungkus teh celup untuk satu cangkir. “Kalau kadar teh terlalu sedikit, maka efeknya bagi tubuh juga akan sedikit,” sebutnya lagi.

Tercatat, hampir 90 persen penyebab bau mulut adalah bakteri penghasil sulfur yang tinggal di bagian belakang mulut. Kebanyakan bau mulut berkaitan dengan kebersihan mulut yang tak terjaga, selain gigi berlubang, infeksi gusi, dan mulut kering. Air ludah yang kental juga bisa menyebabkan bau mulut. Penyebab lainnya, seperti dehidrasi, stres, pemakaian obat kumur beralkohol, usia lanjut atau obat-obat tertentu. Sebagian orang ada yang menjadikan tanaman obat sebagai pengganti obat kimia.

Hal lain yang menyebabkan bau mulut misalnya, sinusitis, diabetes juga gangguan hati dan ginjal. “Jika problem bau mulut ini muncul tiba-tiba dan memburuk dalam waktu singkat, atau dibarengi dengan demam atau batuk, segera periksa ke dokter,” kata dia. Jadi konsumsilah minuman teh kesehatan secara normal jangan berlebihan. Semoga bermanfaat.


sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5098459

Friday, November 12, 2010

Mengapa Laba-Laba Tidak Terjebak Dalam Jaringnya Sendiri?

Laba-laba, binatang ini terkait erat dengan kutu dan kalajengking. Ada sekitar 35.000 spesies yang diketahui, lebih dari 3.000 di antaranya tersebar di Amerika Serikat. Laba-laba hidup hampir di mana-mana, dalam tanah, di bawah batu, pada rumput, pada cabang pohon, di gua-gua, dan di atas air.

Laba-laba bukan serangga, meskipun mereka berasal dari filum hewan yang sama seperti serangga. Mereka berbeda dari serangga, yang membedakan di antaranya adalah laba-laba tidak memiliki sayap dan memiliki delapan, bukan enam kaki.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqkrCooW8bY_kkY3mf2oL3lXVpio1gxeN1_Py6YTmRSsRjUEp70sphTT0BkWmKVZITEzzI4kq16LLPuhs0W4sx11RdY8l-GuCXaceJtGFMvbaWec8SodjRHnYIVH-WiCRhJkgXeEtuFnw/s400/laba-laba2.jpg
Laba-laba mempunyai delapan kaki, arachnida bertaring.
Berburu atau membagun sarang untuk menangkap mangsanya.

Laba-laba terkenal karena jaring sutra yang mereka pilin untuk menjebak mangsa mereka dan untuk gigitan berbisa mereka. Namun, tidak semua laba-laba memintal jaring dan walaupun sebagian besar spesies memiliki kelenjar racun, namun hanya beberapa spesies yang dapat meracuni manusia.

Di Amerika Serikat, laba-laba paling beracun adalah betina dari laba-laba black widow dan kedua jenis kelamin dari laba-laba brown recluse. Kebanyakan laba-laba membantu manusia dengan membunuh serangga berbahaya bagi hewan dan tanaman.


Proses Pembuatan Jaring Laba-laba

Laba-laba menghasilkan benang sutra menggunakan beberapa kelenjar yang terletak di ujung perut mereka. Setiap kelenjar memproduksi benang untuk tujuan khusus, misalnya jaring keselamatan, sutera lengket untuk menangkap mangsa atau sutra untuk membungkus. Tujuh jenis kelenjar yang berbeda saat ini telah diidentifikasi, Meskipun spesies tertentu dari laba-laba hanya memiliki beberapa jenis.

Kebanyakan laba-laba memiliki tiga pasang pemintal, masing-masing memiliki fungsi tersendiri, ada juga laba-laba dengan hanya satu pasang dan lainnya sebanyak empat pasang.

Jaring laba-laba memungkinkan untuk menangkap mangsa tanpa harus mengeluarkan energi dengan mengejar mangsa. Oleh karena itu merupakan metode yang efisien mengumpulkan makanan.

Namun, membangun jaring itu sendiri adalah proses yang melelahkan karena banyak protein yang diperlukan, dalam bentuk sutra. Selain itu, setelah waktu tertentu sutra akan kehilangan daya lengket dan dengan demikian menjadi tidak efisien untuk menangkap mangsanya.

Beberapa laba-laba terbiasa untuk memakan jaring mereka sendiri setiap harinya, untuk mengurangi beberapa energi yang digunakan dalam membuat sarang. Protein sutera dapat di daur ulang.

