Sunday, January 31, 2010

Statistik Deskriptif

A. Statistik Deskriptif dan
Inferensial
Statistik deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisa data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi.

Penelitian pada populasi, analisisnya statistik deskriptif.
Penelitian pada sampel, analisisnya statistik deskriptif maupun statistik inferensial.

Dipakai statistik deskriptif; bila hanya mendeskripsikan data sampel, tanpa membuat kesimpulan yang berlaku untuk populasi damana sampel diambil.

Dipakai statistik inferensial; bila hasil data sampel, diberlakukan untuk populasi damana sampel diambil.

Yang termasuk satatistik deskriptif:
Penyajian data: tabel, grafik, diagram lingkaran, pictogram.
Perhitungan: modus, median, mean, desil, pesentil.
Penyebaran data: rata-rata, standard deviasi, persentase.

Statistik deskriptif dapat juga melakukan :
Mencari hubungan antar variabel melalui analisis korelasi
Melakukan prediksi dengan analisis regresi
Melakukan perbandingan dengan membandingkan rata – rata sampel atau populasi.
Dalam statistik deskriptif tidak ada uji signifikansi.

Statistik Inferensial = induktif = probabilitas adalah teknik statistik yang digunakan untuk menganalisis data sampel dan hasilnya diberlakukan untuk populasi.

Terdiri dari :
Satistik parametris
Statistik nonparametris
B. Statistik parametris dan
Nonparametris
Statistik parametris
Digunakan untuk menguji parameter (populasi) melalui data sampel.
Pengujian parameter melalui data sampel disebut Uji Hipotesis.

Memerlukan terpenuhinya beberapa asumsi :
Data berdistribusi normal. (utama)
Data homogen
Linieritas.
(Dalam regresi)
Mempunyai kekuatan lebih bila asumsi yang melandasinya terpenuhi.
Menganalisis data interval dan rasio.

Satistik nonparametris
Digunakan untuk menguji distribusi.

Tidak menuntut banyak asumsi
Digunakan untuk menganalisis data nominal dan ordinal.

Blog Archive