Kekuatan tarik dari sutra laba-laba lebih besar dari baja dan memiliki elastisitas yang jauh lebih besar. Secara mikro di dalam penelitian untuk aplikasi potensial dalam industri, termasuk rompi tahan peluru dan tendon buatan.

Para peneliti telah menggunakan rekayasa genetika mamalia untuk menghasilkan protein yang dibutuhkan untuk membuat bahan ini.

Dalam video berikut Anda dapat melihat laba-laba memintal jaring:









Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa serangga menempel jaring laba-laba? Tetapi laba-laba tidak?

Jaring Laba-Laba Tidak Semuanya Lengket

Sebagian besar di dalam jaring ada yang lengket dan lainnya tidak. Garis-garis radial di pada jarring laba-laba (baris yang terlihat seperti jari-jari yang keluar dari pusat jaring) tidak lengket.

Sedangkan jaring yang berbentuk spiral merupakan jaring lengket. Jika seekor serangga menyentuh jaring, ia akan terjebak pada bagian yang lengket itu, dan laba-laba segera menuju ke benang yang tidak lengket untuk memangsa serangga tersebut. Jadi laba-laba dapat menavigasi menggunakan jaring radial tanpa masalah.

Meskipun setiap laba-laba membuat beberapa jenis sutra, tidak semua jenis sutra adalah sama. Setidaknya ada enam atau tujuh jenis kelenjar sutra yang ditemukan pada laba-laba, dan masing-masing kelenjar membuat sendiri jenis sutra.

Sutra yang berbeda digunakan untuk jaring-sarang, pembungkus makanan, atau untuk membungkus sebuah kantung telur. Sutra laba-laba bisa lengket bisa tidak, tergantung pada apakah sedang digunakan untuk menangkap makanan atau tidak.







Bagaimana Laba-Laba Berjalan di Jaring

Laba-laba memiliki cakar khusus dalam ukuran kecil, yang memungkinkan mengambil untaian dari jaring laba-laba. Beberapa laba-laba memiliki dua atau tiga cakar pada ujung setiap kaki. Dengan cara ini, laba-laba dapat bergerak dengan cepat melalui jaring tanpa terjebak.

Dalam membuat jaring, salah satu cakar memiliki area khusus yang digunakan untuk mengaitkan untaian jaring. Laba-laba dapat menggunakan cakar khusus untuk berayun dari untaian ke untaian lainnya tanpa harus menyentuh bagian lengket dari jaring.

Oleh karena itu ketika laba-laba menyentuh jaring, tidak seperti lalat dengan sayap besar terjebak di sebuah untaian jaring lengket. Intinya kontak laba-laba pada untaian jaring tersebut sangat kecil. Bahkan jika menyentuh seuntai jaring lengket, jumlah perekat yang tersentuh sangat kecil dan karena itu mudah untuk dilepaskan.

Kaki Berbulu

Banyak laba-laba mempunyai gumpalan rambut pendek dan padat yang disebut scapulae terletak antara cakar. Akhir dari setiap rambut bercabang ke rambut-rambut kecil sedikit banyak mirip seperti sikat.

Rambut ini dapat menyerap kelembaban, membuat kaki laba-laba seperti diberi perekat. Dengan kaki ini laba-laba bisa berjalan melalui permukaan yang halus seperti kaca.

Kaki Bercakar

Dua cakar bergigi di ujung kaki laba-laba memungkinkannya untuk memegang permukaan jaring. Laba-laba memiliki cakar tengah ketiga yang dapat mengait jaring sutra dan memegang sutra dengan rambut berduri. memungkinkan laba-laba ini untuk memegang sutra dengan halus dan kering tanpa terjatuh atau tergelincir.


Beberapa ilmuwan juga berpikir bahwa laba-laba memiliki jenis minyak tertentu pada tubuhnya yang membantu menjaga jaring untuk tidak melekat ke tubuh laba-laba dan membantu untuk menghentikannya terjebak dalam jaring sendiri.

Namun jika mereka slip atau jatuh, mereka memang bisa jatuh ke dalam jebakan mereka sendiri (terjebak di web sendiri), namun hanya dalam beberapa kasus saja laba-laba dapat tergelincir.

Laba-laba juga bisa membedakan getaran di jaring yang dibuat oleh seekor lalat, serangga, sebuah tawon berbahaya, atau bahkan sesuatu yang tidak berguna, seperti daun atau ranting.



sumber : http://www.mamasipenk.co.cc/2010/08/mengapa-laba-laba-tidak-terjebak-dalam.html

Sudah Tahukah Anda? Apa Yang Tidak Boleh Dimakan Dan Diminum Saat Minum Obat


Hal ini sangat penting untuk diperhatikan dalam pengobatan. Karena efeknya bisa membuat terapi tidak berhasil jikalau si pasien tidak memperhatikan /tidak tahu cara meminum obatnya.

Di dunia farmakologi (ilmu ttg obat), hal ini disebut dengan drug-food-interactions. Faktor inilah yang bisa membuat sebuah terapi kurang efektif jika tidak diperhatikan dengan seksama.
Patut diketahui bahwa setiap obat mempunyai spesifikasi yang khas terhadap makanan. Ada beberapa tipe interaksi :


1.Efektifitas meningkat sebelum makan
2.Efektifitas meningkat sehabis makan
3.Efektifitas meningkat selagi makan

Maka penting sekali untuk mengetahui hal-hal seperti di atas. Oleh karena itu, biasakan bertanya kepada dokter tentang obat yg sedang dipakai.

Tips tentang minum obat yang baik :

1. Baca label resep dengan hati2. Kalo ada yang membingungkan, segera tanya dokter/apoteker.

2. Baca juga tentang peringatan / warning, cara pakai, indikasi, kontraindikasi, & peringatan mengenai interaksi obat.

3. Selalu minum obat dengan air mineral/air putih. Jangan dengan air lainnya (susu, teh, sirup, dll) kecuali dokter mengatakan hal lain. Tetapi minum obat dengan air putih itu hal yang terbaik karena air putih tidak menyebabkan drug-food-interactions.

4. Jangan mencampur obat ke dalam makanan / melepas isi kapsul dan mencampurnya ke dalam makanan, kecuali atas perintah dokter karena hal-hal tadi bisa mengubah cara kerja obat/membuatnya jadi tidak efektif.

5. Jangan minum vitamin / suplemen lainnya pada saat yang bersamaan dengan minum obat karena akan mengganggu absorpsi obat & kerja obat.

6. Jangan meminum obat dengan air hangat karena suhu air dapat menyebabkan obat menjadi rusak/inaktif. Ini nih yang sering salah kaprah di masyarakat.

7. Jangan pernah minum obat dengan air yang mengandung alkohol.

Memang tidak semua obat bisa terpengaruh oleh adanya makanan..tetapi kebanyakan obat dapat dipengaruhi kerjanya oleh makanan. So, be careful.


sumber: http://kaamil-info.blogspot.com/2010/07/sudah-taukah-anda-apa-yang-tidak-boleh.html

Ilmu Pengetahuan Yang Belum Banyak Diketahui

1. Untuk mengukur keaslian sebuah mutiara gosokin aja apel cuka ke bagian permukaannya. Komposisi dari mutiara akan bikin lebih cepat menggelembung.

2. Ikan mas yang ditaruh di tempat gelap, kulitnya bisa berubah menjadi putih. Dan kalo bukan pengaruh makanan, maka perubahan itu akan terjadi pada seluruh tubuhnya.

3. Jika jaringan pembuluh darah pada seorang manusia diukur panjangnya dari ujung ke akhir, maka panjangnya adalah sekitar 100ribu kilometer, yang artinya bisa mengelilingi bumi hingga 2,5 kali.

4. Samudera mengandung garam yang cukup buat nutupin seluruh daratan di bumi dengan kedalaman 250 meter.

5. Unta bisa hidup lebih lama tanpa makan dan minum, karena tubuhnya sanggup untuk itu. Tapi percaya apa nggak, jerapah jauh lebih tahan lama hidupnya, biarpun nggak ada air.

6. Lingkungan hidup terbesar di dunia adalah di sepanjang The Great Barrier Reef (karang koral) dengan panjang lebih dari 2000 km atau puluhan kali panjang Pulau Jawa.

7. Kemungkinan ada orang tertimpa meteor jatuh adalah 9300 tahun sekali.

8. Orang yang setiap harinya menggunakan tangan kanan dalam beraktivitas, rata-rata punya kehidupan lebih lama, yaitu sekitar sembilan tahun dari orang yang selalu beraktivitas menggunakan tangan kiri atau tangan kidal.

9. Sesendok kecil bintang neutron dapat memiliki berat 100juta ton.

10. Sebuah bawang yang kalo digosokkan ke kaki selama setengah sampe satu jam, bakal bisa dirasakan pengaruhnya. Soalnya, bawang mengalirkan suatu zat lewat aliran darah.

11. Badai rata-rata memiliki energi yang ekuivalen dengan hampir 8ribu bomb berkekuatan satu megaton (satu megaton kira-kira dapat menghancurkan sebuah gedung pencakar langit).

12. Cacing tambang penghisap darah ada dalam tubuh lebih dari 700juta orang di seluruh dunia.

13. Kecepatan sepeda kayuh paling cepat adalah 166 km per jam, rekor ini dipecahkan oleh Fred Rompelberg.

14. Manusia bisa membuat cahaya laser dengan intensitas jutaan kali lebih kuat dan terang daripada matahari.

15. Sekitar 65% orang autis kidal atau menggunakan tangan kiri sebagai tangan utama.

16. Akar sebuah pohon pinus jika diukur panjangnya melebihi 60 km.

17. Samudera mengandung garam yang cukup untuk menutupi seluruh daratan di bumi dengan kedalaman 250 meter.

18. Awan gas yang menyelimuti planet sagitarius mengandung trilyunan liter alkohol. (wah, kalo kita kesana, bisa langsung mabuk yah)

19. Beruang kutub dapat berlari dengan keceatan 50 km per jam dan loncat hingga ketinggian 4 meter di udara.

20. Danau terdalam di dunia adalah danau baikal dengan panjang 800 km dan luas 60 km dan kedalaman 2 km. (Kira-kira gunung semeru bisa dimasukkan ke dalamnya)

21. Tempat dengan suhu terpanas di dunia adalah di Azizia, Libya, suhunya sekitar 57,8 derajat celcius. Bandingkan dengan suhu jakarta yang panasnya hanya sekitar 30-31 derajat celcius atau suhu manusia normal 36 derajat celcius.

22. Rata-rata orang setiap tahunnya secara tidak sengaja memakan sekitar 430 serangga. Hasil ini didapatkan berdasarkan penelitian panjang yang dilakukan badan pengawasan makanan internasional.

23. Sebuah tanaman gandum hitam (seukuran tanaman padi) dapat memiliki akar dengan panjang 800km menyebar di bawah tanah.

24. Jika ada dua logam bersentuhan di luar angkasa, maka logam itu akan membaur menjadi satu logam. Kelihatannya memang tidak mungkin, tetapi benar terjadi, proses ini disebut cold welding dan akhir-akhir ini menjadi teknologi baru di bidang metalurgi.

25. Rasio penguapan air pada sebuah pohon oak (salah satu jenis pohon yang banyak tumbuh di daerah subtropis) setiap jamnya adalah sekitar 20-50 liter dalam sehari atau sekitar bak mandi berukuran ukuran besar.

26. Saat ini kita sedang bergerak di luar angkasa sekitar 530 Km per detik, artinya lebih cepat dari kecepatan cahaya. Kita tidak merasakannya karena seperti dijelaskan oleh teori relativitas einstein yaitu kecepatan obyek di luar angkasa tidak berarti.


sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5117241

Subhanallah, Semesta pun Berdzikir

Subhanallah, Semesta pun Berdzikir, Semua Karena Kekuasaan Allah Sang Pencipta Alam Semesta Besera Seisinya. Pada posting kali ini ada beberapa foto tentang kekuasaan Allah. Silahkan Simak selengkapnya.

“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.”

(Al Quran : (17) Al Israa’ : Ayat 44)

Sebagaimana kita ketahui, ayat-ayat Allah itu ada dua macam. Pertama, ayat-ayat Allah yang terucap. Bentuknya berupa Firman Allah yang tersurat dalam Al Qur’an. Kedua, ayat-ayat Allah yang tercipta. Bentuknya adalah alam semesta beserta isinya, yang menjadi bukti kalau Allah itu bersifat Wujud (ada).

Selanjutnya, mungkinkah ada “ayat-ayat yang terucap” ada di dalam “ayat-ayat yang tercipta?”. Jawabnya, sangat mungkin. Tidak percaya? Lihat saja, begitu banyak keganjilan-keganjilan di alam ini yang menjadi bukti kebenaran Ilahi. Banyak sekali gambar-gambar alam yang memperlihatkan bahwa Allah adalah Tuhan satu-satunya yang harus disembah oleh umat manusia. Dan Rasulullah adalah benar utusan-Nya yang membawa risalah islam untuk seluruh makhluk (rahmatan lil ‘alamin).

Banyak cara agar hidayah diperoleh oleh seseorang. Keajaiban tulisan Allah dan lain-lainya merupakan sebuah bentuk hidayah secara tidak langsung untuk meyakini bahwa tidak ada Tuhan selain Allah.Bukan hanya itu, banyak sekali kejadian-kejadian dan keajaiban yang sulit dicerna oleh akal sehat. Namun lagi-lagi kita harus meyakini, semuanya adalah perkara mudah bagi Allah. Kun fayakun…

“Telah bertasbih kepada Allah apa saja yang ada di langit dan apa saja yang ada di bumi; dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

(Al Quran : (61) Ash Shaff : Ayat 1)

Berikut beberapa contoh gambar “aneh bin ajaib” yang aku dapatkan dari internet. Simak ya!


1. DAN POHON PUN IKUT SHALAT, ( Lalu bagaimana dengan manusia ? )

Ini adalah gambar yang diambil di sebuah hutan dekat Sidney Australia. Sebuah keajaiban yang membuat decak kagum bagi siapa saja yang melihatnya. Sebuah pohon menyerupai persis orang yang sedang ruku’ menunaikan ibadah shalat. Yang lebih mengherankan lagi, arah pohon itu persis ke arah kiblat menuju Ka’bah Masjidil Haram di Makkah Al Mukaramah. Sungguh telah nyata kebenaran Islam sebagai agama yang sebenarnya. Subhanallah!


2. SYAHADAT POHON

Cabang-cabang pohon merangkai kata-kata dalam tulisan Arab “Laailaaha illallah, Muhammadur Rosuulullah” (Tiada Tuhan selain Allah, Muhammad Utusan Allah) yang ditemukan di sebuah pekarangan di wilayah Jerman. Banyak orang Jerman memeluk Islam setelah menyaksikan keajaiban alam ini. Pemerintah Jerman akhirnya membuat pagar baja di sekeliling pekarangan tersebut untuk mencegah orang yang datang dan menyaksikan keajaiban alam ini.


3. SARANG LEBAH BERHIASKAN ALLAH

Satu lagi keajaiban alam yang membuat decak kagum kita dan tak henti-hentinya untuk mengucapkan subhanallah. Pada sebuah sarang lebah terukir dengan indah tulisan ALLAH dari madu-madu yang menempel padanya. Subhanallah, maha suci Allah atas segala keajaiban yang terjadi di alam ini.


4. TULISAN ALLAH PADA TANAMAN DAN AWAN

Secara mengejutkan sebuah tulisan ALLAH nampak terangkai indah pada batang-batang sebuah tanaman sejenis kaktus. Subhanallah. Masih belum reda kekaguman kita, tulisan ALLAH juga terukir indah di langit cerah yang dibentuk oleh awan-awan putih jenis cumulus ini. Inilah keajaiban alam yang Allah ciptakan untuk menyadarkan ummat akan kebenaran Islam sebagai satu-satunya agama yang diridloi-Nya.


5. SYAHADAT IKAN

Cerita tentang ikan bermula ketika Mr. George Wehbi, seorang penganut Kristen menyalurkan hobby memancingnya di Dakar (Ibukota Afrika Barat). Dia menangkap banyak ikan. Ketika dia pulang ke rumah setelah memancing, istrinya melihat sebuah ikan besar yang aneh dengan panjang 50 cm di antara ikan-ikan yang dibawa suaminya. Pada tubuh ikan tersebut, tertulis tulisan arab yang tidak mereka mengerti. Merasa heran dan penasaran, Mr. George membawa ikan tersebut kepada Sheikh Al Zein. Setelah membaca tulisan tersebut, dengan yakin Sheikh mengatakan bahwa tulisan tersebut asli, bukan buatan manusia tetapi ciptaan Tuhan dan telah ada semenjak ikan itu lahir. Sheikh itu membaca tulisan arab yang terpampang pada perut ikan yang artinya: “Pelayan Allah”, tulisan “Muhammad” di dekat kepalanya dan dan tulisan “Utusan-Nya” pada bagian ekornya. Subhanallah. Ikan tersebut telah bersaksi bahwa Nabi Muhammad Saw adalah utusan Allah…


6. MASIH BERDIRI MESKI GEMPA BUMI & TSUNAMI

Sebuah mesjid tetap berdiri setelah terjadinya gempa bumi di Turki. Semua bangunan disampingnya banyak yang hancur akibat bencana alam yang terjadi di sebelah barat Turki kota Golcuk, 60 mil dari Istanbul pada 9 Agustus 1999. Sungguh, Allah telah menyelamatkan masjid-Nya dari bencana alam.

Keajaiban seperti itu juga dapat kita saksikan ketika bencana Tsunami 26 Desember 2004 yang melanda Aceh beberapa waktu lalu.


Ketika semua bangunan rata dengan tanah, secara mengejutkan sebuah bangunan mesjid berukuran kecil masih tegak berdiri kokoh di wilayah Meulaboh. Secara logika, kejadian ini sungguh di luar akal.

Bencana yang menelan korban hampir 200.000 jiwa di beberapa negara ini ternyata tidak berperangaruh pada sebuah mesjid kecil.

Subhanallah, Maha Suci Allah. Mungkin Dia mengingatkan agar kita kembali beribadah kepada-Nya saja!


7. LABU YANG MENGAJAK BERIMAN


Sebuah labu unik ditemukan dengan tulisan arab dikulit terluarnya. Tidak terlalu jelas, namun sepertinya tulisan Arab itu berbunyi : “Aamanuu Billah..” (Berimanlah kepada Allah…). Subhanallah. Lagi-lagi keajaiban alam tidak berhenti mengingatkan manusia untuk terus beriman dan percaya akan kebenaran Islam, sebagai agama yang diridloi-Nya.

Aku benar-benar kagum dengan keajaiban di atas. Bagaimana dengan anda? Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya.


8. GELOMBANG TSUNAMI PUN BERLAFADZKAN ALLAH…


9. TELUR PUN IKUT BERDZIKIR


10. LEDAKAN API PUN IKUT BERDZIKIR


11. TELINGA BAYI PUN BERLAFADZKAN ALLAH…


12. MANGGA PUN JUGA INGIN BERDZIKIR…




13. DAUN PUN TAK MAU KALAH.. JUGA IKUT BERDZIKIR…




14. ALAM SEMESTA PUN BERTAWAF



“Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah (menyatakan kebesaran Allah). Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

(Al Quran : (57) Al Hadiid : Ayat 1)

“Tidaklah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.”

(Al Quran : (24) An Nuur : Ayat 41)

Subhanallah.. Walhamdulillah… walaa Ilaaha ilallah… wallahu akbar…. wala hawla walla quata ilaa billahil alliyil adzim….



sumber: http://www.mamasipenk.co.cc/2010/08/subhanallah-semesta-pun-berdzikir.html

Macam macam kutu

Kutu mengacu pada berbagai artropoda berukuran kecil hingga sangat kecil

1. Kutu air

Kutu air adalah sebutan awam bagi sejumlah krustasea kecil penghuni air. Kutu air bukan serangga dan tidak hidup sebagai parasit, sebagaimana banyak kutu yang hidup di luar air.


2. Kutu beras

Kumbang beras (atau lebih dikenal awam sebagai kutu beras) adalah nama umum bagi sekelompok serangga kecil anggota marga Tenebrio dan Tribolium (ordo Coleoptera) yang dikenal gemar menghuni biji-bijian/serealia yang disimpan.


3. Kutu kepala/rambut

Kutu kepala adalah sejenis parasit penghisap darah yang biasanya hidup dibagian kepala. Kutu betina mampu bertelur enam buah sehari. Telur ini selalu melekat dengan kuat pada rambut. Telur-telur ini akan menetas setelah kurang lebih 8 hari.


3. Kutu pada binatang

Kutu yang sering ditemui pada binatang peliharaan seperti anjing, kucing dan lain-lain.


4. Kutu buku

Kutu buku sejati adalah serangga kecil (di bawah 1 mm), bertubuh lunak tak bersayap anggota ordo Psocoptera (biasanya Trogium pulsatorium), yang memakan kapang dan bahan organik lainnya pada barang-barang tak terawat, termasuk pada jilidan buku atau bagian lainnya. Hewan ini bukanlah kutu dalam pengertian entomologi.

dulu ane kira kutu buku itu penampakannya orang yg suka baca buku, pake kacamata tebel, baju rapih, dll. ternyata beneran ada penampakan aslinya


4. Kutu loncat

Kutu loncat adalah serangga kecil yang merupakan anggota suku Psyllidae. Serangga ini hidup dengan memakan cairan tumbuhan, sehingga beberapa jenisnya dikenal menjadi hama berbahaya.


sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5111962

Blog Archive